Home
>
News
>
Publication
>
Penguatan Kinerja Euro di Tengah Ancaman Serangan AS ke Iran
Penguatan Kinerja Euro di Tengah Ancaman Serangan AS ke Iran
Friday, 20 June 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1493

0.26%

GBPUSD

1.3465

0.18%

AUDUSD

0.6481

-0.22%

NZDUSD

0.5991

-0.23%

USDJPY

145.44

-0.23%

USDCHF

0.8164

-0.18%

USDCAD

1.3698

-0.09%

GOLDUD

3357.5

0.39%

USD/IDR

16314

0.50%

Fokus EURUSD:

  1. DXY melemah ke zona 98.60
  2. Ketegangan antara Israel dan Iran


Jumat, 20 Juni 2025 - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.1493. Penguatan kinerja mata uang Euro menguat masih ditekan oleh Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%-4,50% dan tetap memperkirakan dua kali pemangkasan suku bunga pada 2025. Namun, pidato Ketua The Fed Jerome Powell bersifat cukup hawkish, memperingatkan bahwa inflasi akan naik dalam beberapa bulan mendatang akibat tekanan dari kebijakan tarif Presiden Trump. Hal ini membatasi pelemahan Dolar AS dan menahan penguatan Euro.

Dari sisi geopolitik, meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran tetap menjadi pendorong utama risk-off sentiment. Presiden AS Donald Trump kembali menyatakan sikap keras terhadap Iran dan menyiratkan bahwa keterlibatan militer AS masih terbuka, terutama setelah laporan dari Bloomberg bahwa Washington sedang mempersiapkan kemungkinan serangan akhir pekan ini. Iran menanggapi dengan keras, memperingatkan tentang konsekuensi serius jika terjadi serangan langsung dari AS. Ketegangan ini mendukung permintaan atas aset safe haven seperti Dolar AS, sekaligus membatasi pergerakan naik EURUSD.

Sementara itu, data inflasi Eurozone yang dirilis Kamis tidak memberikan dorongan berarti bagi Euro. CPI tahunan turun menjadi 1,9% dari sebelumnya 2,2%, sedangkan inflasi inti juga melambat menjadi 2,3%. Meskipun demikian, pernyataan dari pejabat ECB seperti Christine Lagarde dan Joachim Nagel menunjukkan bahwa penurunan suku bunga tambahan masih memungkinkan, meskipun bank sentral berada dalam posisi yang lebih fleksibel saat ini. Dengan pasar AS libur karena peringatan Juneteenth dan kalender data ekonomi yang minim, volatilitas EURUSD berpotensi tetap terbatas hingga rilis data ekonomi utama berikutnya.

Harga pada pasangan mata uang EURUSD naik. Support terdekatnya di zona 1.1450 dan resistance terdekatnya di zona 1.1530. Support lanjutan di zona 1.1410 dan dilanjutkan ke zona 1.1370. Resistance lanjutan di zona 1.1560 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.1590.

