| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1649 | 0.14% |
GBPUSD | 1.3345 | 0.11% |
AUDUSD | 0.6505 | 0.14% |
NZDUSD | 0.5925 | 0.32% |
USDJPY | 147.34 | -0.13% |
USDCHF | 0.8057 | -0.09% |
USDCAD | 1.3739 | -0.04% |
GOLDUD | 3372.4 | 0.30% |
USD/IDR | 16374 | 0.00% |
Fokus NZDUSD:
Kamis, 07 Agustus 2025 - Pasangan mata uang Kiwi naik 0.32% dari pembukaan 0.5925 Meski mengalami tekanan signifikan sepanjang Juli dengan pelemahan sekitar 3,4% terhadap Dolar AS, Dollar Kiwi mulai mendapatkan dukungan teknikal dan fundamental seiring ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter AS yang makin menguat. Data ketenagakerjaan AS yang melemah, termasuk laporan Nonfarm Payrolls yang meleset dari ekspektasi, serta meningkatnya keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh The Fed pada pertemuan September, telah melemahkan Dolar AS secara luas. Kini pasar memperkirakan peluang hampir 95% untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh The Fed, naik tajam dari 48% hanya sepekan sebelumnya. Faktor inilah yang menjadi katalis utama bagi penguatan NZD meski fundamental domestik Selandia Baru menunjukkan pelemahan.
Dari sisi domestik, data ketenagakerjaan Selandia Baru kuartal kedua menunjukkan pelemahan yang semakin nyata di pasar tenaga kerja. Tingkat pengangguran naik menjadi 5,2% dari 5,1% pada kuartal sebelumnya sesuai dengan proyeksi Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) namun masih lebih baik dari konsensus pasar di 5,3%. Namun, detail yang lebih dalam mengindikasikan kondisi yang melemah: pertumbuhan lapangan kerja turun 0,1%, tingkat partisipasi tenaga kerja turun menjadi 70,5%, dan tingkat utilisasi tenaga kerja meningkat menjadi 12,8%. Bahkan pengangguran usia muda tetap tinggi di 12,9%, menunjukkan bahwa tekanan terhadap kelompok usia produktif tetap berlanjut. Tekanan terhadap pertumbuhan upah juga terlihat dari data upah sektor swasta (di luar bonus) yang hanya naik 2,2% YoY lebih rendah dari ekspektasi 2,3%. Kondisi ini memperkuat argumen bahwa pasar tenaga kerja semakin longgar dan memberikan ruang bagi RBNZ untuk kembali memangkas suku bunga.
Kombinasi antara pelemahan data ketenagakerjaan domestik dan meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga global menempatkan RBNZ dalam posisi strategis untuk melanjutkan kebijakan akomodatifnya. Pasar swap saat ini masih memperkirakan level 2,75% sebagai batas bawah suku bunga acuan RBNZ dalam siklus saat ini, namun melihat tren penurunan partisipasi, meningkatnya underutilisation, dan lemahnya tekanan upah, potensi pemangkasan lebih dalam masih terbuka lebar. Di sisi lain, sentimen pasar juga dipengaruhi oleh tensi geopolitik eksternal, termasuk potensi kenaikan tarif AS terhadap China. Sebagai mitra dagang utama Selandia Baru, ketegangan ini berisiko menekan ekspor dan memperlemah prospek ekonomi, yang pada akhirnya menjadi hambatan tambahan bagi NZD. Namun untuk saat ini, pergeseran kebijakan moneter global khususnya sikap dovish The Fed telah memberikan ruang bagi Kiwi untuk pulih secara teknikal, meski prospek jangka menengah hingga panjang tetap dibayangi oleh risiko domestik yang belum terselesaikan.
Harga pada pasangan mata uang NZDUSD naik. Support kuat berada di level 0.5900, dan resistance berada di 0.5965. Support lanjutan di zona 0.5871 dan dilanjutkan ke zona 0.5840. Resistance lanjutan di zona 0.5990 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.6020.
