Home
>
News
>
Publication
>
Iran Resmi Hentikan Gencatan Senjata, Harga Minyak Ikut Melambung
Iran Resmi Hentikan Gencatan Senjata, Harga Minyak Ikut Melambung
Monday, 20 July 2026

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1426

0.05%

GBPUSD

1.3448

0.01%

AUDUSD

0.6966

0.30%

NZDUSD

0.5828

0.24%

USDJPY

162.46

-0.06%

USDCHF

0.8086

-0.06%

USDCAD

1.4014

-0.03%

GOLDUD

3,995.57

0.14%

COFU

82.91

1.01%

USD/IDR

17,939

0.00%

Fokus Crude Oil:

  • Wakil Menteri Luar Negeri Iran umumkan Teheran telah menangguhkan kewajiban terhadap perjanjian gencatan senjata dengan AS.
  • Kuwait umumkan kerusakan signifikan pada fasilitas minyak utama akibat serangan terbaru Iran, untuk kedua kalinya dalam dua hari.

************************************************************

Senin, 20 Juli 2026 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak bullish dipicu oleh meningkatnya aksi saling serang AS - Iran menyusul pernyataan resmi Teheran untuk menghentikan kesepakatan gencatan senjata sementara. Isyarat meluasnya konflik ke wilayah regional sekitar juga turut menjadi katalis positif bagi harga minyak.

Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi pada hari Sabtu mengumumkan bahwa Teheran telah menangguhkan kewajibannya terhadap ketentuan dalam perjanjian gencatan senjata yang disepakati bersama AS pada bulan lalu. Pernyataan Gharibabadi itu sekaligus mengisyaratkan bahwa negosiasi lebih lanjut yang dimediasi oleh Qatar dan Pakistan, pada dasarnya telah mencapai jalan buntu.

Turut mendukung pergerakan harga lebih lanjut, Komando Pusat AS pada Minggu malam melaporkan bahwa pasukan militer AS telah melancarkan gelombang serangan baru terhadap Iran untuk malam kesembilan berturut-turut. Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, pada hari Senin melaporkan ledakan di beberapa kota, termasuk Sirik, Jask, Tabriz, dan Chabahar.

Dukungan lainnya datang dari Kementerian Listrik, Sumber Daya Air, dan Energi Terbarukan Kuwait yang melaporkan Iran kembali menyerang pembangkit listrik dan pabrik desalinasi di Kuwait pada hari Sabtu, untuk kedua kalinya dalam dua hari. Serangan tersebut telah menyebabkan kerusakan signifikan pada salah satu fasilitas sektor minyak utama, tambahnya.

Sementara itu, juru bicara Konsorsium Pipa Minyak Kaspia (CPC) pada hari Minggu mengumumkan penghentiaan kegiatan pemuatan minyak pasca serangan drone terhadap dua kapal tanker di terminal CPC di lepas pantai Laut Hitam Rusia.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $86 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $81 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:00

USA - CB Leading Index MoM

 

0.1%

0.1%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788