GBPUSD - Pasangan mata uang Pound turun ke area 1.3465. Pasangan GBPUSD menunjukkan penguatan moderat meskipun masih berada dekat level support penting. Bank of England diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap di 4,25% dalam pengumuman kebijakan hari ini. Namun, analis memperingatkan kemungkinan kejutan dovish mengingat data ekonomi terbaru Inggris menunjukkan perlambatan. Pertumbuhan upah reguler sektor swasta melemah lebih dari perkiraan pada April, dan PDB riil Inggris mengalami kontraksi lebih tajam dari ekspektasi, terutama akibat penurunan tajam di sektor jasa. Sinyal kebijakan lebih lanjut akan sangat bergantung pada pembagian suara di MPC. Dalam pertemuan terakhir, empat anggota MPC terbagi: dua mendukung pemangkasan 50 bps, dua lainnya ingin mempertahankan suku bunga, dan mayoritas tipis mendukung pemangkasan 25 bps. Jika suara serupa terulang hari ini, keputusan akhir bisa sangat dipengaruhi oleh tiga anggota yang masih swing vote. Gubernur BoE Andrew Bailey sebelumnya mengatakan bahwa "setiap pertemuan adalah terbuka" dan ia "sangat terbuka terhadap pemangkasan Juni," menambah ketidakpastian arah kebijakan. Pasar swap kini memperkirakan pelonggaran total sebesar 75 bps dalam 12 bulan ke depan. Support terdekatnya di area 1.3410 dan resistance terdekatnya di zona 1.3510.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6481. Pasangan AUDUSD menguat pada Jumat setelah sempat tertekan oleh konflik geopolitik dan data domestik yang melemah. Penguatan Aussie didorong oleh keputusan Bank Sentral Tiongkok (PBoC) yang mempertahankan suku bunga pinjaman utama (LPR) masing-masing di 3,00% untuk tenor satu tahun dan 3,50% untuk tenor lima tahun, memberikan sedikit dorongan kepercayaan terhadap mitra dagang utama Australia. Namun, potensi kenaikan AUD tetap dibatasi oleh meningkatnya risiko global, terutama ketegangan Israel-Iran yang memicu lonjakan permintaan aset safe haven seperti Dolar AS. Sementara itu, laporan ketenagakerjaan Australia menunjukkan penurunan jumlah pekerjaan sebesar 2.500 di bulan Mei, jauh di bawah ekspektasi kenaikan 25.000, meski tingkat pengangguran tetap di 4,1%. Dolar AS sendiri mengalami koreksi teknikal setelah sempat menguat pasca pernyataan hawkish dari Ketua The Fed Jerome Powell terkait dampak tarif terhadap inflasi. Meskipun The Fed menahan suku bunga dan tetap memproyeksikan dua kali pemangkasan tahun ini, kekhawatiran akan intervensi militer AS di Timur Tengah masih mendominasi sentimen pasar dan dapat membatasi reli AUDUSD lebih lanjut. Support terdekatnya di zona 0.6440 dan resistance terdekatnya di zona 0.6510.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.5990. Pasangan NZDUSD mulai menunjukkan penguatan kembali pada Jumat, setelah sebelumnya sempat melemah ke kisaran 0.5990. Dolar AS sempat mendominasi karena meningkatnya permintaan safe-haven, dipicu oleh kekhawatiran eskalasi konflik Israel-Iran. Namun, penguatan Greenback mulai mereda seiring pelaku pasar mencerna komentar hawkish dari Ketua The Fed Jerome Powell dan bersiap menghadapi rilis data indeks manufaktur Philly Fed serta keputusan suku bunga dari Bank Sentral Tiongkok (PBoC). Di sisi lain, Dolar Selandia Baru (Kiwi) mendapat dukungan dari data Produk Domestik Bruto (PDB) yang lebih baik dari ekspektasi. Ekonomi Selandia Baru tumbuh 0.8% QoQ pada kuartal pertama 2025, melebihi estimasi pasar sebesar 0.7% dan perkiraan bank sentral sebesar 0.4%. Meski pertumbuhan tahunan masih kontraksi 1.1%, lonjakan pada sektor manufaktur dan layanan bisnis menjadi pendorong utama. Kinerja ini membantu menahan pelemahan NZD dan membuka peluang penguatan lebih lanjut apabila sentimen risiko global mulai stabil. Support terdekatnya di area 0.5960 dan resistance terdekatnya di zona 0.6040.

USDJPY - Pasangan mata uang Yen turun ke zona 145.44. Pasangan USDJPY melemah pada dengan Yen Jepang (JPY) mendapatkan dukungan dari lonjakan inflasi domestik. Data dari Biro Statistik Jepang menunjukkan bahwa inflasi inti nasional naik menjadi 3,7% YoY pada Mei—tingkat tertinggi sejak Januari 2023. Ini memperkuat ekspektasi pasar bahwa Bank of Japan (BoJ) berpotensi menaikkan suku bunga sebelum akhir 2025. Selain itu, kekhawatiran investor terhadap potensi intervensi AS dalam konflik Israel-Iran mendorong permintaan aset safe-haven, termasuk JPY. Meskipun begitu, pelemahan USDJPY diperkirakan terbatas. The Fed tetap mempertahankan suku bunga pada 4,25%-4,50% dan tetap berpegang pada proyeksi dua kali pemangkasan suku bunga tahun ini, namun retorika hawkish dari Ketua Jerome Powell dan kekhawatiran terhadap tarif baru dari Presiden Trump menahan pelemahan lebih lanjut pada Dolar AS. Sementara itu, BoJ tetap berhati-hati dan menunda pengurangan pembelian obligasi hingga 2026, yang menunjukkan kebijakan moneter longgar tetap berlangsung dan bisa menekan JPY dalam jangka menengah. Support terdekatnya di area 144.90 dan resistance terdekatnya di zona 145.90.

