Home
>
News
>
Publication
>
Katalis Pemilu Jerman dan Data PMI AS Topang Penguatan EURUSD
Katalis Pemilu Jerman dan Data PMI AS Topang Penguatan EURUSD
Monday, 24 February 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0496

0.15%

GBPUSD

1.2621

0.40%

AUDUSD

0.6356

0.31%

NZDUSD

0.5735

0.35%

USDJPY

149.16

-0.21%

USDCHF

0.8984

-0.26%

USDCAD

1.4214

-0.13%

GOLDUD

2939.8

-0.62%

USD/IDR

16299

-0.02%

Fokus EURUSD:

  1. Pemilu Jerman
  2. Data PMI Komposit S&P Global AS turun


Senin, 24 Februari 2025 - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0516.  Kinerja pasangan mata uang Euro mengalami peningkatan setelah hasil pemilu Jerman menunjukkan kemenangan partai konservatif CDU/CSU, yang dipimpin oleh Friedrich Merz. Kemenangan ini memberikan harapan baru bagi ekonomi Jerman yang sedang berjuang, dengan potensi reformasi yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Eropa. Pasar kini menunggu pembentukan koalisi pemerintahan dan kebijakan ekonomi yang akan diterapkan. Selain itu, data ekonomi zona euro juga berkontribusi pada penguatan Euro, dengan PMI manufaktur dan jasa yang tetap berada di wilayah ekspansi meskipun lebih rendah dari ekspektasi. Prospek ekonomi yang lebih baik di Jerman dan zona euro membantu menopang sentimen positif terhadap EUR.

Di sisi lain, ekspektasi kebijakan moneter European Central Bank (ECB) tetap menjadi fokus pasar. Meskipun investor telah memperkirakan tiga kali pemangkasan suku bunga ECB tahun ini, data inflasi terbaru menunjukkan tekanan harga yang masih cukup tinggi, yang dapat memperlambat laju pelonggaran kebijakan. Sementara itu, komentar dari pejabat ECB yang masih mempertahankan sikap hati-hati terhadap pemangkasan suku bunga lebih lanjut memberikan dorongan tambahan bagi Euro. Dengan adanya potensi kebijakan perdagangan AS yang lebih proteksionis di bawah kepemimpinan Trump, pasar juga mencermati bagaimana Uni Eropa akan merespons ancaman tarif baru yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi kawasan.

Di sisi AS, pelemahan Dolar dipicu oleh data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan. Data PMI Komposit S&P Global AS turun menjadi 50,4 pada Februari dari 52,7 di bulan sebelumnya, menunjukkan perlambatan aktivitas bisnis. Sementara sektor manufaktur masih menunjukkan ekspansi kecil, sektor jasa mengalami kontraksi dengan PMI turun menjadi 49,7, yang mencerminkan hilangnya momentum pertumbuhan ekonomi AS. Selain itu, kekhawatiran pasar terhadap kebijakan perdagangan Presiden Donald Trump, termasuk rencana tarif baru terhadap mobil, semikonduktor, dan farmasi, menambah tekanan pada Greenback. Dengan ketidakpastian ekonomi AS yang meningkat, EURUSD berpotensi tetap dalam tren bullish dalam waktu dekat.

