Home
>
News
>
Publication
>
Ketegangan Dagang AS–China Kerek Permintaan Emas Dunia
Ketegangan Dagang AS–China Kerek Permintaan Emas Dunia
Tuesday, 14 October 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1573

-0.16%

GBPUSD

1.3347

-0.19%

AUDUSD

0.6521

-0.17%

NZDUSD

0.5728

-0.24%

USDJPY

152.14

0.31%

USDCHF

0.8026

0.30%

USDCAD

1.4027

0.11%

GOLDUD

4112.47

0.91%

USD/IDR

16575

-0.01%

Fokus Emas:

  1. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed
  2. Ketegangan dagang AS–China dan peningkatan pembelian emas oleh bank sentral dunia

Selasa, 14 Oktober 2025 – Harga emas naik ke level $4.112 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, ditopang meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan China serta ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut oleh The Fed. Presiden Donald Trump pada Jumat (10/10) mengumumkan berakhirnya gencatan senjata tarif dengan Beijing, memicu kekhawatiran baru terhadap rantai pasok global dan memperburuk sentimen risiko di pasar keuangan. Dalam kondisi ketidakpastian, permintaan terhadap aset lindung nilai seperti emas menguat, sejalan dengan naiknya aliran dana ke ETF berbasis emas dan pembelian signifikan oleh sejumlah bank sentral.

Dari sisi kebijakan moneter, menurut CME FedWatch, pasar kini menilai peluang 97% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada pertemuan Oktober 2025 dan 100% peluang untuk pemangkasan tambahan sebesar 25 bps di Desember 2025. Ekspektasi ini semakin kuat setelah beberapa pejabat The Fed menegaskan perlunya kebijakan yang lebih longgar guna menahan perlambatan ekonomi di tengah tekanan eksternal. Selain itu, imbal hasil Treasury 10 tahun AS bertahan di kisaran 3,85%, mencerminkan sikap hati-hati pasar terhadap prospek pertumbuhan dan inflasi.

Dari sisi permintaan fisik, pembelian emas oleh bank sentral dunia terus meningkat. Data terbaru dari World Gold Council menunjukkan bahwa total akumulasi pembelian emas bank sentral mencapai lebih dari 60 ton sepanjang kuartal III-2025, terutama berasal dari Tiongkok, India, dan Turki. Arus masuk ke ETF berbasis emas juga tercatat naik dua minggu berturut-turut. Pasar kini menanti data inflasi PCE AS yang akan rilis pada akhir pekan ini.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.033 hingga $3.956, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.152 hingga $4.194. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.837, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.313.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

5:00pm

USD

NFIB Small Business Index

-

100.6

100.8

7:45pm

USD

FOMC Member Bowman Speaks

-

-

-

Day 2

All

IMF Meetings

-

-

-

11:20pm

USD

Fed Chair Powell Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788