| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0953 | 0.79% |
GBPUSD | 1.2764 | 0.61% |
AUDUSD | 0.5956 | 0.62% |
NZDUSD | 0.5484 | 0.88% |
USDJPY | 146.33 | -0.56% |
USDCHF | 0.8467 | -0.54% |
USDCAD | 1.4263 | -0.31% |
GOLDUD | 2982.7 | 0.74% |
USD/IDR | 16830 | 0.22% |
Fokus NZDUSD:
Rabu, 09 April 2025 - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.5549. Performa pasangan mata uang Dollar Kiwi menguat setelah Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,50%, sesuai ekspektasi pasar. Pemangkasan ini dilakukan di tengah melambatnya inflasi, pertumbuhan ekonomi yang lemah, dan mulai munculnya tekanan di pasar tenaga kerja. Dengan meningkatnya risiko global akibat ketegangan dagang, pasar mulai memperkirakan potensi pemangkasan tambahan hingga 100 basis poin selama 2025. Penurunan suku bunga ini juga dianggap sebagai respons terhadap potensi penurunan ekspor akibat tarif baru dari AS dan melemahnya permintaan dari China, mitra dagang utama Selandia Baru.
Pasar juga masih mencerna ketidakpastian kebijakan moneter pasca mundurnya Gubernur Adrian Orr. Posisi tersebut kini dijabat oleh Christian Hawkesby sebagai penjabat gubernur selama enam bulan ke depan. Ketidakpastian kepemimpinan ini turut menambah tekanan terhadap prospek kebijakan jangka pendek. Selain itu, melemahnya data kepercayaan konsumen dan potensi dampak tarif terhadap ekspor utama seperti produk susu, daging, dan kayu, memperkuat argumen bahwa pelonggaran moneter lebih lanjut sangat mungkin dilakukan oleh RBNZ dalam upaya menopang ekonomi yang berbasis ekspor.
Dari sisi AS, Dolar AS masih berada dalam fase koreksi setelah reli pekan lalu. Meskipun imbal hasil obligasi 10 tahun AS naik ke sekitar 4,37%, pasar tetap fokus pada data inflasi AS yang akan dirilis pekan ini, serta risalah rapat FOMC. Jika data inflasi menunjukkan tekanan harga masih tinggi, peluang pemangkasan suku bunga oleh The Fed bisa menyempit, yang berpotensi kembali menguatkan Dolar. Namun, jika data mendukung pelonggaran, maka ruang penguatan NZDUSD bisa semakin terbuka dalam jangka pendek.
Harga pada pasangan mata uang NZDUSD naik. Support terdekatnya di area 0.5505 dan resistance terdekatnya di zona 0.5601. Support lanjutan di zona 0.5470 dan dilanjutkan ke zona 0.5430. Resistance lanjutan di zona 0.5630 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.5687.
EURUSD - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.1023. Pasangan mata uang Euro mencatat penguatan memulihkan sebagian kerugian setelah dua hari berturut-turut melemah. Kenaikan ini terjadi menjelang pemberlakuan tarif balasan besar-besaran oleh pemerintahan Trump pada 9 April. Meskipun ketegangan tarif sempat mereda usai komentar dari pejabat AS yang membuka peluang negosiasi, pelaku pasar tetap mencermati risiko resesi dan spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed. Data dari CME FedWatch menunjukkan ekspektasi penurunan suku bunga 25 basis poin bisa terjadi mulai Juni, dengan kemungkinan total pemangkasan mencapai 100 basis poin tahun ini. Sementara itu, ketidakpastian kebijakan moneter terus membayangi Euro. Beberapa pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) mengisyaratkan pelonggaran kebijakan lebih lanjut, meskipun inflasi yang masih tinggi bisa menghambat langkah tersebut. Tariff baru dari AS diperkirakan menekan pertumbuhan ekonomi zona Euro hingga 0,4% di tahun pertama. Di sisi lain, sentimen terhadap Euro sempat membaik usai pernyataan Komisaris Dagang Uni Eropa yang menawarkan kesepakatan "zero-for-zero tariffs" untuk mobil dan barang industri, membuka peluang negosiasi damai. Namun, pasar tetap waspada terhadap potensi perang dagang lintas Atlantik. Support terdekatnya di zona 1.0925 dan resistance terdekatnya di zona 1.1105.
GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.2827. Performa mata uang Poundsterling menguat ditopang oleh harapan tercapainya kesepakatan dagang antara Inggris dan Amerika Serikat. Pernyataan Presiden AS Donald Trump dan Menteri Keuangan Scott Bessent yang membuka ruang negosiasi tarif memberi sentimen positif ke pasar, sekaligus menekan Dolar AS. Dari sisi Inggris, PM Keir Starmer menyatakan optimisme terhadap potensi kemitraan ekonomi yang dapat menghindarkan ekspor Inggris dari tarif 10% yang direncanakan AS. Sentimen ini memperkuat posisi Pound meski data ekonomi domestik Inggris masih terbatas pekan ini. Sementara itu, pasar uang mulai memperhitungkan kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh Bank of England (BoE) sebesar 25 basis poin pada pertemuan Mei mendatang, dengan total easing hingga 75 bps sampai akhir tahun. Ekspektasi ini muncul seiring melambatnya pertumbuhan ekonomi dan ancaman tekanan eksternal akibat kebijakan tarif global. Dari sisi AS, pelaku pasar juga menanti data inflasi (CPI dan PPI) serta sentimen konsumen akhir pekan ini, yang akan menjadi kunci arah kebijakan The Fed ke depan. Jika tekanan inflasi tetap tinggi, ruang pemangkasan suku bunga The Fed bisa menyempit, yang berpotensi memperkuat kembali Dolar AS. Support terdekatnya di area 1.2747 dan resistance terdekatnya di zona 1.2891.
AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.5986. AUDUSD menguat tipis didorong oleh pelemahan Dolar AS dan sentimen pasar yang sedikit membaik setelah kabar bahwa AS tengah berdialog dagang dengan puluhan negara. Namun secara fundamental, tekanan terhadap Aussie tetap besar. Ketegangan dagang antara AS dan China masih berlangsung, dengan ancaman tambahan tarif AS hingga 104% terhadap barang impor dari China. Mengingat ketergantungan tinggi Australia pada ekspor ke China, kondisi ini meningkatkan risiko perlambatan ekonomi domestik. Kementerian Perdagangan China juga secara terbuka mengecam kebijakan tarif AS, menambah kekhawatiran pasar terhadap dampaknya pada neraca dagang Australia. Dari sisi domestik, data ekonomi Australia menunjukkan kelemahan signifikan. Indeks kepercayaan konsumen Westpac anjlok 6% pada April, penurunan bulanan terbesar sejak Mei 2023. Indeks kepercayaan bisnis NAB juga turun ke -3, level terendah sejak November. Tekanan ini memperkuat ekspektasi bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) akan memangkas suku bunga secara agresif tahun ini. Pasar kini memperkirakan pemangkasan 25 bps dimulai pada Mei, dengan total potensi pemangkasan hingga 100 bps pada akhir 2025. Ekspektasi pelonggaran ini menjaga AUD tetap rentan meskipun terjadi penguatan jangka pendek. Support terdekatnya di zona 0.5905 dan resistance terdekatnya di zona 0.6035
USDJPY – Pasangan mata uang Yen turun ke zona 145.50. USDJPY melemah tajam setelah Gubernur Bank of Japan, Kazuo Ueda, menyatakan bahwa ketidakpastian ekonomi global meningkat akibat kebijakan tarif AS. Ueda menegaskan bahwa bank sentral akan memantau dampak tarif terhadap perekonomian dan pasar secara cermat, serta menyatakan komitmen untuk menyesuaikan kebijakan sesuai dengan prospek ekonomi dan inflasi. Pernyataan tersebut memperkuat ekspektasi bahwa Jepang akan tetap berhati-hati