| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1656 | -0.26% |
GBPUSD | 1.3415 | -0.11% |
AUDUSD | 0.6582 | -0.30% |
NZDUSD | 0.5798 | -1.03% |
USDJPY | 151.89 | 0.41% |
USDCHF | 0.7977 | 0.28% |
USDCAD | 1.3949 | 0.10% |
GOLDUD | 3986.27 | 0.33% |
USD/IDR | 16555 | 0.00% |
Fokus NZDUSD:
Selasa, 08 Oktober 2025 – Kiwi dibuka di 0.5798 dan melemah cukup tajam -1.03%. Pasangan mata uang NZDUSD melemah tajam setelah Bank Sentral Selandia Baru (RBNZ) secara mengejutkan memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 2,50%, lebih besar dari ekspektasi pasar yang memperkirakan penurunan 25 basis poin. Keputusan ini mencerminkan kekhawatiran serius terhadap lemahnya kondisi ekonomi domestik setelah kontraksi produk domestik bruto sebesar 0,9% pada kuartal kedua. Dalam pernyataannya, RBNZ menegaskan kesiapan untuk melakukan penurunan lanjutan jika diperlukan guna memastikan inflasi tetap stabil di kisaran target dua persen. Sikap dovish ini menunjukkan bahwa bank sentral melihat tekanan inflasi kini mereda, sehingga ruang pelonggaran moneter masih terbuka untuk menopang aktivitas ekonomi yang lesu.
Dari sisi politik domestik, keputusan tersebut memberikan sedikit kelegaan bagi Perdana Menteri Christopher Luxon, yang tengah menghadapi penurunan popularitas akibat lambannya pemulihan ekonomi dan meningkatnya kekhawatiran publik terhadap biaya hidup yang tinggi. Dengan penurunan suku bunga ini, pemerintah berharap permintaan domestik dapat terdorong, meskipun masih terdapat tantangan besar di sektor ketenagakerjaan dan investasi. Data lapangan kerja menunjukkan pertumbuhan yang stagnan, sementara tingkat pengangguran berpotensi meningkat seiring melemahnya kepercayaan konsumen. Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa RBNZ akan mempertahankan kebijakan akomodatif hingga beberapa bulan ke depan untuk mengembalikan momentum ekonomi.
Sementara itu, penguatan Dolar AS turut memperparah tekanan terhadap Kiwi. Dolar AS terus memperoleh dukungan sebagai aset aman di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan kebuntuan politik di Amerika Serikat terkait penutupan pemerintahan. Meskipun pasar memperkirakan The Fed masih berpotensi memangkas suku bunga dua kali lagi tahun ini, prospek pelonggaran moneter di AS tampak lebih terkendali dibandingkan Selandia Baru. Kombinasi antara kebijakan moneter RBNZ yang sangat longgar dan sentimen pasar global yang cenderung menghindari risiko membuat pasangan NZDUSD bergerak di bawah area 0.5750, dengan potensi lanjutan pelemahan menuju area 0.5700 jika tekanan jual tetap berlanjut.
Harga pada pasangan mata uang NZDUSD melemah. Support terdekat berada di 0.5760, dan resistance di 0.5825. Support lanjutan berada di zona 0.5730 dan dilanjutkan ke zona 0.5700. Resistance lanjutan berada di zona 0.5860 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.5895.
EURUSD – Euro dibuka di 1.1656 dan melemah -0.26%. Euro melemah terhadap Dolar AS, menembus ke bawah 1.17 setelah gejolak politik di Prancis semakin dalam dan menambah tekanan terhadap sentimen risiko kawasan Eropa. Pengunduran diri Perdana Menteri Sébastien Lecornu memperburuk ketidakpastian politik dan menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas fiskal negara tersebut, terutama menjelang penyusunan anggaran 2026. Kondisi ini melemahkan keyakinan pasar terhadap Euro karena krisis politik dikhawatirkan menghambat kemampuan pemerintah Prancis menjaga disiplin fiskal di tengah perlambatan ekonomi kawasan. Sementara itu, Presiden Macron yang semakin terisolasi secara politik menghadapi seruan untuk menggelar pemilu dini, yang jika terjadi berpotensi memicu volatilitas baru di pasar keuangan Eropa. Di sisi lain, Dolar AS mendapatkan dukungan dari arus safe haven di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Meskipun pemerintahan AS masih dalam kondisi shutdown yang menunda rilis data penting, indeks Dolar AS (DXY) menguat mendekati 98.40, tertinggi dalam dua minggu. Pernyataan sejumlah pejabat The Fed yang tetap berhati-hati terhadap risiko inflasi turut memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral akan menjaga kebijakan moneter tetap ketat hingga akhir tahun. Namun, pelaku pasar mulai mempertimbangkan potensi pemangkasan suku bunga pada pertemuan Oktober dan Desember, yang berpotensi menahan penguatan Dolar lebih lanjut. Kombinasi politik Eropa yang tidak stabil dan ketahanan Dolar AS membuat EURUSD masih berisiko melemah dalam waktu dekat. Support terdekat berada di 1.1630, sementara resistance terdekat di 1.1680.
