| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0786 | 0.26% |
GBPUSD | 1.2886 | 0.15% |
AUDUSD | 0.6334 | 0.21% |
NZDUSD | 0.5721 | 0.31% |
USDJPY | 149.32 | -0.41% |
USDCHF | 0.8914 | -0.19% |
USDCAD | 1.4353 | -0.24% |
GOLDUD | 2916.0 | 0.24% |
USD/IDR | 16439 | -0.79% |
Fokus USDCHF:
Kamis, 06 Maret 2025 - Pasangan mata uang Swiss turun ke zona 0.8913. Kinerja Dollar AS yang terus melemah, bawa tekanan pada kinerja mata uang Swiss Franc. Pelemahan ini disebabkan oleh kekhawatiran investor terhadap perlambatan ekonomi AS, terutama setelah data ketenagakerjaan ADP menunjukkan hanya 77 ribu pekerjaan baru pada Februari, jauh di bawah ekspektasi 140 ribu. Sentimen terhadap dolar juga tertekan oleh ketidakpastian kebijakan tarif Presiden Trump, yang memberlakukan tarif 25% pada impor dari Kanada dan Meksiko serta menaikkan tarif barang China menjadi 20%. Namun, muncul spekulasi bahwa Trump dapat melonggarkan kebijakan ini setelah Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, mengisyaratkan kemungkinan perubahan dalam aturan tarif jika persyaratan USMCA dipenuhi.
Di sisi lain, franc Swiss (CHF) terus menguat, mencapai level tertinggi tahun ini di didorong oleh data inflasi Swiss yang menunjukkan kenaikan bulanan sebesar 0.6% di Februari, lebih tinggi dari perkiraan 0.5%. Namun, inflasi tahunan turun menjadi 0.3%, level terendah sejak April 2021, menambah ekspektasi bahwa Swiss National Bank (SNB) akan memangkas suku bunga dalam pertemuan 20 Maret mendatang. Pasar saat ini memperkirakan peluang 90% bahwa SNB akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin, terutama setelah bank sentral memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin pada Desember lalu. Selain inflasi yang melemah, pertumbuhan ekonomi Swiss yang melambat menjadi 0.2% pada kuartal IV 2024 juga memperkuat alasan bagi SNB untuk bertindak.
Meskipun penguatan CHF memberikan keuntungan bagi stabilitas harga dalam negeri, apresiasi mata uang ini juga berpotensi menghambat ekspor Swiss, yang menjadi perhatian utama SNB. Bank sentral mungkin akan lebih agresif dalam kebijakan moneternya untuk mencegah penguatan CHF lebih lanjut, terutama jika inflasi terus menurun. Sementara itu, pasar juga menantikan data ISM Services PMI AS, yang diperkirakan turun tipis menjadi 52.6 dari 52.8 di Januari. Jika data ini lebih lemah dari perkiraan, tekanan pada dolar AS dapat semakin meningkat, yang berpotensi membawa USDCHF turun lebih dalam dalam beberapa sesi perdagangan ke depan.
Harga pada pasangan mata uang USDCHF turun. Support terdekatnya di area 0.8817 dan resistance terdekatnya di zona 0.8945. Support lanjutan di zona 0.8750 dan dilanjutkan ke zona 0.8710. Resistance lanjutan di zona 0.8993 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.9030.
EURUSD - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0801. Pasangan mata uang EURUSD menguat signifikan setelah para pemimpin Eropa mengumumkan rencana belanja besar untuk pertahanan dan infrastruktur. Langkah ini datang di tengah ketidakpastian ekonomi AS akibat kebijakan tarif Presiden Donald Trump, yang diakuinya sendiri menimbulkan "sedikit gangguan" pada perekonomian. Dolar AS melemah, tercermin dari indeks DXY yang turun di bawah 106, sementara ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve semakin meningkat. Jerman dan Uni Eropa bergerak cepat dengan kebijakan fiskal besar, termasuk pencabutan pembatasan utang dan alokasi dana infrastruktur EUR 500 miliar. Pasar kini menanti keputusan kebijakan moneter ECB, yang diperkirakan akan memangkas suku bunga deposito sebesar 25 bps. Investor juga memperhatikan dampak lanjutan tarif AS, terutama pada sektor otomotif Jerman yang menjadi target utama. Data ketenagakerjaan AS menunjukkan perlambatan, dengan hanya 77 ribu pekerjaan baru di sektor swasta pada Februari, jauh di bawah ekspektasi. Pasar memperkirakan kemungkinan pemangkasan suku bunga The Fed pada Mei meningkat, seiring perlambatan ekonomi AS. Support terdekatnya di zona 1.0715 dan resistance terdekatnya di zona 1.0830.
GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.2894. Penguatan kinerja mata uang Poundsterling terdorong oleh pelemahan dolar AS yang mencapai level terendah dalam tiga bulan terakhir. Investor semakin khawatir terhadap perlambatan ekonomi AS akibat kebijakan tarif Presiden Trump, termasuk kenaikan tarif 25% pada impor dari Meksiko dan Kanada serta peningkatan tarif barang China menjadi 20%. Data ketenagakerjaan AS yang lemah, di mana ADP Employment Change hanya mencatat 77 ribu tambahan tenaga kerja dibandingkan ekspektasi 140 ribu, semakin menekan dolar AS. Sementara itu, Bank of England (BoE) tetap berhati-hati dalam kebijakan moneternya, dengan Gubernur Andrew Bailey menilai bahwa inflasi yang meningkat masih dalam batas wajar dan tidak memerlukan perubahan drastis dalam suku bunga. Sterling semakin menguat, menembus 1.2864 setelah pasar memperkirakan kebijakan moneter AS akan lebih longgar dibandingkan Inggris. Data ekonomi Inggris menunjukkan ketahanan yang lebih baik, dengan pertumbuhan kuartal IV, upah, dan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan. Para analis kini memperkirakan pemangkasan suku bunga BoE yang lebih terbatas di 2025, dibandingkan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed sebesar 74,5 bps. Support terdekatnya di area 1.2822 dan resistance terdekatnya di zona 1.2943.
AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6344. Penguatan mata uang Aussie terjadi setelah data ekonomi Australia menunjukkan pertumbuhan yang lebih kuat dari perkiraan. Produk Domestik Bruto (PDB) Australia naik 1,3% secara tahunan pada kuartal IV 2024, lebih tinggi dari proyeksi pasar sebesar 1,2% dan perkiraan RBA sebesar 1,1%. Pertumbuhan kuartalan juga meningkat menjadi 0,6%, didorong oleh konsumsi rumah tangga dan ekspor yang solid. Sementara itu, surplus perdagangan Australia melonjak ke AUD 5,62 miliar pada Januari, melampaui ekspektasi. Meskipun Reserve Bank of Australia (RBA) memangkas suku bunga menjadi 4,10% bulan lalu, bank sentral tetap mempertahankan sikap hawkish dan berhati-hati terhadap pemotongan suku bunga lebih lanjut, terutama mengingat ketahanan pasar tenaga kerja dan tekanan inflasi yang masih ada. Dari sisi eksternal, pelemahan dolar AS semakin mendorong AUDUSD naik. Data ekonomi AS menunjukkan perlambatan, dengan hanya 77 ribu pekerjaan baru di sektor swasta pada Februari, jauh di bawah ekspektasi 140 ribu. Support terdekatnya di zona 0.6305 dan resistance terdekatnya di zona 0.6377.
NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.5736. Naiknya kinerja mata uang Kiwi ditopang oleh pelemahan yang terjadi pada kinerja Dollar AS. Dollar AS tertekan setelah data ketenagakerjaan ADP AS menunjukkan hanya 77 ribu tambahan tenaga kerja, jauh di bawah ekspektasi 140 ribu, yang meningkatkan kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi. Di sisi lain, kebijakan tarif Presiden Trump yang lebih lunak, termasuk pengecualian sementara untuk sektor otomotif Meksiko dan Kanada, memberikan dorongan tambahan bagi mata uang berisiko seperti dolar Selandia Baru. Namun, ketidakpastian geopolitik tetap menjadi tantangan, terutama setelah China mengancam tindakan balasan terhadap tarif AS, yang dapat berdampak negatif pada perekonomian Selandia Baru sebagai mitra dagang utama China. Selain itu, pasar juga memantau dampak dari pengunduran diri mendadak Gubernur RBNZ Adrian Orr, yang meninggalkan bank sentral tanpa kepemimpinan permanen di tengah ketidakpastian ekonomi terbesar dalam tiga dekade. Support terdekatnya di area 0.5703 dan resistance terdekatnya di zona 0.5757.
