Home
>
News
>
Publication
>
Ketegangan Selat Hormuz Picu Tekanan pada Emas
Ketegangan Selat Hormuz Picu Tekanan pada Emas
Friday, 24 April 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1683

0.04%

GBPUSD

1.3466

0.04%

AUDUSD

0.7127

0.13%

NZDUSD

0.5850

0.19%

USDJPY

159.64

0.10%

USDCHF

0.7863

0.03%

USDCAD

1.3699

-0.09%

GOLDUD

4695.93

-0.20%

USD/IDR

17,303

0.00%

Fokus Emas:

  1. Eskalasi konflik di Selat Hormuz dan lonjakan harga minyak
  2. Penguatan dolar AS dan ekspektasi suku bunga tinggi

Jumat, 24 April 2026 – Harga emas dibuka dibuka melemah ke level US$4.695 per troy ons, tertekan oleh meningkatnya kekhawatiran inflasi global di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah. Ketegangan antara AS dan Iran kembali memanas setelah Iran memperketat kontrol atas Selat Hormuz, termasuk laporan penyitaan kapal kargo dan aktivitas militer di jalur strategis tersebut. Di tengah ketidakpastian, harapan terhadap kelanjutan negosiasi damai masih terbatas, sehingga memperkuat sentimen risk-off di pasar keuangan global.

Dari sisi makroekonomi, lonjakan harga energi memicu kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi yang dapat memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Survei menunjukkan potensi penundaan pemangkasan suku bunga hingga enam bulan ke depan. Kondisi ini tercermin pada penguatan dolar AS serta kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun ke level tertinggi dalam lebih dari sepekan. Di sisi lain, data ketenagakerjaan menunjukkan klaim tunjangan pengangguran meningkat lebih tinggi dari ekspektasi, walau belum cukup kuat untuk menggeser arah kebijakan moneter dalam waktu dekat.

Ke depan, pergerakan emas diperkirakan akan tetap volatil dengan kecenderungan tertekan, dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik dan arah kebijakan moneter global. Pelaku pasar akan mencermati rilis data ekonomi lanjutan AS, termasuk inflasi (PCE), PMI, serta data aktivitas ekonomi lainnya sebagai penentu ekspektasi suku bunga. Selain itu, dinamika di Selat Hormuz dan potensi eskalasi konflik lanjutan akan menjadi faktor utama yang memengaruhi harga energi dan sentimen pasar. 

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.654 hingga $4.614, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.744 hingga $4.794. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.524, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.884.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

9:00pm

USD

Revised UoM Consumer Sentiment

-

48.5

47.6

9:00pm

USD

Revised UoM Inflation Expectations

-

-

4.8%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788