GBPUSD – Poundsterling dibuka di 1.3415, turun -0.11%. Poundsterling juga melemah terhadap Dolar AS dan kembali turun di bawah level 1.3450 seiring penguatan Greenback di tengah masih berlanjutnya shutdown pemerintah AS. Minimnya katalis ekonomi domestik membuat pergerakan Sterling bergantung pada arah kebijakan moneter global, khususnya setelah pernyataan beberapa pejabat The Fed yang menegaskan masih adanya risiko inflasi dan perlambatan ekonomi AS. Walaupun pasar memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada akhir Oktober, Dolar tetap unggul karena meningkatnya permintaan aset aman dan melemahnya keyakinan terhadap prospek ekonomi global. Kondisi ini menahan potensi penguatan Pound yang selama ini bergantung pada perbedaan kebijakan dengan The Fed. Dari sisi Inggris, pelaku pasar menunggu pernyataan anggota Komite Kebijakan Moneter BoE Huw Pill dan Catherine Mann untuk mencari kejelasan arah kebijakan suku bunga. BoE sendiri diperkirakan akan menahan suku bunga pada level saat ini mengingat inflasi masih di atas target, sementara prospek ekonomi Inggris melambat. Perbedaan arah kebijakan antara BoE yang cenderung wait and see dan The Fed yang sudah memulai fase pelonggaran membuat GBPUSD berpotensi bergerak terbatas dengan bias melemah. Selama ketidakpastian fiskal di AS belum berakhir dan volatilitas global masih tinggi, Pound cenderung bertahan di kisaran bawah, menunggu katalis baru dari data inflasi atau pernyataan kebijakan moneter. Support terdekat berada di 1.3390, dan resistance di 1.3445.
AUDUSD – Dolar Australia dibuka di 0.6582 dan terkoreksi -0.30%. Dolar Australia terus melemah terhadap Dolar AS, diperdagangkan di sekitar 0.6550 setelah rilis data ekonomi domestik menunjukkan melemahnya kepercayaan konsumen dan kondisi pasar tenaga kerja. Indeks Kepercayaan Konsumen Westpac turun tajam 3.5% di bulan Oktober, sementara iklan pekerjaan ANZ menurun 3.3% menandakan penurunan momentum rekrutmen di tengah tekanan biaya hidup yang tinggi. Data ini memperkuat pandangan bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) akan tetap berhati-hati dalam menentukan arah kebijakan suku bunga, terutama karena inflasi masih lebih tinggi dari target 2–3%. Pernyataan Gubernur RBA Michelle Bullock yang dijadwalkan pekan ini akan menjadi fokus utama pasar untuk menilai seberapa lama RBA akan menahan suku bunga pada level 3.6%. Dari sisi eksternal, penguatan Dolar AS tetap menjadi faktor utama yang menekan AUDUSD. Meningkatnya permintaan aset aman di tengah ketidakpastian global, ditambah shutdown AS yang belum terselesaikan, membuat Dolar tetap diminati meski pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga Fed di dua pertemuan mendatang. Kombinasi lemahnya data domestik Australia dan kekuatan struktural Dolar AS membuat prospek AUD/USD masih cenderung negatif dalam jangka pendek. Jika data inflasi Australia pekan depan tidak menunjukkan tekanan harga yang signifikan, pasangan ini berpotensi menguji area dukungan 0.65 dengan arah menurun yang masih berlanjut hingga akhir Oktober. Support terdekat berada di 0.6550, sedangkan resistance di 0.6605.
USDJPY – Yen Jepang dibuka di 151.89, menguat 0.41%. Dolar AS terus menguat terhadap Yen Jepang hingga menembus area 151,80, didorong oleh ekspektasi bahwa kebijakan moneter ultra-longgar Bank of Japan (BoJ) akan tetap dipertahankan setelah kemenangan Sanae Takaichi sebagai pemimpin baru Partai Demokrat Liberal. Takaichi dikenal sebagai pendukung stimulus fiskal besar dan pelonggaran moneter guna menopang ekonomi domestik, yang memicu pelemahan Yen karena pasar menilai peluang kenaikan suku bunga BoJ semakin mengecil. Sementara itu, pernyataan Menteri Keuangan Jepang tentang kesiapan melakukan intervensi tidak mampu menahan tekanan jual terhadap Yen, karena investor lebih fokus pada arah kebijakan ekonomi baru yang berpotensi menunda normalisasi kebijakan. Dari sisi Amerika Serikat, Dolar mendapatkan dukungan dari kenaikan ekspektasi inflasi berdasarkan survei New York Fed serta meningkatnya permintaan aset aman di tengah ketidakpastian politik global dan berlarutnya penutupan pemerintahan AS. Meskipun pasar memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada dua pertemuan berikutnya, Greenback masih menunjukkan ketahanan karena investor menilai ekonomi AS tetap lebih stabil dibandingkan negara lain. Kombinasi antara kebijakan BoJ yang dovish dan permintaan safe haven Dolar menjadikan USDJPY tetap berada di tren menguat. Support terdekat berada di 151.50, dan resistance di 152.20.
