Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Tersungkur Menyusul Isyarat Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Minyak Tersungkur Menyusul Isyarat Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Monday, 15 June 2026

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1575

0.18%

GBPUSD

1.3409

0.22%

AUDUSD

0.7043

0.40%

NZDUSD

0.5831

0.26%

USDJPY

160.14

-0.01%

USDCHF

0.7965

-0.24%

USDCAD

1.3990

-0.12%

GOLDUD

4,301.66

0.28%

COFU

81.40

-0.61%

USD/IDR

17,975

-0.33%

Fokus Crude Oil:

  • AS - Iran umumkan kesepakatan damai telah tercapai, jalur Selat Hormuz akan dibuka kembali secara penuh pada 19 Juni.
  • Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia siap mencabut sanksi terhadap Iran setelah kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang.

************************************************************

Senin, 15 Juni 2026 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak merosot turun ke level $80 per barel dibebani oleh sentimen dari tercapainya kesepakatan damai AS - Iran untuk mengakhiri perang, yang memicu harapan akan kembali normalnya pengiriman melalui Selat Hormuz.

Presiden AS Donald Trump pada 14 Juni mengumumkan bahwa kesepakatan damai dengan Iran telah tercapai, tak lama setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, yang menjadi mediator, mengumumkan hal serupa. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi juga mengkonfirmasi kesepakatan tersebut. Memorandum kesepahaman tersebut dijadwalkan akan ditandatangani secara resmi pada 19 Juni di Swiss, yang sekaligus menandai pembukaan kembali Selat Hormuz secara penuh, termasuk pengakhiran blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Menyusul tercapainya kesepakatan AS - Iran untuk mengakhiri perang, Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia menyatakan siap mencabut sanksi terhadap Teheran sebagai tanggapan atas langkah-langkah terkait program nuklirnya. Pembicaraan selama 60 hari mengenai program nuklir Iran akan dimulai bersamaan dengan ditandatanganinya kesepakatan AS - Iran pada Jumat ini.

Sementara itu, militer Ukraina telah menyerang infrastruktur minyak di dekat desa Kotovo di wilayah Volgograd, Rusia, yang menyebabkan kebakaran, kata Staf Umum Ukraina pada hari Sabtu. Serangan itu berpotensi memengaruhi pasokan Rusia ke pasar global karena fasilitas tersebut menangani pengolahan, pengangkutan, dan pemompaan minyak melalui pipa ke kilang minyak Rusia dan infrastruktur ekspornya.

Dukungan lainnya datang dari berita Irak telah meminta Turki agar perjanjian pipa minyak Kirkuk-Ceyhan yang akan berakhir pada 27 Juli mendatang, untuk dapat diperpanjang setidaknya selama satu tahun untuk memberikan lebih banyak waktu untuk menegosiasikan kesepakatan baru, kata Ali Nizar, kepala perusahaan pemasaran minyak negara Irak, SOMO. Jalur pipa tersebut digunakan untuk mengekspor 12 juta barel minyak mentah dari pelabuhan selatan Irak sejak awal Juni hingga sekarang, tambah Nizar.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $83 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $78 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - NY Empire State Manufacturing Index

 

13.20

19.60

20:15

USA - Industrial Production MoM

 

0.2%

0.7%

20:15

USA - Manufacturing Production MoM

 

0.3%

0.6%

21:00

USA - NAHB Housing Market Index

 

37

37

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788