| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1591 | 0.21% |
GBPUSD | 1.3218 | 0.23% |
AUDUSD | 0.6536 | 0.31% |
NZDUSD | 0.5723 | 0.37% |
USDJPY | 156.05 | -0.37% |
USDCHF | 0.8037 | -0.16% |
USDCAD | 1.3971 | -0.05% |
GOLDUD | 4,226.31 | 0.41% |
COFU | 58.96 | 0.63% |
USD/IDR | 16,668 | -0.08% |
Senin, 01 Desember 2025 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak bullish dipicu oleh sentimen dari penegasan kembali komitmen OPEC+ untuk tidak menambah tingkat produksi hingga tahun depan. Selain itu kerusakan fasilitas di pelabuhan Laut Hitam akibat serangan Ukraina, dan meningkatnya tensi di salah satu jalur distribusi energi dunia juga menjadi katalis positif bagi harga minyak.
Kelompok produsen OPEC dan sekutunya pada hari Minggu merilis pernyataan yang menegaskan kembali komitmen untuk mempertahankan tingkat produksi minyak sebagaimanan disepakati sebelumnya hingga akhir tahun depan. Selain itu, dalam pertemuan hari Minggu tersebut, OPEC+ juga telah menyetujui sebuah mekanisme untuk menilai kapasitas produksi berkelanjutan maksimum negara-negara peserta yang akan digunakan sebagai referensi untuk baseline produksi tahun 2027. Pasca pertemuan, aliansi itu mendesak semua anggotanya untuk mematuhi kesesuaian dalam kuota produksi.
Dukungan lainnya datang dari serangan terbaru Ukraina yang merusak fasilitas infrastruktur pelabuhan Laut Hitam milik CPC di perairan Pelabuhan Novorossiysk, yang memaksa CPC menghentikan ekspor. Kazakhstan pada hari Minggu melayangkan protes keras atas tindakan Ukraina tersebut, dan memintanya untuk menghentikan serangan terhadap jalur penting yang menangani lebih dari 1% minyak dunia itu. CPC menyumbang sekitar 80% ekspor minyak dari Kazakhstan, anggota OPEC+, yang mengekspor sekitar 68,6 juta ton minyak tahun lalu.
Dari Timur Tengah, angkatan laut Iran pada hari Minggu menyita sebuah kapal berbendera Eswatini yang membawa muatan 350.000 liter bahan bakar selundupan, lapor kantor berita semi-resmi Tasnim. Sebelumnya pada hari Sabtu, pihak berwenang di dekat Pulau Kish mengatakan dua kapal yang membawa total 80.000 liter bahan bakar selundupan dihentikan berdasarkan perintah pengadilan. Meningkatnya aktivitas patroli di pesisir Iran dan Selat Hormuz turut memicu kekhawatiran akan berdampak pada pengiriman dari jalur utama distribusi energi dunia itu.
Sementara itu, dalam pembicaraan hari Minggu dengan Ukraina untuk membahas kesepakatan damai mengakhiri perang Rusia-Ukraina berlangsung sangat produktif, meskipun masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan, kata Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Menyusul setelahnya Presiden Trump mengisyaratkan kemungkinan besar kesepakatan untuk mengakhiri konflik di Eropa timur itu akan tercapai.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $62 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $57 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
21:45 | USA - S&P Global Manufacturing PMI Final |
| 51.9 | 52.5 |
22:00 | USA - ISM Manufacturing PMI |
| 48.6 | 48.7 |
22:00 | USA - Construction Spending MoM |
| -0.1% | 0.2% |