Home
>
News
>
Publication
>
Jatuhnya Poundsterling di Tengah Inflasi Tinggi dan Sinyal Hawkish dari Risalah FOMC”
Jatuhnya Poundsterling di Tengah Inflasi Tinggi dan Sinyal Hawkish dari Risalah FOMC”
Thursday, 21 August 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1650

-0.08%

GBPUSD

1.3456

-0.07%

AUDUSD

0.6431

-0.14%

NZDUSD

0.5822

-0.12%

USDJPY

147.31

0.13%

USDCHF

0.8038

0.15%

USDCAD

1.3872

0.07%

GOLDUD

3351.2

0.03%

USD/IDR

16236

0.33%

Fokus GBPUSD:

  1. Data inflasi Inggris
  2. Pasar berfokus pada pertemuan Jackson Hole

Kamis, 21 Agustus 2025 - Poundsterling dibuka di 1.3456 dan turun -0.07%. Pelemahan kinerja mata uang GBPUSD pada perdagangan terakhir lebih banyak dipicu oleh respons pasar terhadap data inflasi Inggris yang lebih tinggi dari perkiraan. CPI Inggris tercatat naik ke level 3,8% YoY, di atas ekspektasi 3,7% dan lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya. Secara teori, data ini seharusnya menopang Pound karena memberi alasan bagi Bank of England (BoE) untuk menunda pemangkasan suku bunga lebih lanjut. Namun, pasar justru menilai detail inflasi masih bersifat sementara dan dipengaruhi faktor volatil seperti lonjakan harga tiket pesawat dan biaya akomodasi. Dengan demikian, investor menilai tekanan inflasi inti tidak cukup kuat untuk mengubah arah kebijakan BoE secara signifikan, sehingga Pound tetap tertekan.

Di sisi lain, fundamental dolar AS masih relatif solid berkat ekspektasi pasar terhadap jalannya kebijakan Federal Reserve. Risalah FOMC dan pidato Jerome Powell di Jackson Hole menjadi perhatian utama, dengan pasar masih memperkirakan pemangkasan suku bunga pada September, meski ruang untuk langkah yang lebih agresif dipersempit oleh data inflasi dan konsumsi AS yang masih tangguh. Hal ini membuat USD tetap diminati sebagai aset aman, terlebih di tengah ketidakpastian politik AS yang berpotensi menambah volatilitas pasar global. Dengan kondisi tersebut, meski inflasi Inggris lebih tinggi dari proyeksi, kombinasi detail data yang kurang meyakinkan dan dominasi fundamental dolar membuat GBPUSD cenderung mempertahankan bias pelemahan dalam jangka pendek.

Ke depan, arah pergerakan GBPUSD akan sangat ditentukan oleh data lanjutan seperti PMI Inggris dan AS, serta bagaimana BoE menanggapi tren inflasi ke depannya. Jika pertumbuhan ekonomi Inggris menunjukkan pelemahan lebih tajam di kuartal ketiga, sementara inflasi mulai stabil di sekitar 4%, maka ruang untuk penguatan Pound akan terbatas. Sebaliknya, jika The Fed tetap menahan nada dovish dalam pidato Powell dan menegaskan fleksibilitas terhadap data berikutnya, USD berpotensi memperpanjang penguatan. Dengan demikian, prospek GBPUSD masih cenderung bearish kecuali ada kejutan fundamental baru yang mendukung Pound.

Harga pada pasangan mata uang GBPUSD melemah. Support terdekat berada di 1.3430, dan resistance terdekat berada di 1.3485. Support lanjutan di zona 1.3400 dan dilanjutkan ke zona 1.3370. Resistance lanjutan di zona 1.3515 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.3550.

