| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1368 | 0.04% |
GBPUSD | 1.3288 | 0.03% |
AUDUSD | 0.6990 | 0.01% |
NZDUSD | 0.5777 | -0.14% |
USDJPY | 163.71 | 0.04% |
USDCHF | 0.8186 | 0.04% |
USDCAD | 1.4124 | -0.02% |
GOLDUD | 4,080.68 | -0.77% |
COFU | 82.00 | -0.23% |
USD/IDR | 17,990 | 0.00% |
Selasa, 28 Juli 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau masih melanjutkan tren bearish menyusul komentar dari Trump dan jeda serangan antara AS dengan Iran yang masih bertahan untuk hari ketiga berturut-turut. Meski demikian, sinyal meluasnya ketegangan di kawasan regional dan eskalasi ancaman di Laut Merah berpotensi mendorong harga kembali menguat.
Memasuki jeda saling serang untuk hari ketiga berturut-turut, Presiden Donald Trump pada hari Senin mengatakan bahwa AS sedang melakukan pembicaraan yang baik dengan Iran, dan Trump optimis ada peluang tercapainya kesepakatan damai, namun ia memperingatkan bahwa serangan AS akan dilanjutkan jika negosiasi tersebut gagal membuahkan hasil. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, pada hari Senin mengatakan bahwa pesan-pesan antarpihak masih terus disampaikan melalui perantara dan Iran tidak meninggalkan jalur diplomasi.
Sementara itu, kementerian pertahanan Arab Saudi pada hari Senin melaporkan adanya serangan drone yang menargetkan fasilitas perminyakan, termasuk di Riyadh, yang diluncurkan dari Irak oleh kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan Iran. Menanggapi pernyataan dari Saudi, Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi kemudian menyerukan penyelidikan atas tuduhan tersebut.
Masih dari Timur Tengah, kelompok Houthi Yaman pada hari Senin mengklaim telah menargetkan Pipa Timur-Barat yang mengalirkan minyak ke Yanbu—pelabuhan utama Arab Saudi di Laut Merah—sebagai balasan atas intrusi drone Saudi. Berita tersebut meningkatkan kekhawatiran lebih lanjut akan gangguan pasokan minyak di jalur pengiriman utama kedua di kawasan regional.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $84 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $79 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
19:30 | USA - Goods Trade Balance |
| $-101.3B | $-105.9B |
20:00 | USA - S&P/Case Shiller Home Price YoY |
| 1.3% | 1.1% |
20:00 | USA - House Price Index MoM |
| 0.2% | -0.1% |
21:00 | USA - CB Consumer Confidence |
| 92.2 | 91.2 |
21:00 | USA - Richmond Fed Manufacturing Index |
| 10 | 4 |