Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Kian Merosot Diterpa Sejumlah Sentimen Negatif
Minyak Kian Merosot Diterpa Sejumlah Sentimen Negatif
Thursday, 23 January 2025

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.04140

-0.11%

GBPUSD

1.23210

-0.10%

AUDUSD

0.62810

-0.21%

NZDUSD

0.56710

-0.18%

USDJPY

156.230

0.19%

USDCHF

0.90570

0.08%

USDCAD

1.43790

0.12%

GOLDUD

2,755.520

-0.15%

COFU

75.39

-0.23%

USD/IDR

16,320

-0.37%

Fokus Crude Oil:

  • Sebanyak 51% perusahaan AS di China khawatir hubungan dagang AS dengan China akan memburuk, ungkap survei tahunan AmCham.
  • Trump ancam kenakan tambahan tarif baru terhadap Rusia dan negara lain jika kesepakatan damai Ukraina tidak tercapai.

***********************************************************

Kamis, 23 Januari 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau masih bergerak tertekan dibebani oleh sejumlah sentimen negatif antara lain kekhawatiran akan memburuknya hubungan dagang AS dengan China, ancaman tarif baru Trump terhadap Rusia, dan laporan stok terbaru API.

Survei tahunan terbaru yang dirilis pada hari Kamis oleh Kamar Dagang AS (AmCham) menunjukkan 51% dari 368 perusahaan AS di China khawatir akan memburuknya hubungan dagang antara AS dengan China di masa mendatang. Level kekhawatiran tersebut sekaligus merupakan level tertinggi dalam 5 tahun. Ketua AmCham China, Alvin Liu, mengatakan bahwa kestabilan hubungan antara kedua negara ekonomi terbesar dunia ini sangat penting karena akan turut mempengaruhi kestabilan ekonomi global.

Turut membebani pergerakan harga, Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu mengatakan akan menambahkan tarif baru dalam daftar sanksi terhadap Rusia jika tidak membuat kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Ukraina, dan menambahkan bahwa hal itu juga dapat diterapkan pada negara lainnya yang terlibat.

Di sisi pasokan, dalam laporan mingguan terbaru yang dirilis oleh grup industri API menunjukkan stok minyak mentah meningkat sebesar 1 juta barel untuk pekan yang berakhir 10 Januari. Untuk stok bensin juga dilaporkan mengalami kenaikan sebesar 5,39 juta barel. Laporan API tersebut mengindikasikan permintaan yang lesu di pasar energi AS. Meski demikian, pasar masih menantikan laporan resmi versi pemerintah yang akan dirilis pada Kamis malam oleh badan statistik EIA.

Sementara itu, China berencana memberikan perlakuan yang sama kepada lembaga keuangan asing seperti lembaga keuangan domestik dalam menawarkan jenis layanan keuangan baru yang belum tersedia di negara tersebut di beberapa zona perdagangan bebas, kata bank sentral pada hari Rabu. Mengacu pada pedoman yang diterbitkan bersama oleh lima lembaga pemerintah, China juga berencana untuk memfasilitasi transfer dana masuk dan keluar terkait dengan investasi asing di area tersebut di wilayah seperti Beijing dan Shanghai.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $78 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $73 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

20:30

USA - Initial Jobless Claims

 

220K

217K

20:30

USA - Continuing Jobless Claims

 

1860K

1859K

22:30

USA - EIA Crude Oil Stocks Change

 

 

-1.961M

22:30

USA - EIA Gasoline Stocks Change

 

 

5.852M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788