Harga pada pasangan mata uang EURUSD menguat. Support terdekatnya di zona 1.0419 dan resistance terdekatnya di zona 1.0558. Support lanjutan di zona 1.0385 dan dilanjutkan ke zona 1.0340. Resistance lanjutan di zona 1.0590 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.0630.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.2679. Kenaikan pada mata uang Poundsterling didorong oleh pelemahan Dolar AS yang tertekan oleh data ekonomi yang mengecewakan. Indeks Dolar AS (DXY) turun ke level terendah sejak 10 Desember setelah perkiraan penjualan yang lemah dari Walmart memicu kekhawatiran tentang kesehatan konsumen AS. Selain itu, ketidakpastian mengenai dampak tarif yang direncanakan oleh Presiden Donald Trump terhadap inflasi dan belanja konsumen semakin menekan Greenback. Sementara itu, Pound Sterling mendapat dukungan dari lonjakan penjualan ritel Inggris sebesar 1,7% secara bulanan di Januari, jauh di atas ekspektasi 0,3%, serta kenaikan tak terduga dalam indeks PMI Jasa menjadi 51,1 dari 50,9. Meskipun PMI Manufaktur Inggris turun ke level terendah 14 bulan di 46,4, data positif dari sektor jasa dan ritel cukup untuk mempertahankan sentimen bullish terhadap GBP. Di sisi lain, meskipun prospek ekonomi Inggris tetap suram dengan pertumbuhan ekonomi yang stagnan dan inflasi yang meningkat ke 3% pada Januari, pasar tetap optimis terhadap pergerakan Pound dalam jangka pendek. Bank of England (BoE) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi 2025, namun pasar masih melihat kemungkinan penundaan pemangkasan suku bunga lebih lanjut jika inflasi terus meningkat. Support terdekatnya di area 1.2580 dan resistance terdekatnya di zona 1.2722.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6375. Mata uang Aussie mendapat dukungan imbas rencana revitalisasi pedesaan yang diumumkan oleh pemerintah China. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan di tengah tantangan ekonomi serta dampak tarif AS. Sebagai mitra dagang utama China, Australia berpotensi mendapat manfaat dari peningkatan permintaan komoditas dan ekspor, yang memperkuat prospek AUD. Selain itu, data ekonomi Australia juga menunjukkan pemulihan, dengan PMI manufaktur dan jasa Judo Bank mengalami peningkatan moderat di bulan Februari, yang memberikan sentimen positif bagi mata uang tersebut. Di sisi lain, pelemahan Dolar AS akibat data ekonomi yang mengecewakan turut mendorong AUDUSD lebih tinggi. Data PMI Komposit AS turun ke 50.4 dari 52.7 di bulan sebelumnya, menunjukkan perlambatan aktivitas bisnis, terutama di sektor jasa yang mengalami kontraksi dengan PMI turun ke 49.7. Selain itu, klaim pengangguran awal AS meningkat menjadi 219K, melebihi ekspektasi 215K, yang menambah tekanan pada Greenback. Investor kini menantikan kebijakan perdagangan Presiden Donald Trump, termasuk potensi tarif baru, yang dapat mempengaruhi sentimen pasar dan pergerakan USD dalam waktu dekat. Support terdekatnya di zona 0.6318 dan resistance terdekatnya di zona 0.6412.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.5757. Pasangan mata uang NZDUSD menguat ditopang oleg pelemahan Dolar AS setelah klaim pengangguran AS naik ke 219K, melebihi ekspektasi 215K, yang memicu kekhawatiran pasar tenaga kerja. Data penjualan ritel Selandia Baru tumbuh 0,9% di Q4, menunjukkan pemulihan ekonomi meskipun RBNZ memangkas suku bunga 50 bps ke 3,75%. Optimisme pasar juga didorong oleh potensi kemajuan negosiasi perdagangan AS-China yang diumumkan Presiden Trump, sementara ancaman tarif baru tetap menjadi risiko yang dapat membatasi penguatan Kiwi lebih lanjut. Support terdekatnya di area 0.5711 dan resistance terdekatnya di zona 0.5779.

