| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.03530 | 0.14% |
GBPUSD | 1.24320 | 0.17% |
AUDUSD | 0.62870 | 0.16% |
NZDUSD | 0.56520 | 0.19% |
USDJPY | 152.340 | 0.73% |
USDCHF | 0.91330 | -0.23% |
USDCAD | 1.42950 | -0.11% |
GOLDUD | 2,900.790 | -0.59% |
COFU | 73.20 | -0.16% |
USD/IDR | 16,369 | 0.04% |
Rabu, 12 Februari 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi bearish dipicu oleh sentimen pasca rilisnya laporan stok API dan data lesu penjualan mobil di China. Meski demikian, potensi berakhirnya gencatan senjata Gaza dan isyarat peningkatan tensi Iran dengan AS, membatasi penurunan harga.
Dalam laporan mingguan terbaru yang dirilis oleh grup industri API menunjukkan stok minyak mentah melonjak naik sebesar 9,04 juta barel untuk pekan yang berakhir 7 Februari. Laporan API tersebut mengindikasikan permintaan yang lesu di pasar energi AS. Meski demikian, pasar masih menantikan laporan resmi versi pemerintah yang akan dirilis Rabu malam oleh badan statistik EIA.
Turut membebani pergerakan harga, penjualan mobil di China turun 12% pada bulan Januari, menandai penurunan pertama sejak September dan penurunan terbesar dalam hampir setahun, karena produsen mobil bersiap menghadapi persaingan ketat di pasar mobil terbesar di dunia, ungkap data yang dirilis pada hari Selasa oleh Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA). Data tersebut sekaligus mengisyaratkan potensi penurunan permintaan bahan bakar.
Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Selasa memperingatkan bahwa gencatan senjata di Gaza akan berakhir dan militer Israel akan melanjutkan pertempuran dengan Hamas sampai dikalahkan jika kelompok itu tidak membebaskan sandera pada tengah hari Sabtu. Peringatan Israel itu dilontarkan setelah Netanyahu bertemu dengan beberapa menteri utama, termasuk pertahanan, urusan luar negeri, dan keamanan nasional, yang memberikan ultimatum dukungan penuh mereka.
Dukungan lainnya datang dari Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani pada hari Selasa mengatakan bahwa pernyataan dari Trump yang sembrono dan menghasut telah melanggar hukum internasional, dan memperingatkan bahwa setiap tindakan agresi akan memiliki konsekuensi yang parah, yang akan menjadi tanggung jawab penuh AS.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $75 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $71 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
22:30 | USA - EIA Crude Oil Stocks Change |
| 2.8M | 8.664M |
22:30 | USA - EIA Gasoline Stocks Change |
| 1.9M | 2.233M |