Home
>
News
>
Publication
>
NFP AS Kuat Tekan Emas, CPI AS Jadi Katalis Pekan Ini
NFP AS Kuat Tekan Emas, CPI AS Jadi Katalis Pekan Ini
Monday, 07 September 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1613

0.03%

GBPUSD

1.3518

-0.02%

AUDUSD

0.7200

0.07%

NZDUSD

0.5881

-0.17%

USDJPY

156.08

0.01%

USDCHF

0.8099

0.04%

USDCAD

1.3833

0.01%

GOLDUD

4422.49

-0.29%

USD/IDR

17,684

-0.31%

Fokus Utama:

  1. NFP Agustus sebesar 162 ribu, jauh di atas ekspektasi, kembali meningkatkan peluang kenaikan suku bunga
  2. Data inflasi Kamis–Jumat menjadi katalis utama pekan ini

Senin, 7 September 2026 - Harga emas dibuka melemah ke level US$4.430 per troy ons, melanjutkan tekanan setelah data tenaga kerja AS menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja yang lebih kuat dari perkiraan. Pada Jumat, emas terkoreksi setelah laporan Nonfarm Payrolls (NFP) Agustus menunjukkan penambahan 162 ribu pekerjaan, jauh di atas konsensus sekitar 55 ribu, sementara tingkat pengangguran bertahan di 4,1%. Data tersebut mendorong kenaikan kembali ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan 15–16 September dan menekan harga emas. 

Di sisi lain, perubahan ekspektasi kebijakan The Fed setelah rilis NFP memperkuat pertumbuhan lapangan kerja AS mengurangi ekspektasi bahwa The Fed akan menahan suku bunga pada September, sehingga kembali menopang dolar AS dan yield Treasury. Kondisi tersebut meningkatkan opportunity cost kepemilikan emas yang tidak memberikan imbal hasil. Sebelumnya, komentar dovish Gubernur The Fed Christopher Waller sempat mendorong emas menguat, namun sentimen tersebut berbalik setelah data tenaga kerja menunjukkan perekonomian AS masih cukup resilien. 

Rilis data inflasi AS yang menjadi katalis utama pekan ini. Pasar akan mencermati PPI pada Kamis (10/9), dilanjutkan CPI pada Jumat (11/9). Konsensus memperkirakan inflasi headline Agustus berada di 3,4% YoY, dengan kenaikan sekitar 0,4% MoM, sementara core CPI diproyeksikan sekitar 2,4% YoY dan 0,2% MoM. Selain itu, ketegangan di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak juga perlu diperhatikan karena berpotensi menambah tekanan inflasi.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.367 hingga $4.303, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.492 hingga $4.553. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.178, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.678.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

 

USD

 

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788