Home
>
News
>
Publication
>
NATO–Rusia Panaskan Geopolitik, Permintaan Safe Haven Topang Harga Emas
NATO–Rusia Panaskan Geopolitik, Permintaan Safe Haven Topang Harga Emas
Wednesday, 24 September 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1815

-0.15%

GBPUSD

1.3524

-0.13%

AUDUSD

0.6597

0.30%

NZDUSD

0.5857

0.12%

USDJPY

147.64

0.12%

USDCHF

0.7909

0.18%

USDCAD

1.3834

0.11%

GOLDUD

3765.31

0.18%

USD/IDR

16603

0.34%

Fokus Emas:

  1. Kebijakan moneter AS & prospek pemangkasan suku bunga The Fed
  2. Dukungan safe haven dari geopolitik & pembelian emas bank sentral

Rabu, 24 September 2025 – Harga emas naik ke level $3.765 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, ditopang kombinasi sentimen geopolitik dan prospek kebijakan moneter yang lebih longgar. 

Ketegangan meningkat setelah NATO memperingatkan Rusia atas pelanggaran wilayah udara Estonia yang menambah eskalasi risiko di Eropa Timur dan mendukung minat safe haven. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 0,2%, menunjukkan preferensi investor terhadap aset lindung nilai. Di saat yang sama, kekhawatiran mengenai kondisi fiskal AS juga muncul, menyusul kritik bahwa kebijakan Presiden Donald Trump berpotensi memperburuk defisit melalui peningkatan utang.

Dari sisi moneter, arah kebijakan The Fed menjadi sorotan pasar. Setelah memangkas suku bunga 25 basis poin pada awal bulan, para pelaku pasar kini memperkirakan penurunan lanjutan pada Oktober dan Desember. Namun, komentar pejabat Fed mencerminkan pandangan yang terbelah. Raphael Bostic (Atlanta Fed) menegaskan kehati-hatian dengan alasan inflasi yang masih tinggi, sementara Beth Hammack (Cleveland Fed) menilai kebijakan saat ini belum cukup restriktif. Sebaliknya, anggota dewan Stephen Miran menyerukan pemangkasan lebih agresif sebesar 50 bps yang menegaskan pandangannya bahwa kebijakan longgar dibutuhkan untuk menjaga prospek ekonomi. Pasar kini menanti pidato Ketua The Fed Jerome Powell hari ini, serta data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) pada Jumat (26/9) yang akan menjadi acuan utama arah kebijakan moneter berikutnya.

Selain itu, permintaan emas dari bank sentral dunia juga menguat. Societe Generale mencatat pembelian emas mencapai 63 ton bulan lalu, sejalan dengan dorongan PBOC agar negara mitra meningkatkan cadangan emas melalui Shanghai Gold Exchange. 

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $3.736 hingga $3.709, sedangkan resistance terdekat terletak di $3.791 hingga $3.819. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.654, sementara resistance jangka menengah berada di area $3.874.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

7:30pm

USD

Current Account

-

-259B

-450B

8:00pm

USD

FOMC Member Bowman Speaks

-

-

 

8:45pm

USD

Flash Manufacturing PMI

-

52.2

53

8:45pm

USD

Flash Services PMI

-

54

54.5

9:00pm

USD

Richmond Manufacturing Index

-

-5

-7

9:00pm

USD

FOMC Member Bostic Speaks

-

-

-

11:35pm

USD

Fed Chair Powell Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788