EURUSD – Pasangan mata uang Euro dibuka di 1.1650 dan melemah sebesar -0.08%. Fundamental EURUSD saat ini tertekan oleh perbedaan arah kebijakan moneter antara Federal Reserve (Fed) dan European Central Bank (ECB). Risalah rapat FOMC terakhir menegaskan bahwa mayoritas pejabat Fed masih menempatkan inflasi sebagai risiko utama, sehingga ruang pemangkasan suku bunga lebih terbatas dibanding ekspektasi pasar yang sebelumnya optimis akan ada penurunan di September. Di sisi lain, data inflasi Eurozone tercatat stabil di 2,0% YoY dengan inflasi inti di 2,3%, sesuai target ECB, namun proyeksi pertumbuhan ekonomi kawasan tetap melemah pada kuartal III, sehingga ECB lebih cenderung mempertahankan suku bunganya ketimbang menambah stimulus baru. Perbedaan outlook kebijakan ini membuat fundamental EURUSD kurang mendukung penguatan Euro. Meskipun ada tekanan politik di AS yang memunculkan volatilitas, faktor dominan tetap berada pada prospek suku bunga. Selama pasar melihat Fed lebih berhati-hati dan menahan langkah dovish, sementara ECB menghadapi perlambatan ekonomi, fundamental cenderung membatasi potensi penguatan Euro terhadap Dolar. Support terdekat berada di 1.1630, sementara resistance terdekat berada di 1.1670.

AUDUSD – Dolar Australia dibuka di 0.6431, terkoreksi sebesar -0.14%. Dolar Australia berada dalam tekanan karena kombinasi faktor domestik dan eksternal. Dari sisi domestik, Reserve Bank of Australia (RBA) baru saja memangkas suku bunga ke 3,60% dan memberi sinyal ruang pelonggaran tambahan seiring inflasi yang mendekati kisaran target 2-3%. Kondisi ini membuat AUD sulit menopang kekuatan nilai tukar meskipun data PMI Australia terbaru menunjukkan perbaikan. Dari sisi eksternal, prospek ekonomi China sebagai mitra dagang utama Australia masih lemah setelah PBoC memilih menahan suku bunga pinjaman utama, menekan outlook permintaan komoditas Australia. Fundamental AUDUSD semakin terbebani oleh sikap pasar yang melihat RBA jauh lebih dovish dibandingkan bank sentral utama lain. Ketidakpastian global dan prospek ekspor yang lemah membuat AUD sulit memanfaatkan momentum pelemahan USD. Dengan latar belakang ini, tekanan terhadap AUDUSD masih dominan secara fundamental meskipun sesekali muncul rebound teknikal jangka pendek. Support terdekat berada di 0.6410, dan resistance berada di 0.6460.

NZDUSD – Kiwi dibuka di 0.5822 dan melemah -0.12%. Kinerja Dollar Kiwi mencatat pelemahan tajam karena arah kebijakan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) yang semakin longgar. Bank sentral memangkas OCR sebesar 25 bps ke 3,0% dan mengindikasikan kemungkinan penurunan lebih lanjut, bahkan dua anggota dewan mendukung pemangkasan 50 bps. Pernyataan tersebut mencerminkan kekhawatiran serius atas stagnasi ekonomi, lemahnya konsumsi rumah tangga akibat inflasi tinggi, serta kondisi pasar tenaga kerja yang mulai melunak. Hal ini memperkuat ekspektasi pasar bahwa siklus pelonggaran moneter RBNZ masih jauh dari selesai. Di sisi lain, fundamental USD masih ditopang oleh persepsi bahwa The Fed tetap berhati-hati dalam memangkas suku bunga, menahan ekspektasi dovish yang terlalu agresif. Perbedaan arah kebijakan ini membuat NZDUSD berada dalam tren pelemahan lebih dalam. Selama prospek pertumbuhan Selandia Baru tidak menunjukkan perbaikan dan RBNZ tetap membuka ruang easing, fundamental Kiwi akan tetap rapuh terhadap Dolar AS. Support terdekat berada di 0.5800, dan resistance berada di 0.5850.

