Home
>
News
>
Publication
>
NZDUSD Melemah, Tekanan Dolar AS Membatasi Penguatan Kiwi
NZDUSD Melemah, Tekanan Dolar AS Membatasi Penguatan Kiwi
Wednesday, 19 August 2026

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1576

-0.02%

GBPUSD

1.3534

0.00%

AUDUSD

0.7084

-0.16%

NZDUSD

0.5877

-0.19%

USDJPY

159.65

-0.11%

USDCHF

0.8124

-0.01%

USDCAD

1.3891

0.08%

GOLDUD

4341.96

0.21%

USD/IDR

17,851

0.00%

Fokus:

  1. Ketidakpastian geopolitik dan kenaikan harga minyak mendukung dolar AS.
  2. Ekspektasi pengetatan RBNZ berpotensi menahan pelemahan NZD/USD.


NZDUSD
Rabu, 19 Agustus 2026
- Pasangan mata uang ini melanjutkan koreksi dan bergerak melemah ke sekitar 0,5866 pada perdagangan pagi hari ini. Pasangan mata uang tersebut telah turun selama dua hari berturut-turut setelah sebelumnya mencapai area 0,5925, level tertinggi sejak 3 Juni. Pelemahan Kiwi terjadi di tengah tekanan jual terhadap NZD, sementara permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven masih memberikan dukungan terbatas terhadap Greenback menjelang Risalah Rapat FOMC.

Dolar AS memperoleh dukungan terbatas dari meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik. Selain itu, kenaikan harga minyak akibat konflik di Timur Tengah kembali memicu kekhawatiran terhadap inflasi dan menjaga imbal hasil obligasi Pemerintah AS tetap tinggi. Kondisi tersebut dapat membatasi tekanan terhadap dolar AS, meskipun ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September telah menurun. Perkembangan ini menjadi faktor yang dapat membatasi penguatan NZDUSD dalam jangka pendek.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran juga masih menjadi perhatian pasar setelah pernyataan terbaru dari pemerintah AS mengenai blokade terhadap pelabuhan Iran dan perkembangan terkait Selat Hormuz. Risiko gangguan pasokan energi turut mendorong harga minyak mentah ke level tertinggi hampir tiga minggu, sehingga meningkatkan premi risiko geopolitik dan mendukung permintaan terhadap dolar AS. Kondisi ini menjadi faktor yang dapat membatasi ruang penguatan NZDUSD dalam jangka pendek.

Namun, pelemahan NZDUSD berpotensi tertahan oleh sikap Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) yang masih membuka peluang pengetatan kebijakan. Ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga RBNZ dapat memberikan dukungan bagi dolar Selandia Baru, terutama jika prospek inflasi dan pertumbuhan domestik tetap kuat. Secara teknikal, support berada di 0,5840, sedangkan resistance berada di 0,5900.

EURUSD - Pasangan mata uang ini bergerak melemah ke sekitar 1,1574 pada perdagangan pagi hari ini, meskipun euro masih memperoleh dukungan dari data ekonomi Jerman yang lebih baik dari perkiraan. Survei ZEW Sentimen Ekonomi Jerman meningkat menjadi 34,2 pada Agustus dari 26,3 pada Juli, sementara indeks Situasi Saat Ini membaik menjadi -61,1 dari -77,6.

Di sisi lain, perhatian pasar tertuju pada pernyataan Presiden ECB Christine Lagarde yang dijadwalkan pada hari ini. Pasar masih memperkirakan ECB melanjutkan siklus kenaikan suku bunga, dengan probabilitas kenaikan 25 basis poin ke 2,50% pada pertemuan September berada di kisaran 90%–94%. Ekspektasi tersebut berpotensi memberikan dukungan terhadap euro dan membatasi pelemahan EURUSD. Secara teknikal, support berada di 1,1540, sedangkan resistance berada di 1,1620.

GBPUSD - Pasangan mata uang ini bergerak datar di sekitar 1,3534 pada perdagangan pagi hari ini setelah data menunjukkan inflasi Inggris kembali meningkat. Indeks Harga Konsumen (IHK) tahunan naik menjadi 2,9% pada Juli dari 2,6% pada Juni, sesuai dengan perkiraan pasar namun masih berada di atas target inflasi Bank of England (BoE) sebesar 2%. Sementara itu, inflasi inti tercatat 2,6%, lebih tinggi dari ekspektasi 2,5%.

Kenaikan inflasi tersebut berpotensi memperkuat pertimbangan BoE untuk mempertahankan kebijakan moneter yang lebih ketat, sehingga dapat memberikan dukungan bagi pound. Perhatian pasar selanjutnya tertuju pada bagaimana BoE merespons tekanan inflasi yang masih berada di atas target. Secara teknikal, support berada di 1,3500, sedangkan resistance berada di 1,3570.

