Home
>
News
>
Publication
>
Pasar Waspada The Fed, Emas Melemah di Tengah Konflik Timur Tengah
Pasar Waspada The Fed, Emas Melemah di Tengah Konflik Timur Tengah
Wednesday, 18 March 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1539

-0.04%

GBPUSD

1.3356

-0.02%

AUDUSD

0.7104

0.13%

NZDUSD

0.5857

0.03%

USDJPY

158.98

0.07%

USDCHF

0.7840

0.20%

USDCAD

1.3690

0.04%

GOLDUD

5001.96

-0.06%

USD/IDR

16,985

-0.05%

Fokus Emas:

  1. Risiko inflasi dari lonjakan harga energi akibat konflik Timur Tengah
  2. Ekspektasi suku bunga global yang tetap tinggi meski dolar AS melemah

Rabu, 18 Maret 2026 – Harga emas turun ke kisaran US$5.001 per troy ons pada awal sesi perdagangan, seiring pelaku pasar mengadopsi sikap wait and see menjelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve. Tekanan terhadap emas terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa lonjakan harga energi akibat konflik geopolitik dapat memicu inflasi dan mendorong bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Meskipun konflik di Timur Tengah biasanya mendukung permintaan safe haven.

Dari sisi geopolitik, konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang telah memasuki pekan ketiga terus memicu gangguan pada perdagangan energi global. Harga minyak dunia naik lebih dari 2% dan bertahan di atas US$100 per barel, seiring terganggunya distribusi melalui Selat Hormuz yang menjadi jalur utama pasokan energi global. Eskalasi konflik juga meningkat setelah laporan serangan udara Israel yang menewaskan pejabat keamanan tinggi Iran, memperbesar risiko konflik berkepanjangan dan memperkuat kekhawatiran pasar terhadap tekanan inflasi berbasis energi.

Dari sisi kebijakan, pasar memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga acuannya pada kisaran 3,5–3,75% dalam pertemuan yang hasilnya diumumkan Rabu waktu setempat. Fokus pelaku pasar tidak hanya pada keputusan suku bunga, tetapi juga pada proyeksi inflasi dan pandangan bank sentral terhadap dampak konflik terhadap perekonomian global. Sementara itu, pasar juga akan mencermati rilis lanjutan data ekonomi AS sebagai indikator arah inflasi dan suku bunga ke depan.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.971 hingga $4.936, sedangkan resistance terdekat terletak di $5.042 hingga $5.078. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.865, sementara resistance jangka menengah berada di area $5.149.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

3:30am

USD

API Weekly Statistical Bulletin

-

-

-

7:30pm

USD

Core CPI m/m

-

0.2%

0.3%

7:30pm

USD

CPI m/m

-

0.3%

0.2%

7:30pm

USD

CPI y/y

-

2.4%

2.4%

7:30pm

USD

FOMC Member Bowman Speaks

-

-

-

9:30pm

USD

Crude Oil Inventories

-

2.8M

3.5M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788