dalam mengelola kebijakan moneter di tengah tekanan eksternal, mendorong penguatan Yen. Sementara itu, Menteri Keuangan Jepang Katsunobu Kato mengisyaratkan bahwa isu nilai tukar bisa menjadi bagian dari negosiasi perdagangan dengan AS, menambah tekanan pada Dolar AS terhadap Yen. Ketegangan dagang yang meningkat dan potensi intervensi mata uang turut mendukung sentimen defensif terhadap Yen. Fokus pasar kini tertuju pada potensi diskusi bilateral AS-Jepang, serta dinamika tarif dan kurs dalam pertemuan IMF dan G20 mendatang. Support terdekatnya di area 144.80 dan resistance terdekatnya di zona 146.47
USDCAD – Mata uang Loonie turun ke zona 1.4210. Penurunan pasangan mata uang ini dipicu oleh penguatan Dolar Kanada seiring meredanya kekhawatiran pasar terhadap potensi eskalasi tarif antara AS dan Kanada. Meskipun Presiden AS Donald Trump tetap berkomitmen pada kebijakan tarif minimum 10% atas semua impor, termasuk energi dari Kanada, ia juga memberikan sinyal kemungkinan negosiasi dan pengecualian terbatas, yang membantu mendukung CAD. Di sisi lain, pelemahan harga minyak WTI yang menyentuh level terendah empat tahun akibat kekhawatiran resesi dan peningkatan output OPEC+ masih menjadi tekanan bagi CAD, namun dampaknya tertahan oleh prospek stabilisasi hubungan dagang bilateral. Fokus pasar kini tertuju pada risalah FOMC dan pidato pejabat The Fed yang dapat memberi petunjuk arah suku bunga AS selanjutnya. Support terdekatnya di zona 1.4177 dan resistance terdekatnya di zona 1.4302.
USDCHF - Pasangan mata uang Swiss turun ke zona 0.8442. Turunnya kinerja pasangan mata uang ini seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap risiko resesi global akibat kebijakan tarif besar-besaran yang diterapkan oleh Presiden AS Donald Trump. Franc Swiss, sebagai mata uang safe haven, mendapatkan dukungan dari arus modal defensif di tengah gejolak geopolitik dan ketidakpastian ekonomi. Sementara itu, pasar juga mulai memperhitungkan kemungkinan Swiss National Bank (SNB) akan memangkas suku bunga lagi sebesar 25 bps, di tengah tekanan ekonomi dan kenaikan tingkat pengangguran menjadi 2,8% di Maret. Di sisi lain, meskipun Indeks Dolar AS sempat menguat, fokus investor kini tertuju pada data inflasi AS (CPI) yang akan menjadi katalis penting arah kebijakan The Fed ke depan. Support terdekatnya di area 0.8419 dan resistance terdekatnya di zona 0.8492.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
1:00am | USD | FOMC Member Daly Speaks | - | - | - |
3:30am | USD | API Weekly Statistical Bulletin | - | - | - |
5:45am | USD | President Trump Speaks | - | - | - |
9:00am | NZD | Official Cash Rate | 3.50% | 3.50% | 3.75% |
9:00am | NZD | RBNZ Rate Statement | - |
|
|
12:00pm | JPY | Consumer Confidence | - | 34.7 | 35.0 |
1:00pm | JPY | Prelim Machine Tool Orders y/y | - | - | 3.5% |
1:15pm | JPY | BOJ Gov Ueda Speaks | - | - | - |
9th-15th | CNY | New Loans | - | 3020B | 1010B |
9th-15th | CNY | M2 Money Supply y/y | - | 7.0% | 7.0% |
4:30pm | GBP | FPC Meeting Minutes | - | - | - |
4:30pm | GBP | FPC Statement | - | - | - |
9:00pm | USD | Final Wholesale Inventories m/m | - | 0.4% | 0.3% |
9:30pm | USD | Crude Oil Inventories | - | 2.2M | 6.2M |
10:00pm | USD | FOMC Member Barkin Speaks | - | - | - |