| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1732 | 0.09% |
GBPUSD | 1.3444 | 0.05% |
AUDUSD | 0.6612 | 0.09% |
NZDUSD | 0.5792 | 0.12% |
USDJPY | 147.80 | -0.03% |
USDCHF | 0.7968 | -0.23% |
USDCAD | 1.3929 | -0.13% |
GOLDUD | 3860.08 | 0.23% |
USD/IDR | 16687 | 0.00% |
Fokus AUDUSD:
Rabu, 01 Oktober 2025 – Dolar Australia naik 0.09% ke posisi 0.6612. Dolar Australia menguat pada perdagangan Selasa hingga Rabu, dengan pasangan AUDUSD bergerak di kisaran 0,6600 setelah RBA memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di level 3,6%. Keputusan tersebut sudah sesuai ekspektasi pasar, namun pernyataan bernuansa hawkish dari Gubernur Michele Bullock menegaskan bahwa inflasi masih berada di atas perkiraan, meski tidak berada dalam kondisi berlari liar. Prospek pemangkasan suku bunga pada November kini semakin tipis, membuat AUD mendapat dukungan tambahan. Sementara itu, data domestik menunjukkan PMI manufaktur Australia masih ekspansif meski melambat, ditambah indeks industri AiG yang tetap di area kontraksi, menandakan pemulihan masih rapuh.
Dari sisi eksternal, sentimen AUD ikut ditopang oleh perkembangan di Tiongkok. Data PMI manufaktur resmi NBS naik ke 49,8 pada September, lebih baik dari ekspektasi, yang memberi angin segar terhadap outlook permintaan komoditas, meskipun PMI non-manufaktur turun tipis ke 50,0. Meski sempat muncul rumor penghentian pembelian bijih besi Australia oleh CMRG, kabar tersebut segera dibantah, sehingga tekanan terhadap AUD tidak berlangsung lama. Namun, kontraksi berkelanjutan pada izin bangunan Australia yang turun 6% di Agustus menunjukkan sektor properti masih menjadi titik lemah dalam perekonomian, sehingga pasar tetap berhati-hati menilai prospek jangka menengahnya.
Sementara itu, faktor fundamental dari Amerika Serikat memperkuat momentum penguatan AUDUSD. Dolar AS masih melemah akibat meningkatnya spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed setelah data ketenagakerjaan yang lunak dan meningkatnya risiko government shutdown. CME FedWatch Tool bahkan memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga pada Oktober mendekati 97%, dengan kemungkinan tambahan di Desember. Ketidakpastian politik di Washington, termasuk ancaman penangguhan data ekonomi penting, semakin membebani prospek Dolar. Divergensi arah kebijakan moneter antara RBA yang cenderung hawkish dan The Fed yang melemahkan USD menjadi faktor utama yang mendorong AUDUSD tetap berada di jalur penguatan dalam jangka pendek.
Harga pada pasangan mata uang AUDUSD melemah. Support terdekat berada di 0.6580, resistance di 0.6640. Support lanjutan di zona 0.6530 dan dilanjutkan ke zona 0.6505. Resistance lanjutan di zona 0.6665 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.6695.
