| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1708 | -0.10% |
GBPUSD | 1.3484 | -0.09% |
AUDUSD | 0.6607 | 0.20% |
NZDUSD | 0.5829 | 0.22% |
USDJPY | 150.34 | 0.18% |
USDCHF | 0.7945 | 0.15% |
USDCAD | 1.3941 | 0.09% |
GOLDUD | 3960.62 | 0.42% |
USD/IDR | 16593 | 0.00% |
Fokus EURUSD:
Selasa, 07 Oktober 2025 – Euro dibuka di 1.1708 dan melemah -0.10%. Pasangan EURUSD mengalami tekanan pada awal pekan ini, bergerak turun ke kisaran 1.1710 setelah sempat menyentuh level terendah dua minggu di sekitar 1.1650. Pelemahan Euro terutama dipicu oleh meningkatnya ketidakstabilan politik di Prancis, menyusul pengunduran diri Perdana Menteri Sébastien Lecornu hanya sehari setelah membentuk kabinet baru. Kondisi ini memunculkan kembali kekhawatiran pasar terhadap stabilitas pemerintahan di negara ekonomi terbesar kedua di zona Euro, sehingga menekan sentimen terhadap mata uang tunggal. Kejatuhan ini juga menimbulkan efek negatif pada pasar saham Eropa, di mana indeks CAC40 sempat turun lebih dari dua persen sebelum menutup pelemahan di kisaran satu koma dua persen. Ketidakpastian politik di Prancis dikhawatirkan dapat memperlambat implementasi kebijakan fiskal dan memperburuk persepsi risiko terhadap aset-aset zona Euro.
Sementara itu, Dolar Amerika Serikat kembali mendapatkan dukungan dari meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah berlarutnya penutupan pemerintahan di Washington yang telah memasuki hari keenam tanpa tanda-tanda penyelesaian. Kondisi ini, meski berpotensi menekan ekonomi AS dalam jangka menengah, justru mendorong penguatan Dolar karena investor mencari lindung nilai terhadap ketidakpastian global. Selain itu, komentar hawkish dari Presiden Federal Reserve Kansas City, Jeffrey Schmid, yang menegaskan pentingnya menjaga kredibilitas inflasi, memperkuat pandangan bahwa The Fed belum akan terburu-buru menurunkan suku bunga. Walaupun pasar masih memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga sebesar dua puluh lima basis poin pada akhir Oktober, ketegangan fiskal di AS membuat investor tetap berhati-hati, sehingga Dolar berhasil mempertahankan momentumnya terhadap Euro.
Dari sisi fundamental kawasan Eropa, data ekonomi terbaru memberikan sinyal yang beragam. Penjualan ritel zona Euro hanya tumbuh nol koma satu persen secara bulanan pada Agustus, sementara secara tahunan melambat menjadi satu persen dari dua koma dua persen pada Juli. Meskipun indeks kepercayaan investor Sentix meningkat menjadi minus lima koma empat, perbaikan tersebut belum cukup mengangkat optimisme pasar. Di sisi lain, Presiden ECB Christine Lagarde menyatakan bahwa proses disinflasi telah selesai dan inflasi kini bergerak mendekati target dua persen. Namun, ia juga mengakui adanya hambatan dari ekspor yang lemah dan penguatan Euro sebelumnya. Secara keseluruhan, kombinasi ketidakpastian politik di Prancis, lemahnya data konsumsi di zona Euro, serta penguatan Dolar AS akibat sentimen global membuat pasangan EURUSD masih berada dalam tekanan dengan potensi melanjutkan pelemahan ke bawah area 1.1650 dalam waktu dekat.
Harga pada pasangan mata uang EURUSD melemah. Support terdekat berada di 1.1670, sedangkan resistance di 1.1745. Support lanjutan berada di zona 1.1635 dan dilanjutkan ke zona 1.1590. Resistance lanjutan berada di zona 1.1780 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.1825.
GBPUSD – Poundsterling dibuka di 1.3484, turun tipis -0.09%. Pound Sterling (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada awal pekan, diperdagangkan di kisaran 1.3430 setelah kehilangan sekitar 0,4%. Pelemahan ini terjadi meskipun meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, karena dolar justru memperoleh dukungan dari meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah berlanjutnya penutupan sebagian pemerintahan AS yang kini memasuki hari keenam. Ketidakpastian politik di Washington menekan sentimen risiko global, sementara indeks Dolar AS (DXY) menguat mendekati 98,25 akibat pelemahan mata uang utama lain seperti euro dan yen. Pelaku pasar juga menanti hasil pemungutan suara di Senat AS mengenai rancangan undang-undang pendanaan sementara, yang jika kembali gagal disepakati, dapat memicu gelombang PHK massal pekerja federal. Di sisi Inggris, kurangnya rilis data domestik membuat pergerakan sterling cenderung datar, dengan fokus pasar beralih ke pidato Gubernur Bank of England (BoE) Andrew Bailey di Global Investment Summit 2025 di Edinburgh. Investor berharap Bailey memberikan sinyal arah kebijakan moneter berikutnya, di tengah inflasi yang masih di atas target dan pelemahan sektor tenaga kerja. Ekspektasi pasar terbelah antara potensi penurunan suku bunga pada akhir tahun dan kebutuhan mempertahankan suku bunga tinggi guna menahan tekanan harga. Dengan tidak adanya katalis ekonomi baru, pasangan GBPUSD diperkirakan akan tetap bergerak dalam rentang sempit, sementara arah berikutnya kemungkinan ditentukan oleh komentar pejabat The Fed dan BoE yang akan dirilis pekan ini. Support terdekat berada di 1.3450, dan resistance di 1.3505.