EURUSD - Pasangan mata uang Euro dibuka di level 1.1649, mencatatkan kenaikan sebesar 0.14%. Sentimen utama penggerak berasal dari pelemahan Dolar AS secara luas akibat meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve, menyusul komentar dari beberapa pejabat The Fed seperti Susan Collins dan Lisa Cook yang menggarisbawahi ketidakpastian ekonomi dan lemahnya data ketenagakerjaan. Pernyataan Presiden Minneapolis Fed, Neel Kashkari, yang memperkirakan dua kali penurunan suku bunga pada akhir tahun ini turut memperkuat ekspektasi dovish pasar. Secara politik, kekhawatiran pasar terhadap independensi The Fed muncul seiring niat Presiden AS Donald Trump untuk segera menunjuk pengganti Adriana Kugler sebagai Gubernur Fed, memperkuat ketidakpastian terhadap arah kebijakan moneter mendatang. Dari sisi Eurozone, meski data pesanan pabrik Jerman turun 1% secara bulanan di Juni dan di bawah ekspektasi pasar, rilis data penjualan ritel tahunan yang meningkat 3,1% memberikan sentimen positif tersendiri terhadap euro. Walau angka ini sedikit di bawah ekspektasi, lonjakan dari revisi 1,9% pada bulan sebelumnya menandakan pemulihan daya beli konsumen Eropa. Selain itu, data PMI sektor jasa kawasan euro menunjukkan pelemahan, tetapi secara umum tetap berada di wilayah ekspansif. Dengan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Fed semakin menguat dan tidak adanya tekanan inflasi yang mendesak dari ECB, pasar menilai posisi EUR saat ini lebih stabil dibandingkan USD, mendorong kenaikan EURUSD dalam jangka pendek. Support terdekat dapat ditemukan di zona 1.1630, sementara resistance terdekat berada di 1.1690.
GBPUSD - Poundsterling dibuka di level 1.3345, naik 0.11%, menjelang keputusan suku bunga oleh Bank of England (BoE). Pasar secara luas memperkirakan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 4,00%, meskipun ada perbedaan pandangan di antara anggota MPC. Situasi fiskal Inggris menjadi sorotan menyusul laporan dari NIESR Institute yang menyarankan perlunya kenaikan pajak secara signifikan guna menambal defisit anggaran publik senilai £50 miliar. Di saat bersamaan, tekanan ekonomi terus membayangi, termasuk perlambatan pasar tenaga kerja dan penurunan output ekonomi dalam dua bulan terakhir, mendorong ekspektasi kebijakan moneter yang lebih akomodatif. Namun demikian, inflasi yang masih tinggi menjadi penghalang utama bagi BoE dalam memangkas suku bunga lebih agresif. Inflasi utama Inggris naik menjadi 3,6% di Juni, dengan inflasi inti sebesar 3,7% dan sektor jasa tetap tinggi di 4,7%. Meski ada tanda-tanda bahwa inflasi akan melambat pada 2026, bank sentral tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan. Dari AS, sentimen dovish dari para pejabat Fed, termasuk komentar dari Collins dan Daly, serta data ISM Services PMI yang menunjukkan pelemahan, mendorong pelemahan USD lebih lanjut. Secara keseluruhan, ketidakpastian di AS dan ekspektasi pemangkasan suku bunga BoE yang sudah terukur, menciptakan ruang penguatan lebih lanjut bagi GBPUSD. Support terdekat berada di level 1.3320, dan resistance terdekat di sekitar 1.3380.
AUDUSD - Dolar Australia dibuka di 0.6505, menguat 0.14% didorong oleh pelemahan USD menyusul data ekonomi AS yang mengecewakan. Indeks PMI sektor jasa ISM AS turun ke 50.1 dari 50.8 di bulan sebelumnya, sementara subkomponen ketenagakerjaan dan pesanan baru melemah lebih lanjut, menegaskan kekhawatiran pasar atas melambatnya momentum ekonomi Negeri Paman Sam. Di sisi lain, tekanan inflasi tetap tinggi dengan indeks harga jasa yang melonjak ke 69.9. Kombinasi ini memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Fed pada bulan September, yang saat ini diperkirakan oleh pasar dengan probabilitas mencapai 90%. Hal ini mendorong reli mata uang berisiko, termasuk AUD, yang cenderung mendapatkan keuntungan dari lingkungan global yang dovish. Dari domestik, data ekonomi Australia mendukung kekuatan AUD, dengan surplus neraca perdagangan yang melesat ke AUD 5,36 miliar pada Juni, jauh di atas ekspektasi. Ekspor naik 6,0% sementara impor turun 3,1%, mencerminkan permintaan global yang tetap solid dan pelemahan nilai tukar yang mendukung sektor perdagangan. Meski demikian, pasar tetap berhati-hati menjelang keputusan suku bunga RBA pada 12 Agustus, di mana pemangkasan 25 basis poin hampir pasti terjadi karena perlambatan inflasi inti menjadi 2,7%, dalam kisaran target bank sentral. Dengan latar belakang eksternal yang kondusif dan stabilitas domestik, AUDUSD berpotensi melanjutkan penguatannya, meski ruang apresiasi tetap bergantung pada retorika RBA pekan depan. Support terdekat di 0.6485, sedangkan resistance berada di 0.6530.
