| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.07390 | 0.01% |
GBPUSD | 1.27070 | 0.02% |
AUDUSD | 0.66550 | 0.14% |
NZDUSD | 0.61360 | 0.05% |
USDJPY | 157.830 | -0.02% |
USDCHF | 0.88440 | -0.03% |
USDCAD | 1.37170 | -0.01% |
GOLDUD | 2,328.790 | 0.03% |
COFU | 80.75 | 0.00% |
USD/IDR | 16,390 | -0.06% |
Rabu, 19 Juni 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkonsolidasi di atas level $80 per barel. Dukungan terhadap harga minyak datang dari potensi konflik baru yang lebih besar antara Israel dengan kelompok Hizbullah Lebanon, dan gangguan output minyak Rusia. Sementara itu, harapan penurunan acuan suku bunga AS pada bulan September membatasi pergerakan harga lebih lanjut.
Meningkatnya potensi konflik baru di wilayah Timur Tengah semakin menguat pasca Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, pada hari Selasa memperingatkan akan segera mengambil keputusan untuk perang habis-habisan dengan Hizbullah. Katz menambahkan bahwa keputusan tersebut dipicu oleh ancaman yang dilontarkan oleh ketua kelompok Hizbullah, Sayyed Hassan Nasrallah, yang berencana menargetkan pelabuhan Haifa. Ketegangan antara Israel dengan Hizbullah telah meningkat selama delapan bulan terakhir seiring dengan berlangsungnya konflik Gaza.
Serangan pesawat tak berawak Ukraina menyebabkan kebakaran besar di tangki bahan bakar di terminal minyak di pelabuhan Azov di selatan Rusia pada hari Selasa, menurut sumber dari Kementerian Situasi Darurat Rusia dan Dinas Keamanan Ukraina (SBU). Pelabuhan Azov memiliki dua terminal produk minyak, DonTerminal dan Azovproduct, yang menangani total sekitar 220.000 ton bahan bakar untuk ekspor selama periode Januari hingga Mei 2024. Sumber dari SBU menambahkan bahwa mereka akan terus menyerang kompleks penyulingan minyak Rusia.
Sementara itu, data ekonomi terbaru AS menunjukkan bahwa penjualan ritel pada bulan Mei hanya meningkat sebesar 0,1% atau hampir tidak terjadi peningkatan, dan data penjualan bulan April juga direvisi turun, ungkap laporan yang dirilis hari Selasa oleh Departemen Perdagangan AS. Laporan tersebut mengindikasikan aktivitas ekonomi AS yang masih lesu pada kuartal kedua, dan memicu ekspektasi bahwa The Fed masih mungkin untuk menurunkan acuan suku bunga pada bulan September mendatang.
Masih dari AS, grup industri API melaporkan stok minyak mentah dalam sepekan naik sebesar 2,26 juta barel untuk pekan yang berakhir 14 Juni. Stok bensin dilaporkan turun sebesar 1,08 juta barel. Untuk laporan resmi versi pemerintah dari EIA ditunda perilisannya karena adanya libur dalam rangka perayaan Juneteenth National Independence Day.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $83 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $78 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
21:00 | USA - NAHB Housing Market Index |
| 45 | 45 |