AUDUSD – Dolar Australia dibuka di 0.6607 dan menguat 0.20%. Dolar Australia (AUD) masih menunjukkan ketahanan terhadap Dolar AS (USD), bergerak stabil di kisaran 0.66 seiring pelemahan Greenback akibat berlarutnya shutdown pemerintahan AS yang memasuki minggu kedua. Kekhawatiran akan dampak ekonomi dari keterlambatan data penting seperti Nonfarm Payrolls membuat pasar memperkirakan The Fed akan segera memangkas suku bunga. Sentimen ini menjadi penopang AUD, ditambah inflasi Australia yang tetap tinggi berdasarkan rilis TD-MI Inflation Gauge bulan September, menunjukkan tekanan harga yang masih kuat dan mendorong ekspektasi bahwa RBA tidak akan terlalu agresif dalam melonggarkan kebijakan moneter. Namun, risiko dari lemahnya kepercayaan konsumen dan kontraksi iklan pekerjaan domestik tetap menjadi faktor pembatas bagi penguatan Aussie. Selain itu, prospek ekonomi China yang melemah terutama dari sektor property tetap menjadi hambatan jangka menengah bagi AUD mengingat ketergantungan Australia terhadap ekspor ke Negeri Tirai Bambu. Meskipun demikian, investor masih melihat AUDUSD berpotensi bertahan di atas 0.6580 dalam waktu dekat, terutama jika ketidakpastian fiskal AS terus berlanjut dan tekanan terhadap USD meningkat. Kombinasi kebijakan RBA yang cenderung data-dependent serta kondisi eksternal yang menekan Dolar AS membuat AUD tetap menjadi salah satu mata uang komoditas yang relatif tangguh di tengah ketidakpastian global. Support terdekat berada di 0.6580, sedangkan resistance di 0.6625.
NZDUSD – Kiwi dibuka di 0.5829 dan naik 0.22%. Dolar Selandia Baru (NZD) bergerak menguat terhadap USD seiring meningkatnya selera risiko di pasar global, namun kenaikannya terbatas menjelang keputusan kebijakan moneter Reserve Bank of New Zealand (RBNZ). Pasar memperkirakan adanya pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin ke level 2,75%, menandakan kebijakan yang semakin dovish di tengah pelemahan PDB Selandia Baru dan penurunan inflasi domestik. Tekanan terhadap Kiwi juga muncul dari ekspektasi bahwa pemangkasan suku bunga lebih lanjut mungkin diperlukan jika prospek ekspor memburuk akibat ketidakpastian global dan perlambatan ekonomi China. Di sisi lain, USD tetap menghadapi tekanan akibat shutdown pemerintah AS yang memperpanjang kekosongan data ekonomi dan meningkatkan ketidakpastian kebijakan fiskal. Para pejabat The Fed yang cenderung berhati-hati dalam komunikasi publiknya juga menahan ruang penguatan Dolar lebih lanjut. Dengan kombinasi ini, NZDUSD diperkirakan akan bergerak fluktuatif di kisaran 0.5800–0.5850, dengan arah jangka pendek bergantung pada nada pernyataan RBNZ dan pergerakan sentimen risiko global. Support terdekat berada di 0.5800, dan resistance di 0.5850.
USDJPY – Yen Jepang dibuka di 150.34, menguat 0.18%. Pasangan USDJPY menguat mendekati 150,60 level tertinggi dua bulan setelah Partai Demokrat Liberal (LDP) Jepang memilih Sanae Takaichi sebagai pemimpin baru, yang dipandang lebih dovish secara fiskal. Kemenangan Takaichi menunda ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan (BoJ) ke Desember, sehingga menekan Yen. Selain itu, lonjakan imbal hasil obligasi Jepang menjelang lelang utang menambah volatilitas pasar, meski belum cukup untuk membalikkan tren pelemahan Yen. Dari sisi eksternal, investor juga memantau komunikasi pejabat Fed yang masih membuka peluang pemangkasan suku bunga pada akhir Oktober, yang dapat menahan laju penguatan Dolar AS. Namun, tekanan fundamental terhadap Yen juga berasal dari meningkatnya ketidakpastian politik di Eropa dan Amerika Serikat yang mendorong permintaan aset aman semu seperti Dolar. Meskipun USDJPY menembus ambang psikologis 150, intervensi verbal dari otoritas Jepang berpotensi muncul jika pergerakan dianggap terlalu cepat atau mengancam stabilitas ekonomi. Secara keseluruhan, kombinasi kebijakan BoJ yang ultra-longgar dan shutdown AS yang berkepanjangan membuat pasangan ini cenderung volatil dengan bias penguatan USD yang masih dominan dalam jangka pendek. Support terdekat berada di 150.00, dan resistance di 150.60.
