| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.03880 | -0.45% |
GBPUSD | 1.25110 | -0.27% |
AUDUSD | 0.62430 | -0.42% |
NZDUSD | 0.56420 | -0.21% |
USDJPY | 157.730 | 0.29% |
USDCHF | 0.90650 | 0.30% |
USDCAD | 1.43360 | 0.21% |
GOLDUD | 2,642.690 | 0.21% |
COFU | 74.52 | 0.27% |
USD/IDR | 16,187 | -0.39% |
Rabu, 08 Januari 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak pada tren bullish didukung oleh sentimen pasca rilisnya survei produksi OPEC bulan Desember dan laporan stok API. Selain itu, menguatnya sinyal optimis akan pertumbuhan ekonomi China juga turut memberikan dukungan pada harga minyak.
Produksi minyak OPEC turun sebesar 50.000 bph pada bulan Desember menjadi 26,46 juta bph, setelah dua bulan mengalami peningkatan, ungkap hasil survei terbaru Reuters. Untuk penurunan terbesar berasal dari UEA dan Iran yang mencatatkan penurunan masing-masing sebesar 90.000 bph dan 70.000 bph di bawah target kuota yang disepakati. Hasil survei tersebut menunjukkan komitmen para anggota aliansi dalam menjaga output minyak yang diproduksi.
Masih dari sisi pasokan, grup industri API merilis laporan mingguan terbaru yang menunjukkan stok minyak mentah AS mengalami penurunan sebesar 4,02 juta barel untuk pekan yang berakhir 3 Januari. Laporan API tersebut mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar energi AS. Meski demikian, pasar masih menantikan laporan resmi versi pemerintah yang akan dirilis Rabu malam oleh badan statistik EIA.
Sentimen positif lainnya, Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional (NDRC), perencana ekonomi utama China, pada hari Selasa merilis pedoman untuk membangun pasar nasional yang terpadu, guna mendorong peningkatan permintaan domestik sekaligus mempercepat integrasi dan konektivitas infrastruktur pasar. Berita tersebut menambah optimisme akan petumbuhan ekonomi di negara importir minyak terbesar pertama dunia itu.
Sementara itu, Presiden terpilih AS Donald Trump pada hari Selasa menegaskan akan mencabut larangan pengeboran minyak dan gas lepas pantai saat hari pertama ia menjabat pada tanggal 20 Januari mendatang. Trump juga menambahkan bahwa ia berencana membuka pengembangan minyak dan gas di Suaka Margasatwa Arktik Nasional dan akan berusaha memblokir proyek angin baru. Komentar Trump tersebut mengindikasikan potensi meningkatnya output minyak dan gas AS di masa mendatang.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $77 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $72 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
20:15 | USA - ADP Employment Change |
| 140K | 146K |
20:30 | USA - Initial Jobless Claims |
| 218K | 211K |
20:30 | USA - Continuing Jobless Claims |
| 1870K | 1844K |
22:30 | USA - EIA Crude Oil Stocks Change |
| -0.25M | -1.178M |
22:30 | USA - EIA Gasoline Stocks Change |
| 0.5M | 7.717M |