| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1528 | -0.01% |
GBPUSD | 1.3447 | -0.01% |
AUDUSD | 0.7044 | -0.01% |
NZDUSD | 0.5886 | -0.27% |
USDJPY | 157.77 | -0.09% |
USDCHF | 0.8095 | -0.07% |
USDCAD | 1.4065 | 0.05% |
GOLDUD | 4,078.39 | 0.60% |
COFU | 75.17 | -0.45% |
USD/IDR | 17,986 | 0.00% |
Rabu, 05 Agustus 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish dipicu oleh sentimen dari komentar terbaru Qatar mengenai kemajuan yang dibuat para mediator terkait konflik Iran. Selain itu, laporan stok API juga turut menjadi katalis yang membayangi harga.
Presiden AS Donald Trump dan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani membahas upaya untuk memperkecil perbedaan antara Washington dan Teheran serta meningkatkan prospek penyelesaian jangka panjang dalam sebuah percakapan telepon pada hari Selasa, ungkap pernyataan resmi dari kantor Emir Qatar. Para mediator telah membuat kemajuan dalam pembahasan tersebut, tambahnya.
Turut membebani harga, dalam laporan terbaru yang dirilis oleh grup industri API menunjukkan persediaan minyak mentah AS meningkat sebesar 2,69 juta barel pada pekan yang berakhir 31 Juli. Untuk stok bensin juga naik sebesar 156.000 barel. Laporan stok API itu mengindikasikan permintaan yang lesu di pasar energi AS. Meski demikian, pelaku masih menantikan laporan stok resmi versi pemerintah yang akan dirilis pada Rabu malam oleh EIA.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Laut India, Sarbananda Sonowal, pada hari Selasa melaporkan serangan proyektil yang menenggelamkan kapal komersial bernama MSV Faize Noore Oliya di dekat perairan Yaman, Laut Merah. Kementerian Perhubungan Yaman menuduh kelompok Houthi sebagai pihak yang melancarkan serangan tersebut.
Dari China, lima sumber industri mengatakan bahwa Tiongkok telah melonggarkan batasan ekspor bahan bakar olahan untuk bulan kedua pada bulan Agustus, dengan memberikan izin sementara kepada perusahaan penyulingan untuk mengirimkan 2,7 juta metrik ton ke berbagai tujuan, tidak termasuk Hong Kong dan Makau. Selain itu, perusahaan penyulingan juga diizinkan untuk mengalihkan sebagian kuota bulan Agustus ke bulan September karena ketatnya jadwal untuk penjualan secara spot.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $77 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $72 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
20:45 | USA - ISM Services PMI |
| 54.5 | 54.0 |
21:30 | USA - EIA Crude Oil Stocks Change |
|
| -7.167M |
21:30 | USA - EIA Gasoline Stocks Change |
|
| 0.007M |