| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1705 | 0.05% |
GBPUSD | 1.3504 | -0.01% |
AUDUSD | 0.7158 | -0.06% |
NZDUSD | 0.5909 | -0.12% |
USDJPY | 159.49 | -0.09% |
USDCHF | 0.7843 | 0.01% |
USDCAD | 1.3669 | -0.02% |
GOLDUD | 4,741.96 | -0.33% |
COFU | 92.90 | 0.87% |
USD/IDR | 17,170 | 0.30% |
Kamis, 23 April 2026 - Harga minyak pagi terpantau bergerak bullish didukung oleh meningkatnya ketegangan di jalur pelayaran Selat Hormuz di tengah perundingan perdamaian AS - Iran yang masih terhenti. Meski demikian, isyarat positif pertemuan untuk memperpanjang gencatan senjata antara Israel - Lebanon, dan rilisnya laporan stok EIA membatasi kenaikan harga lebih lanjut.
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, pada hari Rabu menegaskan tidak akan tidak membuka kembali Selat Hormuz meskipun gencatan senjata telah diperpanjang oleh AS. Ghalibaf juga menambahkan bahwa gencatan senjata total hanya akan berlaku jika tidak ada blokade oleh angkatan laut AS. Penegasan tersebut disampaikan bersamaan dengan pengumuman penyitaan dua kapal kontainer yang berupaya keluar dari Teluk melalui Selat Hormuz pada hari Rabu.
Turut meningkatkan eskalasi ancaman di jalur pelayaran utama, militer AS telah mencegat setidaknya tiga kapal tanker berbendera Iran di perairan Asia dan mengalihkan mereka dari posisi mereka di dekat India, Malaysia, dan Sri Lanka, kata sumber-sumber perkapalan dan keamanan pada hari Rabu.
Sementara itu, Israel dan Lebanon dijadwalkan akan mengadakan putaran kedua perundingan di Washington hari Kamis 23 April, di mana Lebanon berencana meminta perpanjangan gencatan senjata selama satu bulan, kata seorang pejabat Lebanon pada hari Rabu.
Dari sisi stok, EIA melaporkan persediaan minyak mentah AS meningkat sebesar 1,93 juta barel pada penutupan pekan yang berakhir 17 April, melebihi ekspektasi awal yang memperkirakan stok akan naik sebesar 1,2 juta barel. Laporan EIA tersebut mengindikasikan permintaan yang lesu di pasar minyak AS.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $97 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $92 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
19:30 | USA - Chicago Fed National Activity Index |
| 0.2 | -0.11 |
19:30 | USA - Initial Jobless Claims |
| 212K | 207K |
20:45 | USA - S&P Global Manufacturing PMI Flash |
| 52.5 | 52.3 |
20:45 | USA - S&P Global Services PMI Flash |
| 50 | 49.8 |