Home
>
News
>
Publication
>
Pelemahan Dolar dan Koreksi Minyak Angkat Harga Emas
Pelemahan Dolar dan Koreksi Minyak Angkat Harga Emas
Thursday, 07 May 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1746

0.14%

GBPUSD

1.3594

0.10%

AUDUSD

0.7238

0.12%

NZDUSD

0.5954

0.17%

USDJPY

156.35

-0.15%

USDCHF

0.7782

-0.03%

USDCAD

1.3631

-0.01%

GOLDUD

4690.16

0.56%

USD/IDR

17,288

0.08%

Fokus Emas:

  1. Optimisme kesepakatan damai AS–Iran dan dampaknya terhadap minyak serta inflasi
  2. Ekspektasi kebijakan The Fed menjelang rilis data tenaga kerja AS

Kamis, 07 Mei 2026 – Harga emas dibuka menguat ke level US$4.690 per troy ons didorong pelemahan indeks dolar AS serta meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Sentimen positif muncul setelah laporan menyebut Washington dan Teheran semakin dekat mencapai nota kesepahaman satu halaman yang akan menjadi kerangka awal negosiasi penghentian konflik dan pembahasan isu nuklir Iran. Proposal tersebut dikabarkan mencakup moratorium pengayaan nuklir Iran, pencabutan sebagian sanksi AS, hingga pembukaan kembali jalur pelayaran Selat Hormuz. 

Pelemahan dolar AS dan koreksi harga energi menjadi katalis utama penguatan emas, karena logam mulia menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain dan kembali menarik sebagai aset lindung nilai. Meski demikian, penguatan emas masih dibatasi ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Data ADP payroll menunjukkan penambahan tenaga kerja sektor swasta AS pada April berada di atas ekspektasi pasar, mengindikasikan kondisi pasar tenaga kerja masih cukup solid. Hal ini memperkuat pandangan bahwa The Fed masih memiliki ruang untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat, terutama di tengah risiko inflasi akibat konflik geopolitik dan tingginya harga energi dalam beberapa bulan terakhir. 

Ke depan, fokus utama pasar akan tertuju pada rilis data nonfarm payrolls (NFP) AS dan tingkat pengangguran yang dijadwalkan akhir pekan ini. Data tersebut akan menjadi indikator penting untuk menilai apakah ekonomi AS masih cukup kuat menopang suku bunga tinggi atau justru mulai menunjukkan perlambatan yang dapat membuka peluang pemangkasan suku bunga pada semester II-2026. Selain itu, pelaku pasar juga akan terus mencermati perkembangan negosiasi AS–Iran, khususnya terkait pembukaan Selat Hormuz dan isu nuklir yang masih menjadi titik krusial pembicaraan. 

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.583 hingga $4.476, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.760 hingga $4.830. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.299, sementara resistance jangka menengah berada di area $5.007.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:00am

USD

FOMC Member Goolsbee Speaks

-

-

-

7:30pm

USD

Unemployment Claims

-

205K

189K

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788