| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1657 | -0.11% |
GBPUSD | 1.3539 | -0.13% |
AUDUSD | 0.6502 | -0.17% |
NZDUSD | 0.5924 | -0.25% |
USDJPY | 147.26 | 0.41% |
USDCHF | 0.8073 | 0.07% |
USDCAD | 1.3809 | 0.04% |
GOLDUD | 3,336.80 | -0.13% |
COFU | 63.91 | -0.08% |
USD/IDR | 16,232 | -0.84% |
Jumat, 15 Agustus 2025 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak terkoreksi bearish seiring menguatnya sinyal tercapainya kesepakatan terkait Ukraina jelang pertemuan Trump dan Putin hari ini. Selain itu, rilisnya data ekonomi China yang lesu juga turut membuat pergerakan harga minyak ikut terbatasi.
Jelang pertemuan puncak di Alaska pada hari ini, Presiden AS Donald Trump secara optimis menyatakan bahwa ia yakin Presiden Rusia Vladimir Putin siap mengakhiri perang di Ukraina, dan untuk mencapai perdamaian secara penuh kemungkinan membutuhkan setidaknya pertemuan kedua yang melibatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy. Prospek Putin untuk menyetujui kesepakatan damai Ukraina tersebut memicu potensi AS untuk meringankan sanksi ekonomi terhadap Rusia, yang sekaligus mengindikasikan peningkatan pasokan minyak Rusia untuk diekspor ke pasar global.
Turut membebani harga, produksi industri China tumbuh 5,7% secara yoy pada bulan Juli, melambat dari kenaikan 6,8% pada bulan Juni, ungkap data yang dirilis hari Jumat oleh Biro Statistik Nasional (NBS). Selain itu, penjualan sektor ritel yang menjadi tolak ukur konsumsi juga dilaporkan tumbuh melambat sebesar 3,7% pada bulan Juli, dari sebelumnya 4,8% di bulan Juni.
Masih dari China, investasi properti dilaporkan turun 12,0% dalam tujuh bulan pertama tahun ini dibandingkan periode yang sama tahun lalu, setelah turun 11,2% pada paruh pertama tahun ini, menurut data resmi yang dirilis pada hari Jumat.
Sementara itu, ketegangan situasi di Timur Tengah terutama Gaza semakin meningkat. Menteri Keuangan sayap kanan Israel, Bezalel Smotrich, pada hari Kamis mengumumkan akan mulai membagi Tepi Barat dan memisahkannya dari Yerusalem Timur, sebuah langkah yang menandai kehancuran penuh harapan untuk mencapai kesepakatan damai di wilayah tersebut.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $66 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $61 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
19:30 | USA - Retail Sales MoM |
| 0.5% | 0.6% |
19:30 | USA - Export Prices MoM |
| 0.1% | 0.5% |
19:30 | USA - Import Prices MoM |
| 0% | 0.1% |
19:30 | USA - NY Empire State Manufacturing Index |
| 0 | 5.50 |
20:15 | USA - Industrial Production MoM |
| 0% | 0.3% |
20:15 | USA - Manufacturing Production MoM |
| 1.35 | 0.8% |