Home
>
News
>
Publication
>
Jelang Pelantikan Trump, Dollar Australia Menghadapi Tekanan
Jelang Pelantikan Trump, Dollar Australia Menghadapi Tekanan
Monday, 20 January 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0296

-0.27%

GBPUSD

1.2179

-0.11%

AUDUSD

0.6201

-0.06%

NZDUSD

0.5594

-0.11%

USDJPY

156.04

0.32%

USDCHF

0.9133

0.14%

USDCAD

1.4461

0.15%

GOLDUD

2702.2

-0.37%

USD/IDR

16367

-0.05%

Fokus AUDUSD:

  1. Suasana pasar jelang pelantikan Trump
  2. Data ekonomi China

Senin, 20 Januari 2025 - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6196. Kinerja mata uang Aussie terdorong oleh kuatnya performa mata uang USD. Dolar AS (USD) menguat karena meningkatnya spekulasi bahwa pemerintahan Trump akan memberlakukan tarif impor yang lebih tinggi, memperpanjang pemotongan pajak, dan mengadopsi kebijakan perdagangan proteksionis. Meskipun data inflasi inti AS menunjukkan perlambatan, ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan mempertahankan suku bunga tetap stabil pada pertemuan Januari memberikan dukungan bagi USD. Selain itu, data ekonomi AS, termasuk penjualan ritel dan pasar tenaga kerja yang solid, menambah sentimen positif terhadap mata uang ini.

Di sisi lain, Dolar Australia (AUD) menguat karena didorong oleh kenaikan harga komoditas serta data ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan. Pertumbuhan ekonomi China pada kuartal keempat 2024 mencapai 5,4% secara tahunan, lebih tinggi dari perkiraan 5%, menunjukkan efektivitas stimulus Beijing dalam mendorong pemulihan. Selain itu, peningkatan signifikan dalam produksi industri dan penjualan ritel China turut memberikan dukungan bagi AUD, mengingat China merupakan mitra dagang terbesar Australia. Namun, prospek AUD masih dibayangi oleh spekulasi bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) mungkin akan memangkas suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan, tergantung pada data inflasi yang akan dirilis minggu depan.

Ketidakpastian seputar kebijakan perdagangan Trump, terutama terkait potensi perang dagang dengan China, dapat mempengaruhi sentimen risiko global dan berimbas pada pasangan AUDUSD. Jika kebijakan proteksionis AS memicu ketegangan dagang baru, maka volatilitas di pasar mata uang dapat meningkat, dengan AUD yang rentan terhadap perubahan dalam permintaan global terhadap komoditas. Di sisi lain, jika China terus menunjukkan pemulihan ekonomi yang kuat dan RBA tetap berhati-hati dalam kebijakan moneternya, AUDUSD masih memiliki potensi untuk mempertahankan tren positifnya dalam jangka pendek.

Harga pada pasangan mata uang AUDUSD turun. Support terdekatnya di zona 0.6166 dan resistance terdekatnya di zona 0.6226. Support lanjutan di zona 0.6100 dan dilanjutkan ke zona 0.6050. Resistance lanjutan di zona 0.6270 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.6300.

EURUSD - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0228. Kinerja mata uang Euro mengalami pelemahan menjelang pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS ke-47 memberi kenaikan pada USD dan tekanan pada mata uang EUR. Kekuatan Dolar AS terus berlanjut karena pasar mengantisipasi kebijakan ekonomi Trump yang cenderung proteksionis, termasuk potensi tarif besar terhadap produk dari China, Meksiko, dan Kanada. Di sisi lain, sikap dovish Bank Sentral Eropa (ECB) semakin menekan Euro. Laporan terbaru ECB menunjukkan bahwa bank sentral akan berhati-hati dalam menurunkan suku bunga, tetapi pasar telah sepenuhnya memperhitungkan pemangkasan 25 basis poin pada pertemuan 30 Januari mendatang. Hasil survei Reuters juga mengindikasikan kemungkinan tiga pemangkasan tambahan sebesar 25 bps pada pertengahan tahun ini. Support terdekatnya di zona 1.0180 dan resistance terdekatnya di zona 1.0332.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke area 1.2187. Mata uang Pound Sterling (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) setelah data penjualan ritel Inggris untuk Desember menunjukkan penurunan 0,3%, berbanding terbalik dengan ekspektasi kenaikan 0,4%. Konsumen Inggris tampak menahan pengeluaran akibat ketidakpastian pasar tenaga kerja dan inflasi yang masih tinggi. Inflasi tahunan Inggris turun dari 2,6% pada November menjadi 2,5% di Desember, sementara inflasi inti juga melambat ke 3,2%. Dengan kondisi ekonomi yang lemah dan inflasi yang mulai mereda, pasar semakin yakin bahwa Bank of England (BoE) akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Februari. Ekspektasi pemangkasan suku bunga yang lebih agresif di 2025 juga meningkat, yang semakin menekan GBP. Support terdekatnya di area 1.2100 dan resistance terdekatnya di zona 1.2304.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke area 0.5588. Turunnya kinerja mata uang Kiwi diakibatkan oleh penguatan yang terjadi pada mata uang USD. Suasana  pasar saat ini tetap waspada menjelang kebijakan perdagangan Presiden terpilih Donald Trump, yang berencana memberlakukan tarif impor global sebesar 10%, tarif 60% untuk barang-barang China, serta bea masuk tambahan 25% untuk produk dari Kanada dan Meksiko. Mengingat China adalah mitra dagang terbesar Selandia Baru, kebijakan ini dapat berdampak signifikan pada pergerakan NZD. Di sisi lain, USD tetap kuat meskipun spekulasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) masih berlanjut. Data ekonomi AS menunjukkan ketahanan ekonomi yang lebih baik dibanding Inggris, dengan penjualan ritel AS naik 0,4% pada Desember, mencerminkan permintaan yang tetap stabil. Support terdekatnya di area 0.5551 dan resistance terdekatnya di zona 0.5631.