AUDUSD - Pasangan mata uang ini bergerak melemah ke sekitar 0,7073 pada perdagangan pagi hari ini meskipun terdapat sinyal hawkish dari Reserve Bank of Australia (RBA). Deputi Gubernur RBA Andrew Hauser kembali membuka peluang pengetatan kebijakan apabila tekanan inflasi belum mereda. Pernyataan tersebut berpotensi memberikan dukungan bagi dolar Australia, tetapi untuk sementara belum mampu mengimbangi tekanan jual terhadap AUD.

Di sisi lain, berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September berpotensi membatasi penguatan dolar AS dan menahan pelemahan AUDUSD lebih lanjut. Pasar selanjutnya akan mencermati Risalah FOMC untuk memperoleh petunjuk mengenai arah kebijakan moneter AS, sementara data ketenagakerjaan Australia yang akan dirilis Kamis menjadi perhatian berikutnya. Secara teknikal, support berada di 0,7040, sedangkan resistance berada di 0,7100. 

USDJPY - Pasangan mata uang ini bergerak melemah ke sekitar 159,48 pada perdagangan pagi hari ini seiring yen kembali menguat terhadap dolar AS. Penguatan yen didukung oleh tingginya ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Bank of Japan (BoJ) pada September, meskipun pertumbuhan ekonomi Jepang pada kuartal II tercatat lebih lemah dari perkiraan. Kondisi tersebut membuat tekanan terhadap yen tetap terbatas karena pasar masih melihat peluang pengetatan kebijakan BoJ.

Di sisi lain, dolar AS menghadapi tekanan setelah sejumlah data ekonomi AS menunjukkan pelemahan, terutama data ketenagakerjaan dan inflasi yang relatif moderat. Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September juga menurun, sehingga perbedaan ekspektasi kebijakan moneter antara Jepang dan AS semakin mendukung yen. Secara teknikal, support berada di 158,80, sedangkan resistance berada di 160,00.

USDCHF - Pasangan mata uang ini bergerak di sekitar 0,8123 pada perdagangan pagi hari ini setelah mencatat penguatan tipis pada sesi sebelumnya. Pergerakan pasangan mata uang ini masih terbebani oleh pelemahan dolar AS seiring menurunnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September. Penjualan ritel AS yang turun pada Juli, ditambah dengan pelemahan pasar tenaga kerja dan inflasi yang relatif moderat, semakin memperkuat pandangan bahwa ruang kenaikan suku bunga The Fed masih terbatas.

Di sisi Swiss, pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat serta inflasi yang melandai turut memengaruhi pergerakan franc. Ekonomi Swiss tumbuh 1,5% secara kuartalan pada kuartal II 2026, sementara inflasi Juli melambat menjadi 0,4%. Swiss National Bank (SNB) mempertahankan suku bunga di 0% dan diperkirakan masih akan mempertahankannya dalam beberapa waktu ke depan, sehingga tekanan terhadap USDCHF tetap perlu diperhatikan. Secara teknikal, support berada di 0,8085, sedangkan resistance berada di 0,8150.

USDCAD - Pasangan mata uang ini bergerak menguat ke sekitar 1,3902 pada perdagangan pagi hari ini setelah sebelumnya bergerak dalam kisaran terbatas. Penguatan pasangan mata uang ini masih berlangsung dengan hati-hati menjelang tenggat tarif AS terhadap produk Kanada serta rilis Risalah FOMC. Perundingan antara Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney juga menjadi perhatian pasar karena terdapat risiko pengenaan tarif AS sebesar 50% terhadap produk Kanada senilai US$20 miliar.

Di sisi lain, dolar AS mendapat dukungan dari kenaikan imbal hasil obligasi Pemerintah AS dan meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik. Namun, kenaikan harga minyak memberikan dukungan bagi dolar Kanada sebagai mata uang berbasis komoditas sehingga berpotensi membatasi penguatan USDCAD. Pasar selanjutnya akan mencermati Risalah FOMC untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah kebijakan The Fed. Secara teknikal, support berada di 1,3845, sedangkan resistance berada di 1,3950.


DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

8:30am

AUD

Wage Price Index q/q

0.80%

0.8%

0.8%

9:45am

AUD

RBA Deputy Gov Hauser Speaks

 

 

 

1:00pm

GBP

CPI y/y

 

2.9%

2.6%

2:10pm

EUR

ECB President Lagarde Speaks

 

 

 

3:30pm

GBP

HPI y/y

 

1.90%

2.70%

4:00pm

EUR

Final Core CPI y/y

 

2.50%

2.50%

4:00pm

EUR

Final CPI y/y

 

2.90%

2.90%

Tentative

EUR

German 10-y Bond Auction

 

 

3.13|1.1

5:15pm

EUR

ECB President Lagarde Speaks

 

 

 

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter


Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788