USDJPY – Yen Jepang dibuka di 147.31, menguat 0.13%. Pasangan USDJPY masih bertahan di kisaran menengah 147, setelah bangkit dari level terendah mingguan di 146,85. Fundamental utama yang menopang pergerakan ini adalah perbedaan kebijakan antara Federal Reserve (Fed) dan Bank of Japan (BoJ). Dolar AS mendapat dukungan dari ekspektasi bahwa The Fed tidak akan terlalu agresif dalam memangkas suku bunga pada September, sehingga yield obligasi AS tetap relatif tinggi dan menjaga daya tarik USD. Sementara itu, Yen Jepang masih tertahan karena ketidakpastian waktu kenaikan suku bunga oleh BoJ, meski bank sentral tersebut tetap berada dalam jalur normalisasi kebijakan. Kondisi ini membuat pasar menahan diri untuk menempatkan posisi agresif, sehingga USDJPY bergerak dalam range terbatas. Dari sisi data ekonomi Jepang, PMI Manufaktur Agustus naik tipis ke 49,9 dari sebelumnya 48,9, tetapi masih berada di area kontraksi, sehingga tidak cukup kuat untuk mendukung apresiasi Yen. Sementara notulen FOMC terbaru menegaskan mayoritas pejabat Fed lebih memilih menahan suku bunga saat ini, sembari menilai dampak tarif impor terhadap inflasi. Dengan demikian, faktor dominan bagi USDJPY tetap bergantung pada arah kebijakan Fed serta pidato Jerome Powell di Jackson Hole Symposium yang bisa memberikan petunjuk lebih jelas soal prospek suku bunga AS. Jika Powell bernada hawkish, USDJPY berpotensi keluar dari pola range-bound menuju tren kenaikan jangka pendek. Support terdekat ada di 147.00, dan resistance di 147.60.

USDCAD – Dolar Kanada dibuka di 1.3872, naik tipis sebesar 0.07%. USDCAD terus menguat mendekati 1,3880 seiring dengan menguatnya Dolar AS di tengah sentimen risk-off global. Laporan CPI Kanada yang lebih lemah dari ekspektasi memperkuat spekulasi bahwa Bank of Canada (BoC) akan segera kembali memangkas suku bunga pada September. Inflasi utama Kanada turun ke 1,7% dari 1,9% sebelumnya, sementara inflasi inti juga mereda ke 2,6%. Ditambah lagi harga minyak mentah komoditas ekspor utama Kanada tetap berada dekat level terendah dua bulan di sekitar USD 62, sehingga menambah tekanan pada Loonie. Kondisi ini menjadikan USD tetap dominan atas CAD dalam jangka pendek. Dari sisi AS, imbal hasil obligasi yang naik pasca aksi jual di Wall Street serta ekspektasi pidato Powell di Jackson Hole semakin mendukung USD. Notulen FOMC menunjukkan sebagian besar pejabat lebih fokus menjaga inflasi ketimbang mendukung pasar tenaga kerja, sehingga kemungkinan kebijakan Fed lebih condong ke arah hawkish. Sementara itu, pasar kini memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga BoC di September naik menjadi 70% dari sebelumnya 56%, pasca data inflasi Kanada dirilis. Dengan fundamental yang cenderung dovish di Kanada dan masih kokohnya USD secara global, tren penguatan USDCAD berpotensi berlanjut, meski arah selanjutnya sangat bergantung pada nada pidato Powell dan data PMI AS terbaru. Support terdekat berada di 1.3845, dan resistance di 1.3895.

