Home
>
News
>
Publication
>
Pelemahan Dolar dan Yield Dorong Harga Emas Menguat
Pelemahan Dolar dan Yield Dorong Harga Emas Menguat
Tuesday, 22 July 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1689

0.05%

GBPUSD

1.3488

0.03%

AUDUSD

0.6528

0.03%

NZDUSD

0.5967

0.07%

USDJPY

147.36

-0.11%

USDCHF

0.7976

-0.10%

USDCAD

1.3682

-0.06%

GOLDUD

3399.3

0.10%

USD/IDR

16325

0.00%

Fokus Emas:

  1. Pelemahan dolar dan turunnya imbal hasil obligasi AS
  2. Ketidakpastian menjelang tenggat dagang 1 Agustus dan potensi pemangkasan suku bunga Fed

Selasa, 22 Juli 2025 – Harga emas naik ke level $3.399 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, didukung oleh pelemahan dolar AS dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS di tengah ketidakpastian perdagangan global. Dolar yang lebih lemah membuat emas lebih murah bagi investor luar negeri, sementara imbal hasil US Treasury 10-tahun turun ke level terendah dalam lebih dari sepekan di 4,37%, menurunkan opportunity cost memegang aset non-yield seperti emas.

Ketidakpastian meningkat seiring mendekatnya tenggat waktu 1 Agustus yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump untuk mencapai kesepakatan dagang baru dengan mitra internasional. Gagalnya pembicaraan bisa memicu penerapan tarif tambahan hingga 35%, memperdalam tensi global. Uni Eropa bahkan dikabarkan tengah menyiapkan langkah balasan terhadap kebijakan proteksionisme AS, mempertebal risiko geopolitik.

Dari sisi moneter, pasar memperkirakan peluang sebesar 59% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan FOMC bulan September, berdasarkan CME FedWatch Tool. Spekulasi bertambah kuat setelah Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengutarakan perlunya peninjauan ulang terhadap struktur institusi The Fed. Rumor tentang kemungkinan digantikannya Ketua The Fed Jerome Powell semakin memperkuat sentimen ketidakpastian kebijakan ke depan.

Fokus pasar saat ini mengarah pada pidato Jerome Powell di forum European Central Bank (ECB) di Portugal hari ini, yang dipandang sebagai petunjuk arah kebijakan moneter selanjutnya. Jika Powell membuka peluang pelonggaran lebih awal, harga emas berpotensi mendapat dukungan lanjutan.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $3.360 hingga $3.324, sedangkan resistance terdekat terletak di $3.417 hingga $3.438. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.267, sementara resistance jangka menengah berada di area $3.495.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

7:30pm

USD

Fed Chair Powell Speaks

-

-

-

9:00pm

USD

Richmond Manufacturing Index

-

-2

-7

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788