| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1709 | 0.09% |
GBPUSD | 1.3488 | 0.12% |
AUDUSD | 0.6549 | 0.27% |
NZDUSD | 0.5889 | 0.20% |
USDJPY | 148.11 | -0.14% |
USDCHF | 0.7995 | -0.21% |
USDCAD | 1.3844 | -0.14% |
GOLDUD | 3,584.90 | 0.19% |
COFU | 62.00 | 1.02% |
USD/IDR | 16,435 | 0.00% |
Senin, 08 September 2025 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak menguat didukung oleh sentimen positif dari keputusan OPEC+ untuk meningkatkan produksi lebih rendah dari bulan-bulan sebelumnya. Selain itu, situasi perang Ukraina yang tidak kunjung mereda juga turut mengangkat harga minyak.
Delapan anggota OPEC+ dalam pertemuan daring hari Minggu menyepakati untuk meningkatkan produksi mulai Oktober sebesar 137.000 bph, ungkap pernyataan resmi yang dirilis oleh OPEC+. Kenaikan ini jauh lebih rendah dibandingkan peningkatan bulanan sekitar 555.000 bph untuk bulan September dan Agustus dan 411.000 bph pada bulan Juli dan Juni. Keputusan kelompok aliansi meredam kekhawatiran di tengah potensi terjadinya kelebihan pasokan minyak di bulan-bulan musim dingin di belahan bumi utara.
Masih dari OPEC, menyusul pertemuan kelompok tersebut, Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak pada hari Minggu menegaskan bahwa Rusia akan sepenuhnya mematuhi komitmen yang telah disepakati bersama oleh OPEC+, dengan memenuhi kewajiban baik dalam hal kompensasi maupun dalam hal peningkatan volume yang telah disepakati pada periode sebelumnya.
Dukungan lainnya datang dari Rusia yang melancarkan serangan udara terbesarnya selama perang Ukraina, menyebabkan kebakaran gedung pemerintahan utama di pusat kota Kyiv dan menewaskan sedikitnya empat orang, termasuk seorang bayi, kata pejabat Ukraina pada hari Minggu. Sejumlah pemimpin Eropa dijadwalkan akan mengunjungi AS pada hari Senin dan Selasa untuk membahas upaya menyelesaikan perang Ukraina, kata Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu.
Sementara itu, Trump pada hari Minggu mengisyaratkan kesepakatan Gaza dapat segera tercapai, setelah sebelumnya melontarkan "peringatan terakhir" kepada kelompok Hamas untuk menerima persyaratan perjanjiannya, karena Israel telah menerimanya. Merespon ancaman Trump, Hamas juga menegaskan kembali kesiapannya untuk berunding baik terkait pembebasan sandera maupun penarikan penuh pasukan Israel dari wilayah tersebut.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $65 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $59 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
22:00 | USA - Consumer Inflation Expectations |
| 3.1% | 3.1% |