Home
>
News
>
Publication
>
Kekhawatiran Gangguan Pasokan Minyak Akibat Kebakaran Hutan di Kanada Mendorong Harga
Kekhawatiran Gangguan Pasokan Minyak Akibat Kebakaran Hutan di Kanada Mendorong Harga
Wednesday, 15 May 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0818

0.01%

GBPUSD

1.2591

0.03%

AUDUSD

0.6626

0.08%

NZDUSD

0.6029

0.27%

USDJPY

156.42

0.01%

USDCHF

0.9064

-0.01%

USDCAD

1.3646

-0.04%

GOLDUD

2357.82

-0.05%

COFU 

78.44

0.28%

USD/IDR

16070

0.09%

Fokus Crude Oil:

  • Pasar khawatir kebakaran dapat mengganggu pasokan minyak.
  • Tank-tank Israel mendorong lebih jauh ke Rafah timur.

***************************************************************

Rabu, 15 Mei 2024 – Harga minyak naik pada awal perdagangan Rabu ke level $78,44 per barel karena kebakaran hutan besar mengancam cadangan minyak Kanada serta ketegangan geopolitik di wilayah Timur Tengah membuat harga membara.

Terjadi kebakaran besar mendekat Fort McMurray, pusat industri pasir minyak Kanada dengan produksi sekitar 3,3 juta barel per hari, atau dua pertiga dari total produksi negara itu, dan ribuan warga di pinggiran kota diminta untuk mengungsi.

Di sisi pasokan, API menunjukkan stok minyak mentah turun 3,104 juta barel dalam pekan yang berakhir 10 Mei. Persediaan bensin turun 1,269 juta barel, dan sulingan naik 673.000 barel.

Dalam berita yang beredar, ketegangan geopolitik Di Timur Tengah, tank Israel didorong lebih dalam ke Rafah di Gaza, mencapai beberapa daerah pemukiman di mana lebih dari satu juta orang mencari perlindungan, dan pasukannya menggempur bagian utara wilayah kantong tersebut dalam beberapa serangan paling sengit dalam beberapa bulan terakhir.

Di sisi permintaan, berdasarkan laporan dari Sel Perencanaan dan Analisis Perminyakan pemerintah India, konsumsi minyak India meningkat sebesar 3,7 juta ton (4,8%) dalam empat bulan pertama tahun 2024 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023, peningkatan konsumsi domestik setara dengan tambahan 220.000 barel per hari (bpd), hanya sedikit lebih lambat dibandingkan pertumbuhan sebesar 235.000 barel per hari pada empat bulan pertama tahun 2023 dan 241.000 barel per hari pada periode yang sama tahun 2022.

Fokus pasar selanjutnya menunggu data IHK AS pada hari ini. Angka inflasi yang lebih kuat dari perkiraan dapat menambah kekhawatiran bahwa perekonomian yang terlalu panas akan memaksa The Fed menaikkan suku bunga lagi, yang dapat menghambat pertumbuhan.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $83.50 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $76.50 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

3:30

USA - API Crude Oil Stock Change 

-3.104M

-1.35M

0.509M

19:30

USA - Core CPI m/m

-

0.3%

0.4%

19:30

USA - Core Retail Sales m/m

-

0.2%

1.1%

19:30

USA - CPI m/m

-

0.4%

0.4%

19:30

USA - CPI y/y

-

3.4%

0.0

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 3002 7788