USDJPY – Pasangan mata uang Yen turun ke zona 149.33. Pasangan USDJPY melemah tertekan oleh meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan (BoJ) dan volatilitas imbal hasil obligasi Jepang (JGB). Pasar kini lebih sensitif terhadap pergerakan JGB dibandingkan obligasi AS, menunjukkan perubahan pola yang sebelumnya mendukung penguatan USD. Kenaikan tajam dalam imbal hasil JGB ke level tertinggi 15 tahun telah meningkatkan spekulasi bahwa BoJ dapat kembali menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan, dengan kemungkinan langkah pada Mei. Selain itu, prospek pelemahan Yen lebih lanjut dibayangi oleh potensi intervensi BoJ jika volatilitas pasar meningkat, yang membuat investor lebih berhati-hati dalam melakukan perdagangan berbasis carry trade. Di sisi lain, Dolar AS juga mengalami tekanan setelah data ekonomi terbaru menunjukkan perlambatan pertumbuhan, dengan PMI Komposit AS turun menjadi 50.4 di Februari. Fokus pasar kini tertuju pada data konsumsi dan inflasi PCE AS, serta pidato pejabat Federal Reserve (Fed) yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga. Support terdekatnya di area 148.58 dan resistance terdekatnya di zona 149.98.

USDCAD – Mata uang Loonie turun ke zona 1.4192. Pasangan USDCAD melemah seiring meredanya kekhawatiran pasar terhadap tarif AS yang ditunda hingga 1 Maret, mengurangi tekanan pada Dolar Kanada (CAD). Selain itu, optimisme terhadap data penjualan ritel Kanada yang diperkirakan tumbuh 1,6% di Desember mendukung penguatan CAD, menandakan pemulihan konsumsi domestik setelah stagnasi di bulan sebelumnya. Sementara itu, ketidakpastian seputar kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump tetap menjadi faktor risiko, namun pasar mulai mempertanyakan apakah tarif benar-benar akan diberlakukan mengingat potensi dampaknya terhadap inflasi global dan ekonomi Kanada. Dengan ekspektasi bahwa Bank of Canada (BoC) akan mempertimbangkan perkembangan ini dalam pertemuan kebijakan moneternya pada 12 Maret, USDCAD berpotensi melanjutkan tren pelemahannya dalam jangka pendek. Support terdekatnya di zona 1.4145 dan resistance terdekatnya di zona 1.4270.

USDCHF - Pasangan mata uang Swiss turun ke zona 0.8958. Pasangan mata uang ini tertekan oleh meningkatnya permintaan terhadap Franc Swiss (CHF) sebagai aset safe-haven di tengah ketidakpastian global. Sentimen pasar dipengaruhi oleh kekhawatiran terhadap dampak tarif baru yang direncanakan oleh Presiden AS Donald Trump serta meningkatnya ketegangan geopolitik akibat serangan Ukraina terhadap infrastruktur minyak Rusia. Sementara itu, meskipun risalah pertemuan Federal Reserve (Fed) menunjukkan kemungkinan terbatasnya pemangkasan suku bunga pada 2025, pernyataan Ketua Fed Jerome Powell yang menegaskan bahwa bank sentral tidak terburu-buru menurunkan suku bunga membuat Dolar AS (USD) tetap tertekan, sehingga menambah tekanan pada USDCHF. Support terdekatnya di area 0.8935 dan resistance terdekatnya di zona 0.9005.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

4:45am

NZD

Retail Sales q/q

0.9%

0.5%

0.0%

4:47am

NZD

Core Retail Sales q/q

1.4%

0.2%

-0.6%

All Day

JPY

Bank Holiday

-

-

-

9:00am

NZD

Credit Card Spending y/y

-

-

-1.4%

4:00pm

EUR

German ifo Business Climate

-

85.9

85.1

4:00pm

GBP

MPC Member Lombardelli Speaks

-

-

-

5:00pm

EUR

Final Core CPI y/y

-

2.7%

2.7%

5:00pm

EUR

Final CPI y/y

-

2.5%

2.5%

Tentative

EUR

EU Economic Forecasts

-

-

-

Tentative

EUR

German Buba Monthly Report

-

-

-

8:15pm

CAD

Gov Council Member Gravelle Speaks

-

-

-

8:15pm

GBP

MPC Member Ramsden Speaks

-

-

-

8:30pm

CAD

Corporate Profits q/q

-

-

-2.5%

9:00pm

EUR

Belgian NBB Business Climate

-

-12.9

-13.6

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788