EURUSD – Euro dibuka di 1.1732 dengan kenaikan 0.09%. Pasangan EURUSD terus menunjukkan ketahanan di tengah kondisi pasar yang dipenuhi ketidakpastian dari Amerika Serikat. Sentimen pasar global tertekan oleh risiko penutupan pemerintahan federal Amerika Serikat yang dapat menghambat rilis data penting seperti laporan tenaga kerja non farm payroll. Jika shutdown benar terjadi, maka para investor akan kekurangan petunjuk resmi mengenai kondisi pasar tenaga kerja dan inflasi di Amerika Serikat. Hal ini membuat Dolar kehilangan daya tariknya sebagai aset lindung nilai sementara ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve semakin menguat. Data konsumen Amerika Serikat yang turun ke level terendah sejak April dua ribu dua puluh lima menjadi bukti bahwa rumah tangga mulai pesimis terhadap kondisi ekonomi dan pasar tenaga kerja. Dari sisi Eropa, data inflasi zona euro masih berada di jalur stabil dengan harmonized index of consumer prices diperkirakan bertahan di atas dua persen. Stabilitas ini kontras dengan kondisi di Amerika Serikat yang penuh ketidakpastian fiskal dan potensi pelonggaran moneter. Walaupun penjualan ritel Jerman tidak sesuai harapan, euro tetap mendapat dukungan karena ekspektasi investor bahwa bank sentral Eropa tidak akan terlalu cepat menurunkan suku bunga. Kombinasi faktor ini menjaga momentum apresiasi euro terhadap dolar dengan peluang tetap terbuka untuk penguatan lanjutan jika data Amerika Serikat kembali menunjukkan pelemahan. Support terdekat berada di 1.1700, sedangkan resistance di 1.1760.
GBPUSD – Poundsterling menguat tipis 0.05% ke level 1.3444. Pound sterling memperoleh dukungan dari data pertumbuhan ekonomi Inggris yang lebih tinggi dari perkiraan. Produk domestik bruto Inggris untuk kuartal kedua tumbuh satu koma empat persen secara tahunan lebih tinggi dari perkiraan satu koma dua persen. Angka ini menjadi dorongan positif yang menambah keyakinan pasar bahwa kondisi fundamental Inggris masih cukup solid meskipun ada tantangan di sektor tenaga kerja. Kenaikan ini membuat sterling lebih menarik dibanding dolar Amerika Serikat yang justru berada di bawah tekanan akibat risiko fiskal dalam negeri. Para pelaku pasar juga semakin memperhitungkan bahwa The Federal Reserve akan segera memangkas suku bunga yang menambah pelemahan dolar. Namun demikian, sterling tetap menghadapi risiko dari kebijakan moneter bank sentral Inggris. Beberapa pejabat bank sentral sudah mulai menyuarakan kemungkinan pelonggaran suku bunga seiring ekspektasi inflasi yang menurun. Meskipun demikian, jika dibandingkan dengan Amerika Serikat yang kemungkinan lebih cepat melakukan pemangkasan suku bunga, pound masih relatif diuntungkan. Perbedaan arah kebijakan moneter ini membuat sterling berpotensi memperpanjang penguatannya terhadap dolar selama ketidakpastian fiskal Amerika Serikat tetap menjadi perhatian utama pasar global. Support terdekat di 1.3415, sementara resistance di 1.3470.
NZDUSD – Kiwi menguat 0.12% ke 0.5792. Dolar Selandia Baru ikut bergerak menguat setelah sebelumnya sempat berada di level terendah beberapa bulan. Walaupun data domestik seperti izin bangunan yang meningkat cukup memberi sinyal positif, faktor utama yang mendukung penguatan justru berasal dari pelemahan dolar Amerika Serikat. Ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga The Federal Reserve semakin kuat setelah data pasar tenaga kerja menunjukkan tanda perlambatan. Dengan meningkatnya peluang penurunan suku bunga di bulan Oktober dan Desember, mata uang kiwi memperoleh dukungan tambahan. Kendati demikian, prospek dolar Selandia Baru masih terbatas karena data eksternal khususnya dari Tiongkok tidak terlalu menggembirakan. Aktivitas manufaktur Tiongkok yang stagnan menandakan masih lemahnya mitra dagang utama Selandia Baru. Meski begitu, investor tetap fokus pada kondisi fiskal Amerika Serikat dan risiko penutupan pemerintahan federal yang membuat dolar Amerika kehilangan daya tarik. Selama dolar Amerika berada dalam tekanan, maka dolar Selandia Baru masih memiliki peluang untuk memperpanjang penguatan meskipun fundamental eksternal belum sepenuhnya mendukung. Support terdekat di 0.5760, sementara resistance di 0.5820.
