Home
>
News
>
Publication
>
Pasar Sawit Bangkit Lagi, Optimisme CPO & Fleksibilitas TBS Menjadi Sorotan Positif
Pasar Sawit Bangkit Lagi, Optimisme CPO & Fleksibilitas TBS Menjadi Sorotan Positif
Tuesday, 18 November 2025

Selasa, 18 November - Tren di sektor kelapa sawit menunjukkan sinyal positif yang menggembirakan, terutama pada harga CPO (Crude Palm Oil), sementara dinamika TBS (Tandan Buah Segar) di beberapa wilayah juga mencerminkan penyesuaian pasar yang sehat.


Pergerakan Harga pada 17 November 2025

Penguatan Harga CPO

  • Harga CPO kontrak Januari di Bursa Malaysia mencatat penguatan menjadi RM 4.158/ton, naik sekitar 0,31% dari level sebelumnya. (Indo Premier)
  • Penguatan ini didorong oleh pelemahan ringgit Malaysia, yang membuat CPO menjadi lebih menarik bagi pembeli asing, serta sentimen positif dari konferensi industri sawit di Indonesia. (Indo Premier)
  • Secara teknikal, analis memperkirakan potensi kenaikan lebih lanjut jika level resistance RM 4.145/ton dapat dilewati, dengan target berikut di kisaran RM 4.171–4.213/ton. (Indo Premier)
  • Namun, ada catatan bahwa kenaikan CPO masih terbatas karena ekspektasi turunnya ekspor. Sebuah analisis menunjukkan ekspor minyak sawit Malaysia untuk periode 1–15 November diperkirakan turun sekitar 10–15,5%. (Bloomberg Technoz)

Kondisi TBS di Kalimantan Timur (Kaltim)

Kebijakan dan Prospek Industri Sawit

  • Ada optimisme dari pelaku industri terkait kebijakan biodiesel di Indonesia. Program biodiesel yang semakin matang bisa mendorong permintaan domestik terhadap CPO, memberikan landasan positif jangka panjang. (Indo Premier)
  • Outlook industri sawit Indonesia untuk 2026 tetap cerah, dengan potensi peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi dan kebijakan yang berpihak pada petani. (Gapki)


Melalui dorongan dari momentum penguatan yang sudah terbentuk ini, ada potensi CPO untuk melanjutkan tren naik jika sentimen bullish tetap kuat dan ekspor tidak mengecewakan. Target teknikal di kisaran RM 4.171–4.213/ton menjadi kunci berikutnya.


TBS di Kaltim Meskipun periode 1–15 November menunjukkan penurunan, jika harga CPO terus menguat, diharapkan periode berikutnya TBS bisa menyesuaikan naik kembali. Kolaborasi petani dengan pabrik (melalui kemitraan) semakin memperkuat posisi tawar petani, sehingga potensi stabilisasi harga cukup besar.


Katalis Positif Kenaikan biodiesel, kebijakan hilirisasi, dan transparansi penetapan harga TBS akan terus menjadi pendorong optimisme pasar sawit.


Dari kondisi dan situasi tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa:

  • Kenaikan CPO pada 17 November mencerminkan optimisme pasar sawit, didukung oleh faktor fundamental (mata uang, kebijakan industri) yang sehat.
  • Penurunan TBS di Kaltim pada periode 1–15 November bukan semata negatif: ini adalah penyesuaian pasar dan menunjukkan mekanisme harga bekerja — terutama karena petani yang bermitra lebih terlindungi.
  • Kebijakan biodiesel Indonesia dan prospek hilirisasi sawit adalah sinyal kuat bahwa sektor sawit masih sangat strategis dan memiliki ruang pertumbuhan positif di masa depan.


Penulis: Yohanes Ferdinan Silaen


Disclaimer On:

Tulisan ini disusun berdasarkan data pasar, laporan lapangan, dan analisis independen. Informasi disajikan untuk tujuan edukatif dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi investasi. Penulis tidak bertanggung jawab atas keputusan bisnis atau finansial yang diambil berdasarkan artikel ini. Data dan kebijakan dapat berubah sesuai dinamika pasar dan keputusan pemerintah.

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788