| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1366 | -0.21% |
GBPUSD | 1.3362 | -0.07% |
AUDUSD | 0.6493 | 0.32% |
NZDUSD | 0.6006 | 0.25% |
USDJPY | 142.41 | 0.63% |
USDCHF | 0.8217 | 0.55% |
USDCAD | 1.3774 | 0.12% |
GOLDUD | 3416.9 | -1.66% |
USD/IDR | 16449 | 0.24% |
Fokus NZDUSD:
Rabu, 07 Mei 2025 - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.6006. Kenaikan pada mata uang Dollar Kiwi terjadi seiring pelemahan Dolar AS yang terbebani oleh ketidakpastian kebijakan suku bunga menjelang keputusan Federal Reserve. Pasar saat ini fokus pada laporan ketenagakerjaan Selandia Baru kuartal pertama yang akan dirilis Rabu, yang diperkirakan menunjukkan kenaikan tipis sebesar 0,1% setelah dua kali penurunan beruntun. Sementara itu, tingkat pengangguran diproyeksikan naik ke 5,3% dari 5,1%, mencerminkan tekanan lanjutan di pasar tenaga kerja dan memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) pada pertemuan 28 Mei mendatang.
Data ketenagakerjaan Selandia Baru menunjukkan pelemahan dan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) meningkat. Pada kuartal pertama 2025, tingkat pengangguran naik menjadi 5,3%, tertinggi sejak 2016, sementara pertumbuhan upah melambat. Meskipun demikian, dolar Selandia Baru tetap menguat, didorong oleh ekspektasi bahwa RBNZ akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 28 Mei mendatang, sebagai respons terhadap perlambatan ekonomi domestik dan risiko eksternal.
Inflasi tahunan Selandia Baru meningkat menjadi 2,5% pada kuartal pertama 2025, naik dari 2,2% pada kuartal sebelumnya, namun masih dalam target RBNZ sebesar 1%-3%. Kenaikan ini sebagian besar disebabkan oleh harga bensin dan sewa yang lebih tinggi. Meskipun inflasi naik, RBNZ diperkirakan tetap melanjutkan pelonggaran kebijakan moneter untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang melambat akibat ketegangan perdagangan global dan permintaan domestik yang lemah.
Di sisi AS, data ISM Services PMI yang lebih kuat dari perkiraan (51,6) sempat menopang Dolar, namun arah kebijakan moneter tetap menjadi sorotan. The Fed hampir pasti akan menahan suku bunga di kisaran 4,25–4,50% dalam pengumuman Rabu malam waktu setempat. Namun, pernyataan Jerome Powell dalam konferensi pers pasca-FOMC akan menjadi kunci untuk menentukan ekspektasi pasar ke depan, terutama setelah Presiden Trump kembali menekan agar suku bunga segera dipangkas. Dengan ketidakpastian kebijakan tarif dan prospek ekonomi yang campuran, NZDUSD tetap rentan terhadap volatilitas tinggi dalam waktu dekat.
Harga pada pasangan mata uang NZDUSD naik. Support terdekatnya di area 0.5985 dan resistance terdekatnya di zona 0.6030. Support lanjutan di zona 0.5950 dan dilanjutkan ke zona 0.5900. Resistance lanjutan di zona 0.6070 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.6010.
EURUSD - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.1346. Performa mata uang EURUSD mengalami pelemahan menyusul revisi tipis pada data Services PMI Zona Euro bulan April yang hanya naik menjadi 50.1 dari estimasi awal 49.7, namun tetap di bawah angka Maret sebesar 51.0. Data ini mencerminkan pertumbuhan yang nyaris stagnan, di tengah penurunan pesanan baru dan melemahnya kepercayaan bisnis. Di Jerman, PMI sektor jasa justru turun lebih jauh ke 49.0 dari 50.1 pada bulan sebelumnya, memperkuat sinyal perlambatan ekonomi di negara dengan perekonomian terbesar di kawasan tersebut. Situasi ini diperburuk oleh kekhawatiran terhadap dampak tarif AS terhadap perdagangan global, serta penurunan suku bunga utama oleh European Central Bank (ECB) menjadi 2.25% pada bulan lalu, level terendah sejak Oktober 2022, dengan potensi pemangkasan lanjutan pada pertemuan Juni mendatang. Sementara itu, meskipun Dolar AS sempat melemah menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve (Fed), ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga di kisaran 4.25%-4.50% membuat investor fokus pada arah kebijakan ke depan. Ketidakpastian dari kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump dan pernyataannya terkait devaluasi mata uang asing, termasuk Euro, menambah tekanan pada EURUSD. Selain itu, pelemahan Euro diperparah oleh kekacauan politik di Jerman, kegagalan Friedrich Merz memperoleh mayoritas suara sebagai Kanselir baru, serta pandangan pasar bahwa ECB kemungkinan besar akan kembali menurunkan suku bunga pada Juni sebagai respons terhadap inflasi yang mulai menurun. Akumulasi tekanan fundamental ini membuat EURUSD cenderung berada dalam tekanan dengan risiko penurunan lanjutan dalam waktu dekat. Support terdekatnya di zona 1.1131 dan resistance terdekatnya di zona 1.1395.
GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke area 1.3362. Turunnya kinerja mata uang Poundsterling ditekan oleh harapan adanya kesepakatan dagang antara Inggris dan Amerika Serikat yang memungkinkan Inggris terhindar dari dampak tarif penuh yang diberlakukan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump. Namun, sentimen pasar berubah hati-hati menjelang pengumuman suku bunga dari Federal Reserve (Fed) pada Rabu dan Bank of England (BoE) pada Kamis. Meskipun Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga, pelaku pasar fokus pada pernyataan Ketua Fed Jerome Powell untuk mencari sinyal arah kebijakan berikutnya. Di sisi lain, BoE secara luas diantisipasi akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, yang dapat memberikan tekanan tambahan terhadap Pound Sterling. Ketidakpastian arah kebijakan moneter dan potensi perang dagang AS masih menjadi katalis utama pergerakan GBPUSD dalam jangka pendek. Meskipun Dolar AS sempat melemah karena pelebaran defisit perdagangan dan ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut, potensi tekanan dari penurunan suku bunga BoE serta kegagalan politisi konservatif Friedrich Merz meraih kursi Kanselir Jerman telah membatasi penguatan GBP. Dengan pasar yang bersiap menyambut dua keputusan penting dari bank sentral utama, volatilitas pasangan GBPUSD diperkirakan akan tetap tinggi, dan bias jangka pendek cenderung bearish jika BoE mengindikasikan pelonggaran kebijakan lanjutan. Support terdekatnya di area 1.3315 dan resistance terdekatnya di zona 1.3405.
AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6493. AUDUSD melanjutkan tren penguatan didukung oleh rilis data ekonomi domestik yang menunjukkan perbaikan, seperti AiG Industry Index yang naik 5,1 poin menjadi -15 dan PMI manufaktur yang juga mengalami peningkatan meskipun tetap berada di wilayah kontraksi. Selain itu, sentimen pasar terhadap AUD membaik seiring meredanya ketegangan dagang AS-Tiongkok, setelah diumumkan bahwa pejabat tinggi dari kedua negara akan menggelar pertemuan di Jenewa akhir pekan ini. Keputusan Tiongkok untuk ikut serta dalam negosiasi ini menunjukkan potensi arah positif dalam hubungan perdagangan global. Sementara itu, pelemahan Dolar AS turut memperkuat posisi AUD menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve yang dijadwalkan pada Rabu malam. Meskipun pasar secara luas memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga, fokus investor tertuju pada pernyataan Ketua Jerome Powell yang dapat memberikan petunjuk terkait kemungkinan dimulainya siklus pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Ketidakpastian terhadap arah kebijakan moneter AS dan harapan pemulihan hubungan dagang internasional menjadi faktor pendorong utama penguatan AUDUSD dalam waktu dekat. Support terdekatnya di zona 0.6456 dan resistance terdekatnya di zona 0.6520.
USDJPY – Pasangan mata uang Yen naik ke zona 142.40. Penguatan kinerja mata uang ini dipicu oleh meningkatnya permintaan aset safe haven menyusul ketegangan geopolitik global dan ketidakpastian arah kebijakan bank sentral utama dunia. Meski Yen Jepang sempat menguat karena kekhawatiran terhadap tarif ekspor dan ketegangan perdagangan dengan AS, kekuatan Dolar AS mulai pulih menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve. Fokus pasar saat ini tertuju pada pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell, yang akan memberikan sinyal penting terkait prospek pemangkasan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang. Sementara itu, penolakan resmi AS terhadap permintaan Jepang untuk keringanan tarif sebesar 10% dan 14% pada ekspor seperti otomotif dan baja semakin menambah ketidakpastian hubungan dagang bilateral. Di sisi data ekonomi, defisit neraca perdagangan AS yang melebar dan ketidakseimbangan dalam komponen PMI jasa turut membatasi optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun, jika The Fed memberi sinyal hawkish atau tetap bersikap hati-hati, Dolar AS berpotensi menguat lebih lanjut dan mendorong USDJPY naik kembali, meski sentimen pasar global masih dibayangi oleh ketegangan perdagangan dan geopolitik. Support terdekatnya di area 141.95 dan resistance terdekatnya di zona 143.65.