USDJPY – Yen Jepang dibuka di 147.80 dengan pelemahan tipis dolar -0.03%. Pasangan USDJPY melemah seiring meningkatnya minat terhadap Yen Jepang sebagai aset aman, terutama setelah risiko penutupan pemerintahan Amerika Serikat menekan sentimen dolar. Investor semakin khawatir bahwa penghentian sebagian aktivitas pemerintah akan menghambat rilis data penting seperti laporan tenaga kerja non farm payroll. Kondisi ini mendorong investor mencari perlindungan pada Yen, ditambah dengan prospek bahwa Bank of Japan berpotensi segera melakukan kenaikan suku bunga. Ringkasan opini pertemuan Bank of Japan bulan September menunjukkan pandangan yang lebih hawkish, di mana beberapa anggota mendorong normalisasi kebijakan. Hal ini semakin mempersempit diferensial suku bunga antara Amerika Serikat dan Jepang, memberikan dukungan tambahan terhadap Yen. Dari sisi domestik, Jepang memang masih menunjukkan data manufaktur yang lemah dengan PMI berada di zona kontraksi. Namun sentimen bisnis yang ditunjukkan melalui survei Tankan justru mengalami perbaikan, memberi sinyal bahwa perusahaan besar Jepang masih cukup optimis. Perbaikan sentimen ini semakin memperkuat spekulasi bahwa Bank of Japan akan melanjutkan jalur normalisasi kebijakan moneter. Sementara itu, di Amerika Serikat ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga The Federal Reserve semakin meningkat setelah data tenaga kerja melambat. Kombinasi faktor ketidakpastian fiskal Amerika Serikat, prospek pemangkasan suku bunga The Federal Reserve, serta ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan membuat USDJPY tetap berada dalam tekanan turun. Support terdekat berada di 147.50, resistance di 148.10.
USDCHF – Pasangan USDCHF melemah 0.23% ke level 0.7968. Pasangan USDCHF melemah karena investor lebih memilih franc Swiss sebagai aset aman di tengah ketidakpastian fiskal Amerika Serikat. Ancaman penutupan pemerintahan Amerika Serikat mendorong minat pada mata uang defensif, ditambah ekspektasi pemangkasan suku bunga The Federal Reserve yang semakin kuat. Indeks kepercayaan konsumen Amerika Serikat yang turun serta tanda perlambatan pasar tenaga kerja semakin memperburuk prospek dolar. Hal ini membatasi potensi penguatan pasangan USDCHF meskipun sebelumnya sempat bertahan di kisaran 0.7970. Sementara itu, dari sisi Swiss, pasar menantikan data indikator utama seperti KOF leading indicator dan inflasi konsumen untuk memberikan petunjuk arah kebijakan Swiss National Bank. Meskipun bank sentral Swiss mempertahankan suku bunga di nol persen, franc tetap mendapatkan dukungan dari statusnya sebagai safe haven. Dalam kondisi global yang tidak menentu, investor cenderung mencari mata uang dengan risiko rendah. Dengan pelemahan dolar akibat faktor politik dan makroekonomi domestik Amerika Serikat, franc Swiss tetap diuntungkan dan menjaga tekanan turun pada pasangan USDCHF. Support terdekat di 0.7940, sedangkan resistance di 0.7995.
