Home
>
News
>
Publication
>
Menguatnya Harapan Gencatan Senjata Gaza Buat Minyak Terkoreksi Turun
Menguatnya Harapan Gencatan Senjata Gaza Buat Minyak Terkoreksi Turun
Wednesday, 02 July 2025

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1793

0.14%

GBPUSD

1.3742

0.07%

AUDUSD

0.6581

-0.23%

NZDUSD

0.6097

0.13%

USDJPY

143.39

-0.06%

USDCHF

0.7909

-0.20%

USDCAD

1.3637

0.10%

GOLDUD

3,340.10

0.15%

COFU

65.56

-0.09%

USD/IDR

16,226

-0.24%

Fokus Crude Oil:

  • Trump desak Hamas segera menyusul langkah Israel untuk menyetujui proposal gencatan senjata Gaza.
  • China siap membahas kebijakan perdagangan, termasuk tarif dan subsidi, dengan AS di WTO.

***********************************************************

Rabu, 02 Juli 2025 - Harga minyak pagi ini bergerak terkoreksi turun tipis dibebani oleh sentimen dari harapan akan segera tercapainya gencatan senjata Gaza, dan lesunya permintaan minyak di AS. Meski demikian, isyarat positif China untuk membahas tarif dagang dengan AS membatasi penurunan harga lebih lanjut.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Israel telah menyetujui persyaratan untuk menyelesaikan gencatan senjata selama 60 hari yang dibahas dalam pertemuan hari Selasa antara pejabat AS dan Israel. Trump juga mendesak Hamas untuk segera menyetujui proposal akhir tersebut, yang akan disampaikan oleh pejabat mediasi dari Qatar dan Mesir. Perkembangan situasi tersebut meningkatkan harapan akan segera tercapainya gencatan senjata di Gaza.

Turut membebani harga, dalam laporan terbaru yang dirilis oleh grup industri API menunjukkan stok minyak mentah AS naik sebesar 680.000 barel pada penutupan pekan yang berakhir 27 Juni. Untuk stok bensin juga dilaporkan naik sebesar 1,92 juta barel. Laporan API tersebut mengindikasikan kondisi permintaan yang sedang lesu di pasar energi AS. Meski demikian, pasar masih menantikan rilisnya laporan resmi versi pemerintah yang akan dirilis Rabu malam oleh EIA.

Sementara itu, China siap untuk berdiskusi dengan AS tentang kebijakan perdagangan, termasuk tarif dan subsidi, yang dianggap Washington sebagai hambatan untuk mereformasi WTO, kata seorang pejabat senior China pada hari Selasa. Pernyataan tersebut mengisyaratkan potensi meredanya ketegangan perdagangan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan antara dua ekonomi terbesar dunia itu.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $68 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $63 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:30

USA - EIA Crude Oil Stocks Change

 

-2.26M

-5.836M

21:30

USA - EIA Gasoline Stocks Change

 

0.66M

-2.075M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788