USDCHF – Pasangan USDCHF dibuka di 0.8038 dan menguat 0.15%. USDCHF diperdagangkan mendekati 0,8100 dalam range sempit, mencerminkan sikap wait-and-see investor menjelang pidato Jerome Powell di Jackson Hole. Saat ini, DXY bertahan di dekat level tertinggi mingguan, didukung ekspektasi bahwa Fed tetap berhati-hati terkait dampak tarif terhadap inflasi. Menurut CME FedWatch Tool, peluang pemangkasan suku bunga Fed sebesar 25 bps pada September mencapai 85%, namun Powell masih mengisyaratkan sikap hati-hati. Hal ini membuat USDCHF belum mampu menembus area konsolidasi meski USD menguat terhadap mayoritas mata uang lain. Sementara dari sisi Swiss, data terbaru menunjukkan kontraksi produksi industri di kuartal II yang memperburuk prospek ekonomi. Risiko dari tarif AS dan melambatnya permintaan global bisa memaksa Swiss National Bank (SNB) mempertahankan kebijakan ultra longgar, bahkan membuka ruang untuk pemangkasan tambahan. Meski Franc biasanya berperan sebagai aset safe haven, kali ini sentimen risk-off lebih dominan mengalir ke Dolar AS. Dengan kondisi fundamental tersebut, USDCHF masih berpotensi bergerak naik jika Powell menyampaikan pandangan hawkish, namun akan tetap terjebak di range ketat jika Fed menegaskan sikap dovish sesuai ekspektasi pasar. Support terdekat berada di 0.8010, dan resistance berada di 0.8060.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

1:00am

USD

FOMC Meeting Minutes

-

-

-

2:00am

USD

FOMC Member Bostic Speaks

-

-

-

3:10am

NZD

RBNZ Gov Hawkesby Speaks

-

-

-

5:45am

NZD

Trade Balance

-578M

70M

203M

6:00am

AUD

Flash Manufacturing PMI

52.9

-

51.3

6:00am

AUD

Flash Services PMI

55.1

-

54.1

7:30am

JPY

Flash Manufacturing PMI

49.9

49.2

48.9

8:00am

AUD

MI Inflation Expectations

3.9%

-

4.7%

10:00am

NZD

Credit Card Spending y/y

-

-

0.9%

1:00pm

CHF

Trade Balance

-

5.15B

5.79B

1:00pm

GBP

Public Sector Net Borrowing

-

2.1B

20.7B

Tentative

CNY

Foreign Direct Investment ytd/y

-

-

-15.2%

2:15pm

EUR

French Flash Manufacturing PMI

-

48.2

48.2

2:15pm

EUR

French Flash Services PMI

-

48.5

48.5

2:30pm

EUR

German Flash Manufacturing PMI

-

48.8

49.1

2:30pm

EUR

German Flash Services PMI

-

50.4

50.6

3:00pm

EUR

Flash Manufacturing PMI

-

49.5

49.8

3:00pm

EUR

Flash Services PMI

-

50.8

51

3:30pm

GBP

Flash Manufacturing PMI

-

48.2

48

3:30pm

GBP

Flash Services PMI

-

51.8

51.8

5:00pm

EUR

German Buba Monthly Report

-

-

-

5:00pm

GBP

CBI Industrial Order Expectations

-

-28

-30

6:30pm

USD

FOMC Member Bostic Speaks

-

-

-

7:30pm

CAD

IPPI m/m

-

0.3%

0.4%

7:30pm

CAD

RMPI m/m

-

-0.5%

2.7%

7:30pm

USD

Unemployment Claims

-

226K

224K

7:30pm

USD

Philly Fed Manufacturing Index

-

6.8

15.9

8:45pm

USD

Flash Manufacturing PMI

-

49.7

49.8

8:45pm

USD

Flash Services PMI

-

54.2

55.7

9:00pm

EUR

Consumer Confidence

-

-15

-15

9:00pm

USD

Existing Home Sales

-

3.92M

3.93M

9:00pm

USD

CB Leading Index m/m

-

-0.1%

-0.3%

9:30pm

USD

Natural Gas Storage

-

19B

56B

10:45pm

CHF

Gov Board Member Martin Speaks

-

-

-

Day 1

All

Jackson Hole Symposium

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788