Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Bergerak Datar Diterpa Beragam Sentimen Bias
Minyak Bergerak Datar Diterpa Beragam Sentimen Bias
Wednesday, 07 February 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.07530

0.08%

GBPUSD

1.25960

0.09%

AUDUSD

0.65230

0.21%

NZDUSD

0.60950

0.23%

USDJPY

147.940

-0.05%

USDCHF

0.86950

-0.01%

USDCAD

1.34920

-0.11%

GOLDUD

2,035.690

0.06%

COFU

72.76

0.10%

USD/IDR

15,715

-0.03%

Fokus Crude Oil:

  • EIA proyeksikan pertumbuhan produksi minyak mentah AS akan melambat tajam pada tahun 2024.
  • AS, Qatar dan Mesir siapkan rencana diplomatik untuk menjembatani gencatan senjata di Gaza.

***************************************************************

Rabu, 07 Februari 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkonsolidasi dipicu oleh beragam sinyal bias di pasar. Proyeksi EIA serta potensi kenaikan harga bahan bakar memberikan dukungan pada harga minyak. Di sisi lain, desakan gencatan senjata di Gaza dan laporan API membebani pergerakan harga lebih lanjut.

Dalam laporan Outlook Energi Jangka Pendek yang dirilis hari Selasa, Energy Information Administration (EIA) memproyeksikan akan terjadinya perlambatan pertumbuhan produksi minyak mentah AS sebesar 1,200 ribu bph menjadi 1,700 ribu bph, jauh lebih rendah dari kenaikan produksi tahun lalu sebesar 1,02 juta bph. EIA juga menambahkan bahwa level pertumbuhan itu akan tetap stabil hingga tahun 2025.

Sentimen positif lainnya datang dari data terbaru yang menunjukkan persediaan solar, minyak pemanas dan minyak gas berada di bawah rata-rata musiman sepuluh tahun sebelumnya di Amerika Utara, Eropa dan Singapura pada bulan Januari. Situasi tersebut dipicu oleh ketegangan di Laut Merah yang belum kunjung mereda, sehingga membuat pengalihan jalur kapal dan membutuhkan waktu lebih lama dari produsen sampai ke pengguna akhir. Data tersebut mengindikasikan potensi kenaikan pada harga bahan bakar dalam waktu dekat.

Sementara itu, mediator AS, Qatar dan Mesir menyiapkan dorongan diplomatik untuk menjembatani perbedaan antara Israel dan Hamas mengenai rencana gencatan senjata di Gaza setelah kelompok Palestina menanggapi proposal untuk memperpanjang jeda pertempuran dan pembebasan sandera. Pihak Hamas pada hari Selasa dilaporkan telah membalas proposal yang diajukan seminggu lalu oleh AS dan Israel pada pertemuan di Paris dengan Mesir dan Qatar.

Di sisi pasokan, grup industri American Petroleum Institute (API) melaporkan stok minyak mentah dan stok bensin AS dalam sepekan naik masing-masing sebesar 674 ribu barel dan 3,65 juta barel untuk pekan yang berakhir 2 Februari. Laporan API tersebut menunjukkan kondisi permintaan yang sedang lesu di pasar energi AS. Meski demikian, pelaku masih menantikan rilisnya laporan resmi versi pemerintah yang akan dirilis Rabu malam oleh badan statistik, Energy Information Administration (EIA).

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $76 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $72 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

20:30

USA - Trade Balance

 

$-62.2B

$-63.2B

22:30

USA - EIA Crude Oil Stocks Change

 

1.895M

1.234M

22:30

USA - EIA Gasoline Stocks Change

 

0.140M

1.156M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 3002 7788