USDJPY - Yen Jepang dibuka di 147.34, mengalami penurunan -0.13%. Sentimen pasar terhadap Dolar AS mengalami tekanan berat akibat ekspektasi kuat bahwa Federal Reserve akan mulai memangkas suku bunga pada pertemuan September mendatang. Probabilitas pemangkasan sebesar 25 basis poin kini melonjak di atas 90%, menurut CME FedWatch Tool, dengan kemungkinan dua kali pemangkasan hingga akhir tahun. Komentar dovish dari pejabat Fed, seperti Neel Kashkari, yang menyebut perlambatan ekonomi dan pasar tenaga kerja yang mulai mendingin, memperkuat keyakinan pasar terhadap arah kebijakan yang lebih longgar. Hal ini membuat Dolar AS kehilangan daya tariknya secara luas, termasuk terhadap Yen Jepang. Di sisi lain, data domestik Jepang mencerminkan bahwa pertumbuhan upah hanya naik 2,5% YoY pada Juni, lebih rendah dari ekspektasi 3,2%, walau lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 1,0%. Kinerja upah ini mencerminkan hasil negosiasi musim semi antara pekerja dan manajemen, tetapi belum cukup kuat untuk mendukung pengetatan kebijakan oleh Bank of Japan (BoJ) dalam waktu dekat. Laporan pasar juga menunjukkan bahwa pasar swap hanya mengantisipasi probabilitas 65% untuk kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh BoJ hingga akhir tahun, dengan total ekspektasi pengetatan terbatas pada 50 basis poin hingga 2026. Kombinasi pelemahan USD dan ekspektasi moderat dari BoJ menciptakan ruang bagi Yen untuk menguat, meski potensi apresiasi tetap terbatas tanpa dukungan fundamental domestik yang lebih solid. Support terdekat berada di 146.90, dan resistance berada di 147.60.
USDCHF - Dolar AS terhadap Franc Swiss dibuka di 0.8057, turun -0.09% setelah mencatat penguatan dua sesi sebelumnya. Tekanan utama datang dari pelemahan Dolar AS yang dipicu oleh sentimen dovish dari Federal Reserve. Sejumlah pejabat Fed seperti Susan Collins, Mary Daly, dan Lisa Cook mengisyaratkan perlunya pendekatan yang lebih akomodatif terhadap kebijakan suku bunga, seiring pelemahan pasar tenaga kerja AS dan meningkatnya kekhawatiran atas stagnasi ekonomi. Data terbaru dari ISM Services PMI yang jatuh ke 50.1 dengan sub-komponen ketenagakerjaan turun ke 46.4 turut mendukung narasi bahwa momentum ekonomi AS tengah memudar. Hal ini memperkuat konsensus pasar atas pemangkasan suku bunga pada September, yang kini diperkirakan terjadi dengan peluang lebih dari 90%. Namun pelemahan USD terhadap Swiss Franc (CHF) tampaknya mulai terbatas karena ketidakpastian eksternal, terutama terkait tarif ekspor. Pemerintah AS mengumumkan kenaikan tarif hingga 39% terhadap produk ekspor Swiss, efektif mulai 7 Agustus, naik dari 31% sebelumnya. Kenaikan tarif ini memberikan tekanan terhadap sektor ekspor Swiss, yang menjadi andalan utama ekonomi negara tersebut. Selain itu, inflasi di Swiss hanya naik tipis menjadi 0.2% YoY di Juli, menandakan tekanan harga masih rendah dan mendukung pandangan bahwa Swiss National Bank (SNB) akan tetap pada jalur kebijakan moneter longgar. Oleh karena itu, meskipun USD melemah secara luas, potensi penguatan CHF bisa tertahan akibat risiko eksternal yang membayangi stabilitas ekonomi Swiss dalam jangka menengah. Support terdekat berada di 0.8010, sementara resistance ada di 0.8080.
