Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Bergerak Menguat Didukung Pandangan Optimis OPEC
Minyak Bergerak Menguat Didukung Pandangan Optimis OPEC
Friday, 19 June 2026

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1463

-0.03%

GBPUSD

1.3206

-0.02%

AUDUSD

0.7020

-0.16%

NZDUSD

0.5765

-0.21%

USDJPY

161.39

-0.19%

USDCHF

0.8050

-0.02%

USDCAD

1.4135

0.06%

GOLDUD

4,204.63

-0.39%

COFU

75.40

0.29%

USD/IDR

17,821

0.00%

Fokus Crude Oil:

  • OPEC estimasikan permintaan minyak global akan terus tumbuh dalam empat tahun ke depan, mencapai 124 juta bph pada 2050.
  • Tiga kapal tanker Saudi dengan muatan 6 juta barel minyak mentah berlayar melalui Selat Hormuz pasca kesepakatan Iran ditandatangani.

************************************************************

Jumat, 19 Juni 2026 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak menguat didukung oleh sentimen dari pandangan optimis OPEC akan permintaan minyak. Meski demikian, sinyal kembali pulihnya aliran pasokan melalui jalur Selat Hormuz membatasi kenaikan harga lebih lanjut.

Dalam Laporan Prospek Minyak Dunia terbaru yang dirilis hari Kamis, OPEC memperkirakan permintaan minyak global akan terus tumbuh dalam empat tahun ke depan, mencapai 124 Juta Barel Per Hari pada tahun 2050. Sekretaris Jenderal OPEC Haitham Al Ghais menambahkan bahwa kelompok aliansi produsen itu optimis permintaan akan terus tumbuh tanpa puncak yang terlihat, melihat dari perubahan kebijakan di seluruh dunia yang mendukung konsumsi minyak.

Dukungan lainnya datang dari Ukraina yang melancarkan serangan drone terbesar ke Rusia pada hari Kamis, menghantam kilang minyak Moskow yang terletak hanya 15 kilometer dari Kremlin, di distrik Kapotnya bagian tenggara, menandai serangan untuk kedua kalinya minggu ini terhadap kilang tersebut. Walikota Moskow Sergei Sobyanin mengkonfirmasi bahwa pertahanan udara menembak jatuh setidaknya 194 drone yang menuju ibu kota Rusia, dan memaksa badan penerbangan Rusia untuk menangguhkan sementara penerbangan di semua bandara utama Moskow pada hari Kamis.

Sementara itu, tiga kapal tanker super berbendera Saudi dengan muatan enam juta barel minyak mentah berlayar melalui Selat Hormuz beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri perang mereka, ungkap data pelacakan kapal, Kpler, pada hari Kamis. Situasi tersebut mengindikasikan kembali pulihnya aliran pasokan minyak melalui Selat Hormuz.

Turut membebani harga, Menteri Perminyakan Irak Basim Mohammed pada hari Kamis mengatakan ladang minyak negara itu siap untuk melanjutkan produksi dan kembalinya ke tingkat produksi normal akan terjadi secara bertahap hingga tingkat produksi sebelumnya dipulihkan. Di hari yang sama, Kuwait Petroleum Corp mengatakan bahwa semua pemberitahuan force majeure yang dikeluarkan selama perang akan segera dicabut.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $78 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $73 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

All Day

USA - Juneteenth Federal Holiday

 

 

 

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788