Home
>
News
>
Publication
>
Ketegangan Dagang dan Dedolarisasi Dorong Emas Menembus Level Tertinggi Baru
Ketegangan Dagang dan Dedolarisasi Dorong Emas Menembus Level Tertinggi Baru
Wednesday, 15 October 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1606

0.15%

GBPUSD

1.3315

0.26%

AUDUSD

0.6485

0.43%

NZDUSD

0.5714

0.23%

USDJPY

151.83

-0.48%

USDCHF

0.8009

-0.19%

USDCAD

1.4041

-0.07%

GOLDUD

4140.75

1.11%

USD/IDR

16572

0.00%

Fokus Emas:

  1. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan pelemahan pasar tenaga kerja AS
  2. Ketegangan dagang AS–China dan tren dedolarisasi global


Rabu, 15 Oktober 2025 – Harga emas naik ke level $4.140 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, didorong oleh meningkatnya ketegangan perdagangan Amerika Serikat–China dan ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada pertemuan Oktober dan Desember.

Ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif 100% pada barang asal China, serta rencana Beijing membalas melalui kenaikan biaya pelabuhan, menambah kekhawatiran pasar akan meluasnya perang dagang. Di sisi lain, tren dedolarisasi global dan prospek dovish Fed memperkuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai. Dukungan tambahan juga datang dari pembelian agresif bank sentral dan arus masuk dana ke ETF berbasis emas yang menunjukkan kepercayaan pasar terhadap reli emas.

Sentimen pasar semakin optimistis terhadap pelonggaran kebijakan moneter setelah pernyataan terbaru dari Ketua The Fed, Jerome Powell, dalam forum National Association for Business Economics (NABE). Powell menilai bahwa rekrutmen tenaga kerja mulai melemah dan memperingatkan potensi kenaikan tingkat pengangguran dalam waktu dekat. Berdasarkan data CME FedWatch, probabilitas pemangkasan suku bunga 25 bps menjadi 3,75–4% pada pertemuan Oktober mencapai 97,3%, sementara peluang pemangkasan lanjutan ke 3,5–3,75% pada Desember berada di 93,5%. Sikap dovish ini memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan lebih fokus menjaga stabilitas pasar tenaga kerja dibandingkan mempertahankan suku bunga tinggi untuk menekan inflasi.

Prospek harga emas turut ditopang oleh pandangan positif lembaga keuangan global. Bank of America dan Société Générale memperkirakan harga emas berpotensi mencapai $5.000 per troy ons pada 2026 yang mencerminkan keyakinan terhadap tren jangka menengah yang ditopang oleh pelemahan dolar, inflasi struktural, dan diversifikasi aset global. 

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.095 hingga $4.048, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.184 hingga $4.226. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.959, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.315.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

2:25am

USD

FOMC Member Waller Speaks

-

-

-

2:30am

USD

FOMC Member Collins Speaks

-

-

-

7:30pm

USD

Empire State Manufacturing Index

-

-1.8

-8.7

8:30pm

USD

FOMC Member Miran Speaks

-

-

-

Day 3

All

IMF Meetings

-

-

-

11:30pm

USD

FOMC Member Miran Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788