USDCAD - Dolar Kanada menguat terhadap USD, mendorong pair ini turun -0.04% dengan tekanan terhadap Dolar AS semakin terasa pasca rilis data tenaga kerja AS yang melemah. Pasar kini hampir sepenuhnya memprediksi pemangkasan suku bunga Fed pada bulan September, dengan peluang mencapai 95% dan total ekspektasi penurunan sekitar 62 basis poin hingga akhir tahun. Di tengah absennya data ekonomi utama AS hari ini, perhatian pasar tertuju pada keputusan Presiden Donald Trump terkait penunjukan Ketua Fed yang baru, serta sikap kebijakan terhadap tarif tambahan yang akan diumumkan akhir pekan ini. Ketidakpastian politik dan arah kebijakan moneter yang cenderung dovish memberikan tekanan lanjutan terhadap USD, termasuk dalam pasangan USDCAD. Meski demikian, Loonie (CAD) tidak serta-merta menguat tajam karena harga minyak dunia komoditas utama Kanada mengalami tekanan akibat kekhawatiran atas pelemahan permintaan global dan meningkatnya pasokan dari OPEC+. Kanada, sebagai eksportir minyak terbesar ke AS, sangat rentan terhadap penurunan harga minyak mentah, sehingga hal ini menahan potensi penguatan CAD. Selain itu, data ketenagakerjaan Kanada yang akan dirilis Jumat menjadi kunci berikutnya bagi arah kebijakan Bank of Canada (BoC), dengan pasar saat ini memperkirakan peluang 70% terjadinya pemangkasan suku bunga sebelum akhir tahun. Jika data tenaga kerja Kanada meleset negatif seperti AS, ekspektasi pemangkasan bisa semakin menguat, menekan CAD, dan berpotensi menahan laju pelemahan USDCAD dalam jangka pendek. Support terdekat berada di 1.3700, dan resistance di 1.3760.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
12:01am | USD | 10-y Bond Auction | 4.26|2.4 | - | 4.36|2.6 |
1:00am | USD | FOMC Member Collins Speaks | - | - | - |
1:00am | USD | FOMC Member Cook Speaks | - | - | - |
3:10am | USD | FOMC Member Daly Speaks | - | - | - |
8:30am | AUD | Goods Trade Balance | 5.37B | 3.18B | 1.60B |
10:00am | NZD | Inflation Expectations q/q | - | - | 2.29% |
Tentative | CNY | Trade Balance | - | 756B | 826B |
Tentative | CNY | USD-Denominated Trade Balance | - | 105.2B | 114.8B |
10:35am | JPY | 30-y Bond Auction | - | - | 2.81|3.6 |
12:00pm | JPY | Leading Indicators | - | 106.00% | 104.80% |
1:00pm | EUR | German Industrial Production m/m | - | -0.4% | 1.2% |
1:00pm | EUR | German Trade Balance | - | 17.8B | 18.4B |
1:00pm | GBP | Halifax HPI m/m | - | 0.10% | 0.00% |
1:45pm | EUR | French Trade Balance | - | -7.5B | -7.8B |
2:00pm | CHF | Foreign Currency Reserves | - |
| 713B |
2:00pm | CHF | Unemployment Rate | - | 2.9% | 2.9% |
3:00pm | EUR | ECB Economic Bulletin | - | - | - |
Tentative | EUR | Spanish 10-y Bond Auction | - | - | 3.30|2.0 |
Tentative | EUR | French 10-y Bond Auction | - | - | 3.27|2.3 |
6:00pm | GBP | BOE Monetary Policy Report | - | - | - |
6:00pm | GBP | Monetary Policy Summary | - | - | - |
6:00pm | GBP | MPC Official Bank Rate Votes | - | 0-8-1 | 0-3-6 |
6:00pm | GBP | Official Bank Rate | - | 4.00% | 4.25% |
6:30pm | GBP | BOE Gov Bailey Speaks | - | - | - |
7:30pm | USD | Unemployment Claims | - | 221K | 218K |
7:30pm | USD | Prelim Nonfarm Productivity q/q | - | 1.9% | -1.5% |
7:30pm | USD | Prelim Unit Labor Costs q/q | - | 1.6% | 6.6% |
9:00pm | CAD | Ivey PMI | - | 55.2 | 53.3 |
9:00pm | USD | Final Wholesale Inventories m/m | - | 0.2% | 0.2% |
9:00pm | USD | FOMC Member Bostic Speaks | - | - | - |
9:30pm | USD | Natural Gas Storage | - | 10B | 48B |