Home
>
News
>
Publication
>
Lalu Lintas Selat Hormuz Terus Meningkat, Harga Minyak Ikut Tertekan
Lalu Lintas Selat Hormuz Terus Meningkat, Harga Minyak Ikut Tertekan
Thursday, 25 June 2026

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1361

-0.01%

GBPUSD

1.3163

0.08%

AUDUSD

0.6894

0.01%

NZDUSD

0.5650

-0.09%

USDJPY

161.77

-0.06%

USDCHF

0.8122

-0.04%

USDCAD

1.4230

0.02%

GOLDUD

4,006.95

-0.57%

COFU

69.95

-0.87%

USD/IDR

17,950

0.00%

Fokus Crude Oil:

  • Tingkat lalu lintas kapal yang melewati Selat Hormuz meningkat, naik sekitar tiga kali lipat dibanding beberapa minggu lalu, ungkap data kapal.
  • Impor minyak mentah China anjlok ke level terendah sejak 2018, ungkap data impor bea cukai China untuk bulan Mei.

************************************************************

Kamis, 25 Juni 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau masih mempertahankan tren bearish, bergerak turun ke level di bawah $70 per barel. Sentimen utama yang membebani pergerakan harga masih terfokus pada lalu lintas di Selat Hormuz yang mulai kembali normal, sehingga turut meredakan kekhawatiran pasokan global.

Tingkat lalu lintas kapal yang melewati Selat Hormuz menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan, perusahaan pelacakan kapal, Kpler, mengatakan ada 31 penyeberangan terjadi pada 23 Juni, termasuk semua kelas kapal dan jalur lalu lintas. Sumber pelacakan lainnya, Windward, mengatakan tingkat lalu lintas saat ini berjalan sekitar 35-40 kapal per hari - atau sekitar tiga kali lipat dari tingkat yang terlihat beberapa minggu yang lalu.

Turut membebani harga, impor minyak mentah China turun sebesar 29% secara yoy menjadi 7,82 juta bph pada bulan Mei, yang sekaligus merupakan level terendah sejak Februari 2018, ungkap data terbaru yang dirilis bea cukai China. Penurunan tersebut disebabkan karena negara importir minyak pertama dunia itu lebih bergantung pada cadangan strategis dan mengurangi pembelian dari pemasok utama Timur Tengah.

Sementara itu, sebuah kilang minyak di selatan Moskow kemungkinan besar akan tetap nonaktif setidaknya selama enam bulan setelah serangan drone Ukraina berulang kali bulan ini, ungkap sumber industri yang mengetahui masalah tersebut. Fasilitas yang dioperasikan oleh Gazprom Neft tersebut memproduksi 11,6 juta metrik ton minyak pada tahun 2024, dan menghasilkan 2,9 juta ton bensin dan 3,2 juta ton diesel.

Di sisi pasokan, persediaan minyak mentah AS turun sebesar 6,09 juta barel, melebihi prediksi awal yang memperkirakan stok akan turun sebesar 4,5 juta barel, ungkap EIA dalam laporan stok untuk pekan yang berakhir 19 Juni. Laporan EIA tersebut mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar minyak AS.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $72 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $67 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - GDP Growth Rate QoQ

 

1.6%

0.5%

19:30

USA - Durable Goods Orders MoM

 

-4.5%

7.9%

19:30

USA - Chicago Fed National Activity Index

 

0.12

0.14

19:30

USA - Initial Jobless Claims

 

225K

"226K

19:30

USA - Continuing Jobless Claims

 

1800K

1810K

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788