USDCAD - Mata uang Loonie turun ke zona 1.3698. Turunnya kinerja mata uang Loonie mengalami pelemahan setelah sebelumnya sempat menguat. Dolar Kanada kehilangan tenaga terhadap Dolar AS selama tiga hari berturut-turut, seiring meningkatnya kekhawatiran pasar global terhadap konflik Israel-Iran yang berpotensi melibatkan militer AS secara langsung. Minimnya rilis data ekonomi domestik membuat perhatian investor tertuju pada rilis inflasi CPI Kanada pekan depan. Sementara itu, ketidakpastian arah kebijakan luar negeri AS di bawah Presiden Trump menambah tekanan terhadap sentimen risiko pasar, sehingga memperkuat posisi Greenback sebagai aset safe haven dan menekan pergerakan CAD. Support terdekatnya di zona 1.3670 dan resistance terdekatnya di zona 1.3730.

USDCHF - Pasangan mata uang Swiss turun ke zona 0.8164. Mata uang USDCHF melemah pada hari Jumat setelah Swiss National Bank (SNB) memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 0%, menegaskan sikap dovish di tengah tekanan inflasi yang menurun. Meski sebelumnya sempat menguat selama empat sesi berturut-turut, pasangan ini kini tertahan di bawah resistance teknikal di area 0.8205, seiring pelaku pasar mencerna keputusan SNB dan minimnya likuiditas karena libur Juneteenth di AS. Sementara yield obligasi pemerintah Swiss bertenor 10 tahun naik tipis ke 0.3%, meningkatnya tensi geopolitik Timur Tengah dan ekspektasi arah kebijakan global turut menopang permintaan safe haven terhadap Franc, sekaligus menekan pergerakan USDCHF. Support terdekatnya di area 0.8130 dan resistance terdekatnya di zona 0.8210.



DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

All Day

NZD

Bank Holiday

-

-

-

6:01am

GBP

GfK Consumer Confidence

-18

-19

-20

6:30am

JPY

National Core CPI y/y

3.7%

3.6%

3.5%

6:50am

JPY

Monetary Policy Meeting Minutes

-

-

-

8:00am

CNY

1-y Loan Prime Rate

3.0%

3.0%

3.0%

8:00am

CNY

5-y Loan Prime Rate

3.5%

3.5%

3.5%

1:00pm

EUR

German PPI m/m

-

-0.3%

-0.6%

1:00pm

GBP

Retail Sales m/m

-

-0.5%

1.2%

1:00pm

GBP

Public Sector Net Borrowing

-

17.9B

20.2B

Tentative

CNY

Foreign Direct Investment ytd/y

-

-

-10.9%

1:40pm

JPY

BOJ Gov Ueda Speaks

-

-

-

3:00pm

EUR

ECB Economic Bulletin

-

-

-

3:00pm

EUR

M3 Money Supply y/y

-

4.0%

3.9%

3:00pm

EUR

Private Loans y/y

-

2.0%

1.9%

All Day

EUR

ECOFIN Meetings

-

-

-

7:30pm

CAD

Core Retail Sales m/m

-

-0.2%

-0.7%

7:30pm

CAD

Retail Sales m/m

-

0.4%

0.8%

7:30pm

CAD

IPPI m/m

-

0.0%

-0.8%

7:30pm

CAD

NHPI m/m

-

-0.2%

-0.4%

7:30pm

CAD

RMPI m/m

-

-0.8%

-3.0%

7:30pm

USD

Philly Fed Manufacturing Index

-

-1.7

-4

9:00pm

EUR

Consumer Confidence

-

-15

-15

9:00pm

USD

CB Leading Index m/m

-

-0.1%

-1.0%

Tentative

USD

Fed Monetary Policy Report

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788