| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1787 | -0.03% |
GBPUSD | 1.3533 | -0.04% |
AUDUSD | 0.7174 | 0.03% |
NZDUSD | 0.5883 | 0.63% |
USDJPY | 158.78 | 0.11% |
USDCHF | 0.7784 | 0.01% |
USDCAD | 1.3649 | -0.04% |
GOLDUD | 4825.13 | -0.23% |
USD/IDR | 17,086 | 0.18% |
Fokus:
NZDUSD
Selasa, 21 April 2026 - Pasangan mata uang ini bergerak naik ke sekitar 0,5920 pada awal sesi Asia, didukung oleh rilis data inflasi Selandia Baru yang melampaui ekspektasi pasar. Penguatan ini mencerminkan optimisme investor terhadap prospek kebijakan moneter yang lebih ketat di Selandia Baru. Fokus pasar selanjutnya tertuju pada rilis data penjualan ritel AS yang dapat memberikan arah tambahan bagi pergerakan pasangan mata uang ini.
Inflasi tahunan Selandia Baru tercatat tetap tinggi di level 3,1% pada kuartal pertama 2026, lebih tinggi dari perkiraan pasar. Sementara itu, inflasi kuartalan juga mengalami peningkatan signifikan, menunjukkan bahwa tekanan harga domestik masih belum mereda. Kondisi ini memperkuat pandangan bahwa inflasi masih menjadi tantangan utama bagi perekonomian negara tersebut.
Para analis memperkirakan bank sentral Selandia Baru akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat untuk jangka waktu lebih lama guna mengendalikan inflasi. Ekspektasi tersebut menjadi pendorong utama penguatan NZD di pasar valuta asing. Dukungan dari faktor fundamental domestik ini membuat mata uang Kiwi relatif lebih menarik di tengah kondisi global yang tidak menentu.
Di sisi lain, ketegangan geopolitik antara AS dan Iran tetap menjadi faktor risiko utama. Potensi berakhirnya gencatan senjata tanpa kesepakatan baru meningkatkan kekhawatiran pasar, sehingga mendorong permintaan terhadap dolar AS sebagai aset aman. Hal ini dapat membatasi ruang penguatan NZDUSD meskipun didukung oleh data ekonomi domestik yang kuat. Support berada di area 0.5880, sementara resistance berada di area 0.5930.
EURUSD - diperdagangkan sedikit melemah di sekitar level 1,1784 pada sesi Asia pagi, di tengah meningkatnya kehati-hatian investor terhadap dinamika konflik Timur Tengah yang masih belum menemukan kejelasan. Pernyataan yang saling bertolak belakang dari Presiden AS, yang mengindikasikan belum adanya urgensi penyelesaian konflik namun tetap membuka peluang dialog dengan Iran, menciptakan ketidakpastian tambahan di pasar. Dari sisi Iran, sikap tegas untuk tidak bernegosiasi di bawah tekanan serta tudingan adanya pelanggaran gencatan senjata memperburuk prospek penyelesaian konflik.
Kondisi ini meningkatkan minat terhadap dolar AS sebagai aset lindung nilai, sehingga membatasi penguatan euro. Di saat yang sama, pasar menunggu rilis indikator ekonomi utama seperti penjualan ritel AS dan survei sentimen ekonomi Eropa. Kebijakan moneter ECB yang cenderung mempertahankan suku bunga dalam waktu dekat, meskipun terdapat peluang pengetatan lebih lanjut pada pertengahan tahun, menjadi faktor tambahan yang mempengaruhi pergerakan pasangan mata uang ini. Support berada di area 1.1750, sementara resistance berada di area 1.1800.
GBPUSD - Psanagan mata uang ini bergerak di area 1,3527 pada hari selasa. Pergerakan yang cenderung tertahan ini menunjukkan mulai meredanya dorongan bullish, seiring meningkatnya ketidakpastian global. Isu konflik antara AS dan Iran kembali menjadi faktor dominan, terutama menjelang berakhirnya masa gencatan senjata. Pernyataan dari Presiden AS yang meragukan perpanjangan kesepakatan, ditambah ketegangan di kawasan Teluk Oman, meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi eskalasi konflik.
Namun demikian, pasar belum sepenuhnya merefleksikan skenario terburuk. Kenaikan harga minyak tidak diikuti oleh penguatan dolar AS, yang justru melemah karena pelaku pasar masih berharap adanya solusi diplomatik. Ke depan, fokus investor akan tertuju pada rilis data ekonomi utama Inggris dan AS sepanjang pekan ini, termasuk inflasi, tenaga kerja, serta aktivitas manufaktur dan jasa. Meskipun kalender ekonomi cukup padat, perkembangan geopolitik diperkirakan tetap menjadi pendorong utama arah pergerakan pasar. Support berada di area 1.3480, sementara resistance berada di area 1.3550.
