| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1693 | 0.27% |
GBPUSD | 1.3490 | 0.25% |
AUDUSD | 0.6472 | 0.34% |
NZDUSD | 0.5852 | 0.31% |
USDJPY | 147.52 | -0.53% |
USDCHF | 0.8014 | -0.26% |
USDCAD | 1.3843 | -0.19% |
GOLDUD | 3,368.70 | -0.27% |
COFU | 63.88 | -0.13% |
USD/IDR | 16,335 | 0.00% |
Senin, 25 Agustus 2025 - Mengawali pembukaan pekan pagi, harga minyak terpantau bergerak bearish dipicu oleh optimisme akan sikap Rusia dalam negosiasi penyelesaian perang Ukraina. Meski demikian, serangan intens Ukraina terhadap fasilitas energi Rusia dan sinyal eskalasi lebih lanjut konflik di Timur Tengah berpotensi mendorong harga kembali menguat.
Wakil Presiden AS JD Vance pada hari Minggu mengatakan bahwa Rusia telah membuat konsesi signifikan menuju penyelesaian yang dinegosiasikan dalam perangnya dengan Ukraina dan optimis kemajuan telah dicapai meskipun tidak ada tanda-tanda yang jelas bahwa konflik tersebut akan segera berakhir. Di hari yang sama, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa sekelompok negara termasuk anggota Dewan Keamanan PBB harus menjadi penjamin keamanan Ukraina.
Sementara itu, militer Ukraina melancarkan serangan drone pada hari Minggu ke Rusia yang menyebabkan penurunan tajam kapasitas reaktor nuklir di salah satu PLTN terbesar Rusia dan memicu kebakaran besar di terminal ekspor bahan bakar utama Ust-Luga, kata pejabat Rusia. Memanasnya situasi tersebut juga memaksa otoritas penerbangan sipil Rusia, Rosaviatsia, menghentikan penerbangan selama berjam-jam di beberapa bandara Rusia semalam, termasuk di bandara Pulkovo di wilayah Leningrad.
Dukungan lainnya datang dari eskalasi perang di Timur Tengah. Militer Israel pada hari Minggu melancarkan serangan yang menghantam ibu kota Yaman, Sanaa, menewaskan enam orang dan melukai puluhan lainnya, kata seorang pejabat kesehatan Houthi. Selain itu, Israel juga melancarkan serangan via pesawat dan tank yang menggempur pinggiran timur dan utara Kota Gaza pada Sabtu hingga Minggu malam. Para pejabat Israel juga bersumpah untuk terus melancarkan serangan terencana terhadap kota tersebut.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $66 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $61 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
19:30 | USA - Chicago Fed National Activity Index |
| -0.2 | -0.10 |
21:00 | USA - New Home Sales |
| 0.63M | 0.627M |
21:30 | USA - Dallas Fed Manufacturing Index |
| 0.2 | 0.9 |