USDCAD – Dolar Kanada menekan USD hingga -0.13% di level 1.3929. Pasangan USDCAD juga tertekan karena pelemahan dolar Amerika Serikat akibat meningkatnya risiko fiskal dan ekspektasi pemangkasan suku bunga. Walaupun harga minyak mentah yang melemah biasanya menekan dolar Kanada, kali ini sentimen lebih dominan berasal dari sisi Amerika Serikat. Investor melihat bahwa Bank of Canada memang masih membuka peluang untuk pelonggaran kebijakan, tetapi tekanan lebih besar datang dari kondisi makro Amerika Serikat yang rentan terhadap shutdown. Jika penutupan pemerintahan benar terjadi, maka data resmi ekonomi Amerika Serikat akan tertunda, membuat dolar semakin kehilangan daya tarik. Di sisi lain, ekonomi Kanada menunjukkan tanda stabilisasi dengan revisi pertumbuhan produk domestik bruto bulan Juli menjadi positif dan aktivitas ekonomi Agustus yang cenderung datar. Hal ini sedikit meredakan kekhawatiran resesi, walaupun pelemahan harga minyak global tetap menjadi hambatan bagi dolar Kanada. Namun, dengan dolar Amerika Serikat yang terus ditekan oleh ketidakpastian politik dan prospek pelonggaran kebijakan The Federal Reserve, dolar Kanada memperoleh ruang untuk bertahan. Perbedaan arah kebijakan moneter yang semakin jelas ini membuat pasangan USDCAD cenderung melemah dan mempertahankan tren penurunan. Support terdekat berada di 1.3900, resistance di 1.3955.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
12:00am | EUR | German Buba President Nagel Speaks | - | - | - |
12:30am | USD | FOMC Member Goolsbee Speaks | - | - | - |
2:30am | USD | FOMC Member Goolsbee Speaks | - | - | - |
3:30am | USD | API Weekly Statistical Bulletin | - | - | - |
4:45am | NZD | Building Consents m/m | 5.8% | - | 5.3% |
6:10am | USD | FOMC Member Logan Speaks | - | - | - |
6:50am | JPY | Tankan Manufacturing Index | 14 | 14 | 13 |
6:50am | JPY | Tankan Non-Manufacturing Index | 34 | 33 | 34 |
All Day | CNY | Bank Holiday | - | - | - |
7:30am | JPY | Final Manufacturing PMI | 48.5 | 48.4 | 48.4 |
1:00pm | GBP | Nationwide HPI m/m | - | 0.2% | -0.1% |
1:30pm | AUD | Commodity Prices y/y | - | - | -4.3% |
1:30pm | CHF | Retail Sales y/y | - | 0.5% | 0.7% |
2:15pm | EUR | Spanish Manufacturing PMI | - | 53.8 | 54.3 |
2:30pm | CHF | Manufacturing PMI | - | 47.9 | 49 |
2:45pm | EUR | Italian Manufacturing PMI | - | 49.9 | 50.4 |
2:50pm | EUR | French Final Manufacturing PMI | - | 48.1 | 48.1 |
2:55pm | EUR | German Final Manufacturing PMI | - | 48.5 | 48.5 |
3:00pm | EUR | Final Manufacturing PMI | - | 49.5 | 49.5 |
3:30pm | GBP | Final Manufacturing PMI | - | 46.2 | 46.2 |
4:00pm | EUR | Core CPI Flash Estimate y/y | - | 2.3% | 2.3% |
4:00pm | EUR | CPI Flash Estimate y/y | - | 2.2% | 2.0% |
Tentative | EUR | German 10-y Bond Auction | - | - | 2.61|1.9 |
4:55pm | GBP | MPC Member Mann Speaks | - | - | - |
6:00pm | EUR | German Buba President Nagel Speaks | - | - | - |
7:15pm | USD | ADP Non-Farm Employment Change | - | 52K | 54K |
8:00pm | CHF | SNB Quarterly Bulletin | - | - | - |
8:30pm | CAD | Manufacturing PMI | - | - | 48.3 |
8:45pm | USD | Final Manufacturing PMI | - | 52 | 52 |
9:00pm | USD | ISM Manufacturing PMI | - | 49 | 48.7 |
9:00pm | USD | ISM Manufacturing Prices | - | 62.7 | 63.7 |
9:00pm | USD | Construction Spending m/m | - | -0.1% | -0.1% |
All Day | USD | Wards Total Vehicle Sales | - | 16.2M | 16.1M |
9:30pm | USD | Crude Oil Inventories | - | 1.5M | -0.6M |
11:15pm | USD | FOMC Member Barkin Speaks | - | - | - |