AUDUSD - Pasangan mata uang ini bergerak naik tipis ke sekitar 0,7176 pada awal sesi, didorong oleh pelemahan ringan dolar AS di tengah ketidakpastian global. Menjelang berakhirnya masa gencatan senjata antara AS dan Iran, pasar masih mencermati perkembangan konflik yang berpotensi memicu volatilitas. Pernyataan yang tidak konsisten dari pihak AS serta sikap tegas Iran terhadap negosiasi menambah kompleksitas situasi, meskipun ekspektasi solusi diplomatik masih membatasi penguatan dolar AS.
Sementara itu, dari sisi AUD, prospek kebijakan moneter yang lebih ketat serta fundamental domestik yang kuat menjadi penopang. Tekanan inflasi akibat kenaikan harga energi dan kondisi tenaga kerja yang solid meningkatkan peluang kenaikan suku bunga oleh bank sentral Australia. Kendati demikian, sentimen global yang cenderung defensif membuat penguatan AUD masih berlangsung secara terbatas. Support berada di area 0.7150, sementara resistance berada di area 0.7200.
USDJPY - Pasangan mata uang ini kembali menguat ke area 159,00 pada sesi Asia Selasa setelah sebelumnya bergerak tanpa arah yang jelas. Meski demikian, pergerakan masih terbatas dalam kisaran yang telah terbentuk selama sekitar satu bulan terakhir, mencerminkan kehati-hatian pasar di tengah sinyal fundamental yang beragam. Dari sisi dolar AS, tekanan masih terlihat seiring ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve yang cenderung lebih dovish, dengan peluang kenaikan suku bunga yang semakin menurun. Hal ini membuat penguatan USD relatif terbatas, meskipun tetap mendapat dukungan dari sentimen safe haven di tengah ketidakpastian global.
Dari sisi yen Jepang, pelemahan dipicu oleh kekhawatiran terhadap dampak gangguan pasokan energi akibat konflik di Timur Tengah, khususnya terkait jalur distribusi di Selat Hormuz. Namun, ekspektasi kebijakan yang lebih hawkish dari Bank of Japan berpotensi menahan pelemahan lebih lanjut, terutama dengan sinyal kemungkinan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Selain itu, otoritas Jepang juga mengindikasikan kesiapan untuk melakukan intervensi guna meredam volatilitas berlebihan, yang dapat memberikan dukungan tambahan bagi yen dan membatasi kenaikan lebih lanjut pada USD/JPY. Support berada di area 158.50, sementara resistance berada di area 159.30.
USDCHF - Pasangan mata uang ini menguat tipis ke kisaran 0,7785 pada sesi terbaru, namun pergerakan masih berada dalam tekanan setelah sebelumnya menembus area teknikal penting. Meskipun sempat rebound, pasangan ini masih bergerak di dekat area terendah pekan lalu di sekitar 0,7775. Dari sisi dolar AS, sentimen relatif terbatas di tengah ekspektasi kebijakan Federal Reserve yang cenderung lebih dovish, sehingga membatasi ruang penguatan USD. Namun, permintaan terhadap dolar sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian global turut memberikan penopang bagi pergerakan pasangan ini.
Secara teknikal, tren USD/CHF masih menunjukkan kecenderungan bearish dengan indikator RSI yang mengarah turun, menandakan tekanan jual masih dominan. Jika harga kembali melemah dan menembus area 0,7775, maka potensi penurunan dapat berlanjut menuju 0,7747, bahkan membuka peluang ke 0,7668. Support berada di area 0,7775, sementara resistance berada di area 0,7800.
USDCHD - Pasangan mata uang ini terus bergerak dalam tekanan di sekitar 1,3643, memperpanjang tren penurunan yang telah berlangsung selama beberapa hari terakhir. Penguatan dolar Kanada didorong oleh kenaikan harga minyak dunia, yang meningkatkan prospek ekonomi negara berbasis komoditas tersebut. Lonjakan harga minyak dipicu oleh kekhawatiran pasokan akibat konflik geopolitik, khususnya terkait hubungan antara AS dan Iran.
Di sisi lain, pelemahan pasangan ini tidak berlangsung signifikan karena dolar AS tetap mendapat dukungan dari meningkatnya permintaan terhadap aset aman. Ketidakpastian terkait arah konflik serta pernyataan yang saling bertolak belakang dari kedua pihak membuat pasar tetap berhati-hati. Dengan demikian, pergerakan USDCAD cenderung tertahan dalam kisaran terbatas meskipun tekanan penurunan masih terlihat. Support berada di area 1.3600, sementara resistance berada di area 1.3680.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
5:45am | NZD | CPI q/q | 0.009 | 0.008 | 0.006 |
1:00pm | GBP | Claimant Count Change |
| 22.6K | 24.7K |
1:00pm | GBP | Average Earnings Index 3m/y |
| 3.6% | 3.9% |
1:00pm | GBP | Unemployment Rate |
| 5.2% | 5.2% |
7:30pm | USD | Core Retail Sales m/m |
| 0.014 | 1% |
7:30pm | USD | Retail Sales m/m |
| 0.014 | 0.006 |
7:30pm | USD | President Trump Speaks |
|
|
|
9:00pm | USD | Fed Chairman-Designate Warsh Testifies |
|
|
|