Home
>
News
>
Publication
>
Pandangan Optimis OPEC Ikut Dukung Laju Pergerakan Minyak
Pandangan Optimis OPEC Ikut Dukung Laju Pergerakan Minyak
Wednesday, 11 June 2025

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1420

-0.07%

GBPUSD

1.3492

-0.08%

AUDUSD

0.6521

-0.28%

NZDUSD

0.6050

-0.25%

USDJPY

144.87

0.20%

USDCHF

0.8225

0.04%

USDCAD

1.3669

0.06%

GOLDUD

3,322.40

0.46%

COFU

64.76

0.09%

USD/IDR

16,271

0.00%

Fokus Crude Oil:

  • OPEC melihat pertumbuhan permintaan minyak global akan terus berlanjut selama dua setengah dekade mendatang.
  • Kerangka kerja terkait tarif dagang akan dinegosiasikan kembali dalam waktu hingga 10 Agustus, kata pejabat AS dan China.

***********************************************************

Rabu, 11 Juni 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak menguat didukung oleh sentimen dari pandangan optimis OPEC akan pertumbuhan konsumsi minyak global. Selain itu, situasi konflik Ukraina yang masih terus memanas dan laporan stok API turut menjadi katalis positif bagi harga.

Sekretaris Jenderal OPEC Haitham Al Ghais pada hari Selasa mengatakan bahwa pertumbuhan permintaan minyak akan tetap kuat selama dua setengah dekade mendatang seiring dengan pertumbuhan populasi dunia, dan masih belum terlihat puncak permintaan. OPEC memperkirakan konsumsi energi global akan bertumbuh sebesar 24% dalam kurun waktu sekarang dan 2050, dengan permintaan minyak melebihi 120 juta barel per hari selama periode waktu tersebut.

Turut mendukung harga, konflik Ukraina masih terus berlanjut dan membuat potensi tercapainya kesepakatan damai menjadi semakin meredup. Rusia kembali melancarkan serangan drone yang intens di kota terbesar kedua Ukraina, Kharkiv, pada tengah malam dan menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai 54 orang, termasuk lima anak-anak, kata pejabat lokal pada hari Rabu.

Dari sisi pasokan, grup industri API melaporkan stok minyak mentah dalam sepekan turun sebesar 370.000 barel untuk pekan yang berakhir 6 Juni. Laporan API tersebut mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar minyak AS. Meski demikian, pasar masih menantikan rilisnya laporan resmi versi pemerintah yang akan dirilis Rabu malam oleh badan statistik EIA.

Sementara itu, dalam pembicaraan hari kedua antara negosiator AS dan China berhasil menyusun perjanjian kerangka kerja yang berisi pelonggaran atas tarif dagang untuk dibahas dan disetujui oleh Presiden Trump dan Presiden Xi, kata juru bicara kedua negara pada hari Selasa. Kedua belah pihak memiliki waktu hingga 10 Agustus untuk menegosiasikan perjanjian yang lebih komprehensif guna meredakan ketegangan perdagangan, atau tarif akan kembali naik dari sekitar 30% menjadi 145% di pihak AS dan dari 10% menjadi 125% di pihak China.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $67 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $62 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - Core Inflation Rate MoM

 

0.3%

0.2%

21:30

USA - EIA Crude Oil Stocks Change

 

0.1M

-4.304M

21:30

USA - EIA Gasoline Stocks Change

 

1.1M

5.219M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788