Home
>
News
>
Publication
>
Konflik Timur Tengah dan Prospek Suku Bunga Tekan Harga Emas
Konflik Timur Tengah dan Prospek Suku Bunga Tekan Harga Emas
Tuesday, 02 June 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1630

0.01%

GBPUSD

1.3459

-0.05%

AUDUSD

0.7166

-0.14%

NZDUSD

0.5933

-0.19%

USDJPY

159.66

0.03%

USDCHF

0.7865

0.05%

USDCAD

1.3844

0.02%

GOLDUD

4483.38

-0.23%

USD/IDR

17,879

0.00%

Fokus Emas:

  1. Ketidakpastian negosiasi AS-Iran dan perkembangan konflik Timur Tengah 
  2. Antisipasi data ketenagakerjaan AS dan prospek kebijakan suku bunga The Fed

Selasa, 02 Juni 2026 – Harga emas dibuka melemah ke level US$4.483 per troy ons seiring pelaku pasar mengambil sikap wait and see terhadap perkembangan terbaru konflik Timur Tengah dan arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Sentimen geopolitik masih menjadi perhatian utama setelah Lebanon mengumumkan gencatan senjata parsial antara Hizbullah dan Israel yang sempat meredakan kekhawatiran eskalasi konflik regional. Namun, optimisme tersebut tertahan oleh laporan bahwa Iran menghentikan perundingan tidak langsung dengan Washington dan mempertimbangkan untuk mengakhiri gencatan senjata yang sebagian besar bertahan sejak awal April. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyatakan negosiasi dengan Teheran masih berlangsung dan menunjukkan kemajuan, sehingga memunculkan sinyal yang saling bertentangan dan meningkatkan ketidakpastian pasar.

Tekanan terhadap harga emas juga berasal dari penguatan dolar AS dan kenaikan harga minyak yang dipicu ketegangan antara AS dan Iran. Iran dilaporkan melancarkan serangan terhadap pangkalan udara AS sebagai respons atas operasi militer Washington pada akhir pekan lalu, sementara jalur komunikasi diplomatik melalui mediator disebut mulai terhambat. Kondisi tersebut kembali mendorong kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi global yang berpotensi memperpanjang tekanan inflasi global dan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar saat ini memperkirakan peluang sekitar 56% untuk setidaknya satu kali kenaikan suku bunga hingga akhir tahun 2026.

Selain faktor geopolitik, fokus investor kini beralih ke rangkaian data ketenagakerjaan AS yang akan dirilis pekan ini, termasuk JOLTS Job Openings, ADP Employment Change, dan Non-Farm Payrolls (NFP) pada akhir pekan. Pasar juga akan mencermati pidato sejumlah pejabat Federal Reserve, termasuk Beth Hammack dan Michael Barr untuk memperoleh petunjuk mengenai arah kebijakan moneter selanjutnya.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.439 hingga $4.393, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.538 hingga $4.591. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.294, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.690.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:50 PM

USD

Fed Kashkari Speech 

-

-

-

7:30 PM

USD

Fed Hammack Speech 

-

-

-

7:55 PM

USD

Redbook YoY MAY/30

-

-

9%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788