Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Kembali Bangkit Didukung Sinyal Penurunan Suku Bunga AS
Minyak Kembali Bangkit Didukung Sinyal Penurunan Suku Bunga AS
Thursday, 01 February 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.08120

-0.05%

GBPUSD

1.26870

-0.06%

AUDUSD

0.65640

-0.06%

NZDUSD

0.61160

-0.10%

USDJPY

146.880

-0.25%

USDCHF

0.86130

0.08%

USDCAD

1.34330

0.02%

GOLDUD

2,037.390

0.31%

COFU

75.96

0.65%

USD/IDR

15,775

0.06%

Fokus Crude Oil:

  • Powell melihat suku bunga acuan yang lebih rendah akan segera terjadi dengan surutnya inflasi.
  • China akan luncurkan sejumlah stimulus senilai 330 juta yuan ($46 juta) di sektor properti.

***************************************************************

Kamis, 01 Februari 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau mengalami koreksi menguat didukung oleh beberapa sentimen positif antara lain sinyal penurunan suku bunga acuan AS, potensi membaiknya perekonomian China serta eskalasi situasi di Laut Merah.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada hari Rabu mengatakan bahwa suku bunga acuan AS telah mencapai puncaknya dan akan turun dalam beberapa bulan mendatang, dengan inflasi yang terus turun dan ekspektasi akan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Saat ini Fed mempertahankan suku bunga acuan AS pada kisaran 5,25% - 5,50%. Meskipun Powell mengatakan penurunan suku bunga pada bulan Maret tidak mungkin terjadi, namun para ahli berpendapat bahwa bank sentral dapat mulai menurunkan suku bunga pada bulan Juni, data menunjukkan biaya tenaga kerja AS naik kurang dari perkiraan pada kuartal keempat dan kenaikan tahunan tersebut merupakan yang terkecil dalam dua tahun terakhir.

Turut mendukung pergerakan harga minyak, China berencana luncurkan sejumlah stimulus untuk mendukung sektor properti pasca disetujuinya pinjaman pembangunan pertama senilai 330 juta yuan ($46 juta) dibawah skema "whitelist mechanism", ungkap laporan resmi Securities Times pada hari Rabu. Berita tersebut memberikan harapan akan membantu pemulihan ekonomi China, yang seperempat PDB nya berasal dari sektor properti, dan juga akan turut mendongrak permintaan minyak yang diperkirakan tumbuh sebesar 530 ribu bph pada tahun 2024.

Sentimen positif lainnya datang dari gejolak situasi di Laut Merah yang masih belum mereda. AS dilaporkan menyerang 10 pesawat drone di Yaman yang sedang bersiap untuk diluncurkan, kata seorang pejabat AS pada Rabu malam, di tengah meningkatnya ketegangan, membuka tab baru dari perang di Gaza yang menyebar ke seluruh wilayah tersebut. Militan Houthi yang bersekutu dengan Iran, yang menguasai wilayah terpadat di Yaman, telah meluncurkan gelombang serangan drone dan rudal ke kapal-kapal komersial di Laut Merah dan Teluk Aden dalam beberapa pekan terakhir, menyebutnya sebagai respons terhadap operasi militer Israel di Gaza serta menunjukkan solidaritas kepada Palestina.

Sementara itu dari sisi pasokan dilaporkan bahwa stok minyak mentah AS dalam sepekan naik secara tak terduga sebesar 1,23 juta barel, ungkap laporan yang dirilis Rabu malam oleh badan statistik pemerintah, Energy Information Administration (EIA) untuk pekan yang berakhir 26 Januari. Selain itu, stok bensin juga dilaporkan naik sebesar 1,16 juta barel, melebihi prediksi awal yang memperkirakan kenaikan sebesar 1,48 juta barel. Laporan EIA itu mengindikasikan permintaan yang se dang lesu di pasar energi AS.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $78 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $74 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

20:30

USA - Continuing Jobless Claims

 

1840K

1833K

20:30

USA - Initial Jobless Claims

 

212K

214K

22:00

USA - ISM Manufacturing PMI

 

47.0

47.4

22:00

USA - Construction Spending MoM

 

0.5%

0.4%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 3002 7788