USDCAD – Mata uang Loonie naik ke zona 1.3774. Kenaikan pada performa mata uang Dolar Kanada terdorong oleh pelemahan luas Dolar AS dan ketidakpastian politik AS. Meski Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden AS Donald Trump menggelar konferensi pers bersama, ketidakkonsistenan pernyataan Trump mengenai perjanjian dagang USMCA memicu kekhawatiran pasar. Di sisi data, indeks PMI Ivey Kanada untuk April turun tajam ke bawah 48.0, mengindikasikan penurunan ekspektasi aktivitas bisnis. Dengan pasar menanti keputusan suku bunga dari Federal Reserve malam ini, fokus investor tertuju pada pernyataan Ketua Fed Jerome Powell yang dapat memberikan sinyal penting tentang kemungkinan dimulainya siklus pelonggaran moneter, yang berpotensi menguatkan kembali USD dan mendorong USDCAD lebih tinggi. Support terdekatnya di zona 1.3750 dan resistance terdekatnya di zona 1.3815.
USDCHF - Pasangan mata uang Swiss naik ke zona 0.8215. Naiknya kinerja mata uang Swss terjadi setelah sebelumnya tertekan karena pelemahan luas Dolar AS dan meningkatnya permintaan terhadap safe haven. Data ekonomi AS yang lebih baik dari perkiraan, seperti ISM Services PMI yang naik ke 51.6 dan Nonfarm Payrolls April yang mencapai 177.000, menunjukkan bahwa The Fed masih memiliki ruang untuk mempertahankan suku bunga di level saat ini dan menunda pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut. Sementara itu, meskipun Franc Swiss tetap menarik sebagai aset aman di tengah ketidakpastian geopolitik global, tekanan mulai muncul dari sisi fundamental domestik. Inflasi Swiss stagnan pada April dengan CPI tahunan tetap di 0%, dan inflasi inti turun menjadi 0,6% dari 0,9%, meningkatkan spekulasi bahwa Swiss National Bank (SNB) akan memangkas suku bunga lagi pada pertemuan 19 Juni mendatang. Pasar kini memperkirakan pelonggaran sebesar 40 basis poin dalam kuartal mendatang. Jika The Fed mengambil sikap hawkish dalam konferensi pers malam ini, USDCHF berpeluang lanjut menguat, meskipun volatilitas tetap tinggi karena risiko geopolitik dan ketidakpastian arah kebijakan SNB. Support terdekatnya di area 0.8190 dan resistance terdekatnya di zona 0.8290.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
12:01am | USD | 10-y Bond Auction | 4.34|2.6 | - | 4.44|2.7 |
3:30am | USD | API Weekly Statistical Bulletin | - | - | - |
4:00am | NZD | RBNZ Financial Stability Report | - | - | - |
5:45am | NZD | Employment Change q/q | 0.10% | 0.10% | -0.20% |
5:45am | NZD | Unemployment Rate | 5.10% | 5.30% | 5.10% |
5:45am | NZD | Labor Cost Index q/q | 0.40% | 0.50% | 0.60% |
8:00am | NZD | RBNZ Gov Hawkesby Speaks | - | - | - |
1:00pm | EUR | German Factory Orders m/m | - | 1.40% | 0.00% |
1:45pm | EUR | French Prelim Private Payrolls q/q | - | 0.00% | -0.30% |
1:45pm | EUR | French Trade Balance | - | -7.0B | -7.9B |
2:00pm | CHF | Foreign Currency Reserves | - | - | 726B |
3:00pm | EUR | Italian Retail Sales m/m | - | 0.20% | 0.10% |
3:30pm | GBP | Construction PMI | - | 46 | 46.4 |
4:00pm | CHF | Gov Board Member Tschudin Speaks | - | - | - |
4:00pm | EUR | Retail Sales m/m | - | -0.10% | 0.30% |
Tentative | EUR | French 10-y Bond Auction | - | - | 3.37|3.0 |
9:30pm | USD | Crude Oil Inventories | - | -1.7M | -2.7M |