Home
>
News
>
Publication
>
Ketegangan Selat Hormuz Kembali Bayangi Pergerakan Emas Global
Ketegangan Selat Hormuz Kembali Bayangi Pergerakan Emas Global
Tuesday, 26 May 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1640

-0.08%

GBPUSD

1.3502

-0.13%

AUDUSD

0.7172

-0.13%

NZDUSD

0.5872

-0.34%

USDJPY

158.90

0.04%

USDCHF

0.7826

0.14%

USDCAD

1.3803

0.04%

GOLDUD

4571.33

-0.84%

USD/IDR

17,738

0.00%

Fokus Emas:

  1. Eskalasi konflik AS-Iran dan ekspektasi inflasi global
  2. Perubahan ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed di tengah pelemahan dolar AS dan harapan negosiasi damai

Selasa, 25 Mei 2026 – Harga emas dibuka melemah ke level US$4.571 per troy ons di tengah meningkatnya tensi geopolitik setelah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan ke wilayah selatan Iran. Operasi tersebut menargetkan kapal yang diduga memasang ranjau laut serta fasilitas peluncuran rudal di sekitar jalur strategis Selat Hormuz. Eskalasi terbaru memicu kenaikan harga minyak mentah Brent sehingga meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap risiko inflasi global. Kenaikan harga energi dinilai dapat mendorong Federal Reserve mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Meski ketegangan meningkat, pasar tetap mencermati peluang diplomasi antara Washington dan Teheran. Negosiator utama Iran dan Menteri Luar Negeri Iran dilaporkan berada di Doha, Qatar, untuk membahas kemungkinan kesepakatan damai bersama pemerintah Qatar. Sebelumnya, Presiden Trump menyebut kedua negara telah mendiskusikan nota kesepahaman terkait pembukaan kembali Selat Hormuz, meskipun kedua pihak sama-sama meredam ekspektasi tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat. Optimisme terhadap proses negosiasi sempat menekan dolar AS dan harga minyak, sehingga mendukung rebound harga emas pada sesi sebelumnya. 

Dari sisi kebijakan moneter, pelaku pasar kini memperkirakan peluang sekitar 54% bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember mendatang berdasarkan CME FedWatch Tool. Perubahan ekspektasi ini cukup signifikan dibanding awal tahun ketika pasar masih memperkirakan dua kali pemangkasan suku bunga sepanjang 2026. Investor juga menantikan sejumlah data ekonomi AS pekan ini yang menjadi acuan utama Federal Reserve. 

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.552 hingga $4.534, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.584 hingga $4.598. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.502, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.630.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

9:00pm

USD

CB Consumer Confidence

-

91.9

92.8

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788