Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Menguat Ditopang Berakhirnya Gencatan Senjata 60 Hari AS - Iran
Minyak Menguat Ditopang Berakhirnya Gencatan Senjata 60 Hari AS - Iran
Tuesday, 18 August 2026

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1582

-0.03%

GBPUSD

1.3548

0.00%

AUDUSD

0.7107

0.01%

NZDUSD

0.5902

-0.08%

USDJPY

159.48

0.01%

USDCHF

0.8101

0.12%

USDCAD

1.3871

0.00%

GOLDUD

4,416.20

-0.29%

COFU

84.10

0.07%

USD/IDR

17,830

0.00%

Fokus Crude Oil:

  • Trump mengatakan tidak tertarik untuk memperbarui kesepakatan gencatan senjata dengan Teheran yang telah berakhir pada 17 Agustus.
  • Iran bersiap mengambil sikap yang lebih ofensif terkait situasi di Selat Hormuz dan kawasan yang lebih luas, ungkap pejabat senior Teheran.

************************************************************

Selasa, 18 Agustus 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bullish dipicu oleh isyarat potensi eskalasi konflik AS - Iran pasca berakhirnya kesepakatan gencatan senjata 60 hari, yang memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan yang lebih luas di wilayah regional Timur Tengah.

Presiden AS Donald Trump pada hari Senin menyatakan tidak tertarik untuk memperbarui kesepakatan gencatan senjata 60 hari dengan Teheran yang secara teknis berakhir pada 17 Agustus. Trump juga menegaskan bahwa AS memiliki posisi tawar yang kuat, merujuk pada blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Menanggapi pernyataan Trump, seorang pejabat senior Iran pada hari Senin mengatakan bahwa Teheran akan beralih ke sikap militer yang lebih ofensif, dan entitas-entitas Iran telah bersiap untuk meningkatkan ketegangan di Selat Hormuz dan kawasan yang lebih luas.

Dukungan lainnya datang dari data terbaru pelacakan kapal Kpler yang menunjukkan lalu lintas kapal yang melewati Selat Hormuz melambat, setelah sempat naik sedikit dari akhir pekan. Sebanyak enam kapal kargo melintasi selat pada hari Senin, dibandingkan dengan rata-rata 10 hari sebanyak 11 kapal. Selain itu dari Laut Merah, juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, pada hari Senin mengklaim telah menyerang kapal militer Saudi dan empat kapal pengawal menggunakan rudal di Selat Bab el-Mandeb, Laut Merah.

Sementara itu. Volume pengolahan minyak mentah China bulan Juli naik sebesar 210.000 bph, yang sekaligus menandai kenaikan bulanan pertama sejak perang Iran dimulai pada akhir Februari, menurut data resmi dari Biro Statistik Nasional yang dirilis hari Senin.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $82 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $86 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - Building Permits

 

1.37M

1.374M

19:30

USA - Housing Starts

 

1.35M

1.427M

19:30

USA - Export Prices MoM

 

0.2%

-0.6%

19:30

USA - Import Prices MoM

 

0.1%

0.3%

20:15

USA - Industrial Production MoM

 

0.3%

0.1%

20:15

USA - Manufacturing Production MoM

 

0.2%

0%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788