USDJPY – Pasangan mata uang Yen naik ke zona 156.48. Kinerja pasangan mata uang Yen terus menguat di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan (BoJ) pada pertemuan kebijakan 23-24 Januari. Data pesanan mesin inti Jepang meningkat 3,4% pada November, menunjukkan pemulihan investasi modal dan memperkuat sentimen bisnis. Ditambah dengan pertumbuhan upah dan inflasi yang meluas, kondisi ini mendorong spekulasi bahwa BoJ akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Namun, investor tetap waspada terhadap kebijakan perdagangan Presiden AS terpilih Donald Trump, yang berpotensi memicu sentimen risk-off dan meningkatkan permintaan terhadap Yen sebagai aset safe-haven. Support terdekatnya di area 155.53 dan resistance terdekatnya di zona 157.08

USDCAD – Mata uang Loonie naik ke zona 1.4475. Dolar AS (USD) terus menguat terhadap Dolar Canada (CAD) seiring dengan ekspektasi kebijakan ekonomi Presiden terpilih Donald Trump yang cenderung proteksionis. Investor memperkirakan bahwa langkah-langkah seperti penerapan tarif impor yang lebih tinggi dan pemotongan pajak dapat meningkatkan inflasi, yang pada akhirnya dapat mendorong Federal Reserve (Fed) untuk mempertahankan kebijakan moneter yang lebih ketat. Di sisi lain, harga minyak mentah terus melemah, memberikan tekanan pada CAD yang terkait dengan komoditas energi. Pelemahan ini sebagian besar dipicu oleh meredanya ketegangan di Timur Tengah serta spekulasi bahwa pemerintahan Trump mungkin akan melonggarkan sanksi terhadap Rusia dalam upaya mengakhiri perang di Ukraina. Langkah ini dapat meningkatkan pasokan minyak global, menekan harga lebih lanjut, dan mengurangi permintaan terhadap CAD. Support terdekatnya di zona 1.4435 dan resistance terdekatnya di zona 1.4497.

USDCHF - Pasangan mata uang Swiss naik ke zona 0.9138. Pasangan USDCHF menguat seiring dengan penguatan Dolar AS menjelang pelantikan Presiden terpilih Donald Trump. Investor bersiap menghadapi potensi kebijakan ekonomi Trump, termasuk tarif impor yang lebih tinggi dan pemotongan pajak, yang dapat mendukung penguatan Greenback. Di sisi lain, ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut oleh Swiss National Bank (SNB) semakin meningkat karena inflasi Swiss yang melemah. SNB sebelumnya telah memangkas suku bunga acuannya menjadi 0,5%, dan pasar memperkirakan langkah pelonggaran moneter tambahan yang dapat melemahkan Franc Swiss (CHF). Support terdekatnya di area 0.9107 dan resistance terdekatnya di zona 0.9175.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

6:50am

JPY

Core Machinery Orders m/m

3.4%

-0.7%

2.1%

7:01am

GBP

Rightmove HPI m/m

1.7%

-

-1.7%

8:00am

CNY

1-y Loan Prime Rate

3.1%

3.1%

3.1%

8:00am

CNY

5-y Loan Prime Rate

3.6%

3.6%

3.6%

11:30am

JPY

Revised Industrial Production m/m

-

-2.3%

-2.3%

11:30am

JPY

Tertiary Industry Activity m/m

-

0.1%

0.3%

2:00pm

EUR

German PPI m/m

-

0.3%

0.5%

2:30pm

CHF

PPI m/m

-

0.2%

-0.6%

Day 1

All

WEF Annual Meetings

-

-

-

All Day

EUR

Eurogroup Meetings

-

-

-

All Day

USD

Bank Holiday

-

-

-

10:30pm

CAD

BOC Business Outlook Survey

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788