Home
>
News
>
Publication
>
Kemajuan Terbaru Kesepakatan Iran - Oman Buat Minyak Tertekan
Kemajuan Terbaru Kesepakatan Iran - Oman Buat Minyak Tertekan
Thursday, 27 August 2026

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1652

0.03%

GBPUSD

1.3594

-0.02%

AUDUSD

0.7168

0.18%

NZDUSD

0.5942

0.13%

USDJPY

159.31

-0.09%

USDCHF

0.8055

-0.04%

USDCAD

1.3877

0.01%

GOLDUD

4,603.39

0.25%

COFU

82.00

-0.49%

USD/IDR

17,712

0.00%

Fokus Crude Oil:

  • Iran dan Oman telah sepakat untuk berbagi pendapatan dari Selat Hormuz serta melarang kapal militer melintasi jalur tersebut.
  • Saudi Aramco menawarkan lebih banyak minyak dimuat di luar Selat Hormuz pada bulan September, setidaknya 4 juta barel ke Tiongkok.

************************************************************

Kamis, 27 Agustus 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi bearish dipicu oleh sentimen dari kesepakatan terbaru Iran dan Oman terkait Selat Hormuz. Selain itu, isyarat Saudi untuk meningkatkan penjualan juga turut menjadi katalis yang membebani harga.

Teheran dan Oman telah mencapai sejumlah kesepakatan, termasuk pembagian pendapatan yang diperoleh dari pengaturan di jalur Selat Hormuz, ungkap juru bicara Garda Revolusi Iran, Hossein Mohebi pada hari Rabu. Berdasarkan pengaturan yang diusulkan, kapal komersial yang memasuki Teluk Arab akan melintasi perairan Iran, sementara kapal yang keluar akan menempuh rute yang sebagian melintasi perairan Iran dan Oman. Meski demikian, Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, secara terpisah mengatakan bahwa potensi kesepakatan dengan Oman akan mengecualikan kapal militer dari penggunaan jalur tersebut.

Turut membebani harga, Saudi Aramco telah menawarkan lebih banyak minyak untuk dimuat di luar Selat Hormuz pada bulan September, menurut empat sumber pada hari Rabu, setelah produsen tersebut menjual setidaknya 4 juta barel ke Tiongkok bulan ini. Aramco telah mulai menawarkan minyak kepada pembeli di Asia selama dua minggu berturut-turut, melalui metode transfer antar kapal di lepas pantai Fujairah, UEA, dan Sohar, Oman—keduanya berlokasi di luar Hormuz, tambah sumber tersebut. Aramco telah menjual setidaknya empat juta barel minyak mentah kepada PetroChina dan Sinochem pekan lalu.

Sementara itu, kilang minyak terbesar keempat dan sekaligus produsen bensin terbesar kedua di Rusia, NORSI, menghentikan aktivitas pengolahan minyak pada hari Rabu menyusul serangan pesawat drone Ukraina, ujar tiga sumber industri. Lukoil, perusahaan pemilik kilang tersebut, belum memberikan komentar terkait waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki kerusakan dan kapan operasional kilang akan kembali dilanjutkan.

Dukungan lainnya datang dari Presiden Rusia Vladimir Putin yang mengisyaratkan rencana untuk meningkatkan eskalasi konflik di Ukraina pasca perundingan damai menemui jalan buntu, ujar tiga sumber yang dekat dengan Kremlin. Putin menegaskan tidak akan mengakhiri perang akibat tekanan ekonomi dari sanksi maupun serangan Ukraina terhadap kilang minyak dan jaringan logistik Rusia, tambah sumber tersebut.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $84 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $79 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - Goods Trade Balance

 

$-99B

$-101.4B

19:30

USA - Initial Jobless Claims

 

208K

206K

19:30

USA - Wholesale Inventories MoM

 

0.1%

0.2%

22:00

USA - Kansas Fed Manufacturing Index

 

14

17

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788