USDJPY – Pasangan mata uang Yen turun ke zona 149.10. Lemahnya kinerja mata uang ini diakibatkan oleh meningkatnya ekspektasi bahwa Bank of Japan (BoJ) akan menaikkan suku bunga lebih lanjut, sementara dolar AS terus tertekan oleh kekhawatiran perlambatan ekonomi akibat kebijakan tarif Presiden Trump. Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) naik ke level tertinggi sejak 2009, mempersempit perbedaan imbal hasil dengan obligasi AS yang justru mendekati titik terendah tahun ini. Di sisi lain, data ketenagakerjaan AS yang lemah, dengan hanya 77 ribu tambahan tenaga kerja di sektor swasta pada Februari, semakin menambah spekulasi bahwa Federal Reserve akan mulai memangkas suku bunga pada Juni. DXY turun selama empat hari berturut-turut ke level terendah sejak November, membatasi pergerakan USDJPY. Meskipun Trump mengancam tarif baru terhadap Jepang dan China, pelaku pasar masih lebih fokus pada keputusan kebijakan moneter BoJ dan data tenaga kerja AS yang akan dirilis dalam waktu dekat. Support terdekatnya di area 148.40 dan resistance terdekatnya di zona 149.76
USDCAD – Mata uang Loonie turun ke zona 1.4323. Pasangan mata uang Loonie melemah didorong oleh penguatan dolar Kanada (CAD) setelah adanya kebijakan pengecualian sementara tarif otomotif AS terhadap Meksiko dan Kanada selama satu bulan. Investor berspekulasi bahwa Kanada mungkin akan mendapatkan kelonggaran lebih lanjut dari kebijakan tarif Presiden Trump, yang sebelumnya mengenakan bea masuk 25% pada semua barang dari kedua negara tersebut. Di sisi lain, pelemahan dolar AS semakin terlihat setelah data ketenagakerjaan ADP AS hanya mencatat pertumbuhan 77 ribu pekerjaan pada Februari, jauh di bawah ekspektasi 140 ribu. Namun, penurunan harga minyak akibat rencana OPEC+ untuk meningkatkan produksi pada April dapat membatasi penguatan CAD, mengingat Kanada adalah eksportir minyak terbesar ke AS. Pasar kini menantikan data tenaga kerja dari Kanada serta laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS, yang akan menjadi katalis utama bagi pergerakan USDCAD dalam waktu dekat. Support terdekatnya di zona 1.4282 dan resistance terdekatnya di zona 1.4387.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
2:00am | USD | Beige Book | - | - | - |
3:30am | NZD | RBNZ Gov Orr Speaks | - | - | - |
7:30am | AUD | Building Approvals m/m | 6.3% | -0.1% | 1.7% |
7:30am | AUD | Goods Trade Balance | 5.62B | 5.85B | 4.92B |
10:35am | JPY | 30-y Bond Auction | - | - | 2.29|3.7 |
1:45pm | CHF | Unemployment Rate | - | 2.7% | 2.7% |
4:30pm | GBP | Construction PMI | - | 49.5 | 48.1 |
5:00pm | EUR | Retail Sales m/m | - | 0.1% | -0.2% |
Tentative | EUR | Spanish 10-y Bond Auction | - | - | 2.74|2.6 |
Tentative | EUR | French 10-y Bond Auction | - | - | 3.15|2.2 |
All Day | EUR | Euro Summit | - | - | - |
7:30pm | USD | Challenger Job Cuts y/y | - | - | -39.5% |
8:15pm | EUR | Main Refinancing Rate | - | 2.65% | 2.90% |
8:15pm | EUR | Monetary Policy Statement | - | - | - |
8:30pm | CAD | Trade Balance | - | 1.4B | 0.7B |
8:30pm | USD | Unemployment Claims | - | 234K | 242K |
8:30pm | USD | Revised Nonfarm Productivity q/q | - | 1.2% | 1.2% |
8:30pm | USD | Revised Unit Labor Costs q/q | - | 3.0% | 3.0% |
8:30pm | USD | Trade Balance | - | -128.3B | -98.4B |
8:45pm | EUR | ECB Press Conference | - | - | - |
8:45pm | USD | FOMC Member Harker Speaks | - | - | - |
10:00pm | CAD | Ivey PMI | - | 50.6 | 47.1 |
10:00pm | USD | Final Wholesale Inventories m/m | - | 0.7% | 0.7% |