Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Bergerak Terkonsolidasi Jelang Pertemuan China - UE
Minyak Bergerak Terkonsolidasi Jelang Pertemuan China - UE
Wednesday, 23 July 2025

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1735

0.17%

GBPUSD

1.3526

0.06%

AUDUSD

0.6554

0.15%

NZDUSD

0.6001

0.12%

USDJPY

146.58

-0.26%

USDCHF

0.7918

-0.06%

USDCAD

1.3604

-0.03%

GOLDUD

3,430.90

0.24%

COFU

65.49

0.09%

USD/IDR

16,302

0.00%

Fokus Crude Oil:

  • UE berencana menekan China dalam pertemuan KTT hari Kamis di Beijing, kata seorang pejabat UE.
  • AS dan Jepang telah mencapai kesepakatan yang akan menurunkan tarif pada 1 Agustus nanti, kata Trump.

************************************************************

Rabu, 23 Juli 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi naik tipis di tengah ketidakpastian jelang pertemuan puncak antara China dengan UE. Beberapa sentimen yang mendukung harga antara lain tercapainya kesepakatan dagang AS dengan Jepang, potensi tindakan balasan dari Houthi, dan rilisnya laporan stok API.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa Antonio Costa berencana untuk menekan China terkait pembatasan logam tanah jarang dan perang di Ukraina dalam pertemuan KTT yang akan berlangsung pada hari Kamis di Beijing, kata pejabat UE pada hari Selasa. Komentar tersebut menyusul pernyataan yang disampaikan sebelumnya pada hari Senin oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri China bahwa beberapa pihak di UE terlalu membesar-besarkan isu ekonomi dan ikut campur tangan yang tidak perlu dalam hubungan dagang China - UE.

Sementara itu, Presiden Donald Trump pada hari Selasa mengatakan bahwa AS dan Jepang telah mencapai kesepakatan yang akan menurunkan tarif untuk semua barang impor Jepang menjadi 15% dari 25%, sebagai imbalan dari komitmen Jepang untuk berinvestasi $550 miliar di AS dan membuka pasarnya untuk barang-barang AS. Tercapainya kesepakatan menjelang tenggat waktu 1 Agustus itu meredakan ancaman konflik dagang baru dan memicu harapan akan disusul pula oleh kesepakatan dengan negara-negara lainnya.

Turut mendukung harga, Departemen Keuangan AS pada hari Selasa menjatuhkan sanksi terhadap dua individu dan lima entitas karena dituduh terlibat dalam jaringan penyelundupan minyak bumi dan penghindaran sanksi yang terkait dengan Houthi di Yaman dan UEA. Sanksi tersebut memicu kekhawatiran akan tindakan balasan dari kelompok Houthi yang berpotensi meningkatkan ancaman keamanan di jalur pelayaran di Laut Merah.

Dari sisi pasokan, dalam laporan terbaru yang dirilis oleh grup industri API menunjukkan stok minyak mentah turun sebesar 577.000 barel untuk pekan yang berakhir 18 Juli. Selain itu, stok bensin juga dilaporkan turun sebesar 1,23 juta barel. Laporan API itu mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar energi AS. Meski demikian, pelaku masih menantikan laporan resmi versi pemerintah yang akan dirilis Rabu malam oleh EIA.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $68 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $63 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:00

USA - Existing Home Sales

 

4.01M

4.03M

21:30

USA - EIA Crude Oil Stocks Change

 

 

-3.859M

21:30

USA - EIA Gasoline Stocks Change

 

 

3.399M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788