Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Berpotensi Menguat Menyusul Isyarat Meluasnya Konflik AS - Iran
Minyak Berpotensi Menguat Menyusul Isyarat Meluasnya Konflik AS - Iran
Thursday, 30 July 2026

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1459

-0.03%

GBPUSD

1.3369

-0.10%

AUDUSD

0.6955

0.10%

NZDUSD

0.5795

0.17%

USDJPY

163.40

0.06%

USDCHF

0.8135

0.16%

USDCAD

1.4046

0.00%

GOLDUD

4,074.84

0.26%

COFU

84.65

-1.29%

USD/IDR

18,082

0.00%

Fokus Crude Oil:

  • Arab Saudi berupaya membentuk koalisi internasional untuk mengamankan pelayaran di Laut Merah dari serangan Houthi.
  • Pesawat drone menghantam kapal tanker penyimpanan gas milik AS di pelabuhan Damietta, Mesir, yang terletak di Laut Tengah.

************************************************************

Kamis, 30 Juli 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi bearish tertekan oleh sentimen dari rencana Arab Saudi membentuk koalisi untuk mengamankan jalur Laut Merah, dan rilisnya laporan stok API. Meski demikian, isyarat konflik AS - Iran meluas ke negara-negara lain, dan gangguan lebih lanjut di jalur Laut Merah berpotensi mendorong harga kembali menguat.

Arab Saudi berupaya membangun koalisi internasional untuk melindungi pelayaran di Laut Merah dari serangan Houthi, ungkap dua sumber pada hari Rabu. Saat ini Saudi sedang membahas komposisi koalisi dengan puluhan negara , tambah sumber tersebut. Upaya Saudi tersebut berpotensi menstabilkan kekhawatiran gangguan pasokan melalui jalur pengiriman utama kedua di wilayah regional yang mulai di blokade oleh kelompok Houthi Yaman sejak 20 Juli lalu.

Turut membebani harga, dari sisi pasokan, EIA melaporkan persediaan minyak mentah AS merosot turun sebesar 7,17 juta barel pada pekan yang berakhir 24 Juli, melebihi ekspektasi awal yang memperkirakan stok akan turun sebesar 1,3 juta barel. Laporan EIA itu mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar minyak AS.

Sementara itu, konflik AS - Iran yang sedang berlangsung menunjukkan sinyal meluas ke lebih banyak negara. Komando Pusat AS mengatakan telah melancarkan serangan baru terhadap Iran pada hari Rabu, sebagai tanggapan atas serangan pesawat drone menghantam kapal tanker penyimpanan gas milik AS di pelabuhan Damietta, Mesir, yang terletak di Laut Tengah. Serangan terbaru di Irak dan Mesir ini berisiko menyeret lebih banyak negara Timur Tengah ke dalam konflik.

Masih dari Timur Tengah, kelompok Houthi Yaman sedang mengkaji penerapan biaya bagi sebagian besar lalu lintas kapal yang melewati Selat Bab el-Mandeb—jalur penghubung antara wilayah selatan Laut Merah dan Teluk Aden, ujar sejumlah sumber. Usulan pengenaan biaya ini muncul dari diskusi antara pejabat Iran dan delegasi Houthi. Jika diterapkan maka rencana tersebut berpotensi menambah beban logistik di samping blokade yang tengah berlangsung saat ini.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $86 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $81 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - GDP Growth Rate QoQ

 

2.1%

2.1%

19:30

USA - Initial Jobless Claims

 

200K

187K

19:30

USA - Continuing Jobless Claims

 

1800K

1796K

19:30

USA - PCE Price Index MoM

 

-0.1%

0.4%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788