USDCHF – Pasangan USDCHF dibuka di 0.7977 dan naik 0.28%. Pasangan USDCHF mencatat penguatan menuju 0.7975 setelah sempat melemah dalam beberapa sesi terakhir, didukung oleh meningkatnya permintaan terhadap Dolar AS akibat sentimen risk-off global. Investor memilih Greenback di tengah ketidakpastian politik di Eropa dan Jepang, sementara Franc Swiss (CHF) masih menghadapi hambatan dari inflasi rendah dan meningkatnya angka pengangguran ke 3%. Walau ekspektasi terhadap suku bunga negatif Bank Sentral Swiss (SNB) mulai berkurang, pasar tetap menilai inflasi domestik yang lemah akan membatasi ruang bagi penguatan Franc lebih lanjut. Di sisi lain, prospek pelonggaran moneter lanjutan oleh The Fed telah tercermin dalam harga pasar, tetapi Dolar tetap mendapat dukungan dari statusnya sebagai aset aman. Penutupan pemerintahan AS yang menunda rilis data tenaga kerja penting tidak mampu menekan Dolar secara signifikan karena pasar menilai dampaknya bersifat sementara. Dengan kondisi global yang tidak stabil dan ketahanan ekonomi AS yang relatif lebih kuat, USDCHF berpotensi mempertahankan momentum kenaikannya, meskipun masih tertahan di bawah level psikologis 0.8000. Support terdekat berada di 0.7950, dan resistance di 0.7995.
USDCAD – Dolar Kanada dibuka di 1.3949, menguat 0.10%. Dolar AS juga menguat terhadap Dolar Kanada di kisaran 1.3960, ditopang oleh peningkatan minat terhadap aset aman dan melemahnya prospek ekonomi Kanada. Data neraca perdagangan Kanada yang defisit dan lemahnya momentum ekonomi domestik menunjukkan perlambatan aktivitas bisnis, meskipun data Ivey PMI yang lebih baik sempat memberi sedikit optimisme. Namun, kenaikan harga minyak mentah berpotensi menahan pelemahan CAD mengingat Kanada merupakan eksportir utama minyak ke AS, sehingga pergerakan harga minyak menjadi faktor penentu jangka pendek. Selain itu, pasar masih mencermati perundingan perdagangan antara Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden AS Donald Trump, yang dapat memengaruhi arah hubungan ekonomi kedua negara. Penutupan pemerintahan AS yang berkepanjangan memang menambah ketidakpastian, namun pernyataan sejumlah pejabat The Fed yang berhati-hati dinilai masih mendukung Dolar. Dengan pasar memperkirakan dua kali pemangkasan suku bunga lagi pada tahun ini, kekuatan USDCAD kemungkinan masih terbatas, namun tetap bertahan di level tinggi karena lemahnya sentimen terhadap CAD. Support terdekat berada di 1.3920, dan resistance di 1.3975.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
2:00am | USD | Consumer Credit m/m | 0.4B | 12.9B | 18.1B |
3:05am | USD | FOMC Member Miran Speaks | - | - | - |
3:30am | USD | API Weekly Statistical Bulletin | - | - | - |
6:30am | JPY | Average Cash Earnings y/y | 1.5% | 2.6% | 3.4% |
6:50am | JPY | Current Account | 2.46T | 2.45T | 1.88T |
All Day | CNY | Bank Holiday | - | - | - |
8:00am | NZD | Official Cash Rate | 2.50% | 2.75% | 3.00% |
8:00am | NZD | RBNZ Rate Statement | - | - | - |
12:00pm | JPY | Economy Watchers Sentiment | - | 47 | 46.7 |
1:00pm | EUR | German Industrial Production m/m | - | -1.00% | 1.30% |
4:30pm | GBP | FPC Meeting Minutes | - | - | - |
4:30pm | GBP | FPC Statement | - | - | - |
8:20pm | USD | FOMC Member Musalem Speaks | - | - | - |
8:30pm | USD | FOMC Member Barr Speaks | - | - | - |
9:00pm | USD | FOMC Member Goolsbee Speaks | - | - | - |
9:30pm | USD | Crude Oil Inventories | - | 0.4M | 1.8M |
10:00pm | GBP | MPC Member Pill Speaks | - | - | - |
11:00pm | EUR | ECB President Lagarde Speaks | - | - | - |