Home
>
News
>
Publication
>
Pelemahan Dolar dan Volatilitas Energi Dorong Penguatan Emas
Pelemahan Dolar dan Volatilitas Energi Dorong Penguatan Emas
Thursday, 12 March 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1574

-0.35%

GBPUSD

1.3415

-0.34%

AUDUSD

0.7161

-0.53%

NZDUSD

0.5913

-0.37%

USDJPY

158.78

0.28%

USDCHF

0.7799

0.27%

USDCAD

1.3578

0.19%

GOLDUD

5178.04

-1.01%

USD/IDR

16,862

0.00%

Fokus Emas:

  1. Penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi yang menekan harga emas
  2. Ketegangan geopolitik Timur Tengah dan lonjakan harga energi topang emas

Kamis, 12 Maret 2026 – Harga emas turun ke kisaran US$5.178 per troy ons pada awal sesi perdagangan tertekan oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS) serta kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Penguatan dolar tersebut membuat emas yang diperdagangkan dalam mata uang AS menjadi lebih mahal bagi investor pemegang mata uang lain, sehingga menekan permintaan terhadap logam mulia tersebut.

Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menunda pemangkasan suku bunga di tengah potensi tekanan inflasi yang dipicu lonjakan harga energi global. Ketegangan di Timur Tengah masih terus berlangsung setelah laporan serangan Iran terhadap kapal dagang serta target militer Israel di kawasan tersebut. Risiko gangguan pasokan energi ini mempertahankan volatilitas di pasar komoditas dan pada saat yang sama menjaga permintaan terhadap aset safe haven seperti emas, sehingga membatasi penurunan harga lebih lanjut.

Dari sisi data ekonomi, indeks harga konsumen (CPI) AS tercatat meningkat 0,3% pada Februari, sejalan dengan ekspektasi pasar dan lebih tinggi dibandingkan kenaikan 0,2% pada Januari. Secara tahunan, inflasi tercatat sebesar 2,4%, juga sesuai dengan perkiraan analis. Data tersebut memberikan dampak terbatas terhadap pasar emas, sementara perhatian investor kini beralih pada rilis Personal Consumption Expenditures (PCE) AS yang dijadwalkan keluar pada Jumat sebagai indikator inflasi pilihan Federal Reserve. 

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $5.142 hingga $5.109, sedangkan resistance terdekat terletak di $5.216 hingga $5.257. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $5.035, sementara resistance jangka menengah berada di area $5.331.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:01am

USD

10-y Bond Auction

4.22|2.4

-

4.18|2.4

1:00am

USD

Federal Budget Balance

-307.5B

-304.4B

-94.6B

3:25am

USD

President Trump Speaks

-

-

-

7:30pm

USD

Unemployment Claims

-

214K

213K

7:30pm

USD

Building Permits

-

1.42M

1.45M

7:30pm

USD

Housing Starts

-

1.34M

1.40M

7:30pm

USD

Trade Balance

-

-66.6B

-70.3B

9:30pm

USD

Natural Gas Storage

-

-42B

-132B

10:00pm

USD

FOMC Member Bowman Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788