Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Melaju Positif Dipicu Survei Output Terbaru OPEC Serta Laporan API
Minyak Melaju Positif Dipicu Survei Output Terbaru OPEC Serta Laporan API
Wednesday, 08 January 2025

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.03880

-0.45%

GBPUSD

1.25110

-0.27%

AUDUSD

0.62430

-0.42%

NZDUSD

0.56420

-0.21%

USDJPY

157.730

0.29%

USDCHF

0.90650

0.30%

USDCAD

1.43360

0.21%

GOLDUD

2,642.690

0.21%

COFU

74.52

0.27%

USD/IDR

16,187

-0.39%

Fokus Crude Oil:

  • Output minyak OPEC turun pada bulan Desember setelah meningkat selama dua bulan, ungkap hasil survei Reuters.
  • Perencana ekonomi utama China, NDRC, rilis pedoman untuk membangun pasar nasional yang terpadu.

***********************************************************

Rabu, 08 Januari 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak pada tren bullish didukung oleh sentimen pasca rilisnya survei produksi OPEC bulan Desember dan laporan stok API. Selain itu, menguatnya sinyal optimis akan pertumbuhan ekonomi China juga turut memberikan dukungan pada harga minyak.

Produksi minyak OPEC turun sebesar 50.000 bph pada bulan Desember menjadi 26,46 juta bph, setelah dua bulan mengalami peningkatan, ungkap hasil survei terbaru Reuters. Untuk penurunan terbesar berasal dari UEA dan Iran yang mencatatkan penurunan masing-masing sebesar 90.000 bph dan 70.000 bph di bawah target kuota yang disepakati. Hasil survei tersebut menunjukkan komitmen para anggota aliansi dalam menjaga output minyak yang diproduksi.

Masih dari sisi pasokan, grup industri API merilis laporan mingguan terbaru yang menunjukkan stok minyak mentah AS mengalami penurunan sebesar 4,02 juta barel untuk pekan yang berakhir 3 Januari. Laporan API tersebut mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar energi AS. Meski demikian, pasar masih menantikan laporan resmi versi pemerintah yang akan dirilis Rabu malam oleh badan statistik EIA.

Sentimen positif lainnya, Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional (NDRC), perencana ekonomi utama China, pada hari Selasa merilis pedoman untuk membangun pasar nasional yang terpadu, guna mendorong peningkatan permintaan domestik sekaligus mempercepat integrasi dan konektivitas infrastruktur pasar. Berita tersebut menambah optimisme akan petumbuhan ekonomi di negara importir minyak terbesar pertama dunia itu.

Sementara itu, Presiden terpilih AS Donald Trump pada hari Selasa menegaskan akan mencabut larangan pengeboran minyak dan gas lepas pantai saat hari pertama ia menjabat pada tanggal 20 Januari mendatang. Trump juga menambahkan bahwa ia berencana membuka pengembangan minyak dan gas di Suaka Margasatwa Arktik Nasional dan akan berusaha memblokir proyek angin baru. Komentar Trump tersebut mengindikasikan potensi meningkatnya output minyak dan gas AS di masa mendatang.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $77 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $72 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

20:15

USA - ADP Employment Change

 

140K

146K

20:30

USA - Initial Jobless Claims

 

218K

211K

20:30

USA - Continuing Jobless Claims

 

1870K

1844K

22:30

USA - EIA Crude Oil Stocks Change

 

-0.25M

-1.178M

22:30

USA - EIA Gasoline Stocks Change

 

0.5M

7.717M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788