USDCHF – Pasangan USDCHF dibuka di 0.7945 dan naik 0.15%. USDCHF bergerak melemah ke area 0.7950 meskipun indeks Dolar AS naik, menandakan kekuatan relatif Franc Swiss (CHF) sebagai aset aman. Pernyataan Ketua SNB Martin Schlegel yang menegaskan kemungkinan inflasi meningkat dalam beberapa kuartal mendatang memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral tidak akan menurunkan suku bunga lebih jauh. Prospek inflasi yang lebih tinggi serta kebijakan SNB yang tetap berhati-hati menjaga daya tarik CHF di tengah ketidakpastian global. Di sisi lain, tekanan pada USD datang dari stagnasi fiskal AS dan meningkatnya peluang pemangkasan suku bunga The Fed. Meski shutdown menahan rilis data ekonomi penting, permintaan terhadap aset lindung nilai seperti Franc meningkat seiring risiko politik di Eropa dan Amerika Serikat. Kombinasi faktor tersebut menjaga USDCHF tetap dalam tekanan, dengan kecenderungan turun apabila ketegangan politik global bertahan dan investor terus mencari perlindungan pada mata uang defensif seperti CHF. Support terdekat berada di 0.7920, dan resistance di 0.7965.
USDCAD – Dolar Kanada dibuka di 1.3941, menguat tipis 0.09%. USDCAD diperdagangkan stabil di sekitar 1.3950, dengan Dolar Kanada (CAD) mendapatkan dukungan dari penguatan harga minyak mentah global setelah OPEC+ mengumumkan kenaikan produksi yang lebih kecil dari ekspektasi pasar. Kondisi tersebut memperkuat permintaan terhadap CAD sebagai mata uang berbasis komoditas. Namun, pelemahan permintaan domestik akibat tekanan ekonomi global serta shutdown AS yang berkepanjangan dapat membatasi penguatan Loonie. USD sendiri sempat menguat secara teknikal, tetapi ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Oktober dan Desember menekan potensi reli lebih lanjut. Ke depan, arah USDCAD kemungkinan akan bergantung pada data perdagangan internasional Kanada dan dinamika harga minyak. Jika harga energi tetap tinggi sementara sentimen terhadap Dolar AS melemah karena ketidakpastian fiskal, pasangan ini berpotensi turun di bawah 1.39 dalam jangka pendek. Namun, apabila shutdown AS menimbulkan kekhawatiran terhadap pertumbuhan global yang lebih luas, CAD bisa kembali tertekan karena korelasi kuat dengan risiko pasar komoditas.Support terdekat berada di 1.3915, dan resistance di 1.3965.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
12:00am | EUR | ECB President Lagarde Speaks | - | - | - |
4:00am | NZD | NZIER Business Confidence | 18 | - | 22 |
4:00am | USD | FOMC Member Schmid Speaks | - | - | - |
5:57am | AUD | Westpac Consumer Sentiment | -3.5% | - | -3.1% |
6:30am | JPY | Household Spending y/y | 2.3% | 1.4% | 1.4% |
All Day | CNY | Bank Holiday | - | - | - |
7:30am | AUD | ANZ Job Advertisements m/m | -3.3% | - | -0.3% |
10:35am | JPY | 30-y Bond Auction | - | - | 3.26|3.3 |
12:00pm | JPY | Leading Indicators | - | 107.1% | 106.1% |
1:00pm | EUR | German Factory Orders m/m | - | 1.2% | -2.9% |
1:00pm | GBP | Halifax HPI m/m | - | 0.2% | 0.3% |
1:45pm | EUR | French Trade Balance | - | -5.2B | -5.6B |
2:00pm | CHF | Foreign Currency Reserves | - | - | 715B |
7:30pm | CAD | Trade Balance | - | -5.7B | -4.9B |
Tentative | USD | Trade Balance | - | -61.4B | -78.3B |
9:00pm | CAD | Ivey PMI | - | 51.2 | 50.1 |
9:00pm | USD | FOMC Member Bostic Speaks | - | - | - |
9:05pm | USD | FOMC Member Bowman Speaks | - | - | - |
Tentative | USD | RCM/TIPP Economic Optimism | - | 49.3 | 48.7 |
9:45pm | USD | FOMC Member Miran Speaks | - | - | - |
Tentative | NZD | GDT Price Index | - | - | -0.8% |
10:30pm | USD | FOMC Member Kashkari Speaks | - | - | - |
11:00pm | EUR | German Buba President Nagel Speaks | - | - | - |
11:10pm | EUR | ECB President Lagarde Speaks | - | - | - |