Home
>
News
>
Publication
>
Harga TBS Swadaya Naik, CPO Stabil di Tengah Tantangan
Harga TBS Swadaya Naik, CPO Stabil di Tengah Tantangan
Thursday, 20 November 2025

Kamis, 20 November 2025 - Industri kelapa sawit Indonesia kembali menunjukkan sinyal positif pada periode 19–25 November 2025. Untuk pekan ini, kelompok petani mitra swadaya di wilayah Riau mencatat kenaikan tipis harga Tandan Buah Segar (TBS), sementara kelompok mitra plasma mengalami penurunan yang relatif kecil. Meski harga Crude Palm Oil (CPO) mengalami sedikit pelemahan, dinamika pasar dan faktor pendukung lainnya tetap menghadirkan optimisme bagi pelaku sawit di Indonesia.

Pergerakan Harga

  • Rata-rata harga CPO tercatat Rp 13.770/kg dan harga kernel Rp 11.800/kg dalam periode yang sama. Antara News+1
  • Di wilayah Bengkulu ditetapkan harga TBS sebesar Rp 3.330/kg untuk November 2025 — sebagai acuan resmi pemerintah daerah. haisawit.co.id

Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Harga

Kenaikan harga TBS untuk petani mitra swadaya terutama didorong oleh peningkatan harga kernel, yang naik signifikan dibanding periode sebelumnya. balikpapan.teropongbisnis.id+1

Sebaliknya, penurunan harga untuk mitra plasma lebih dipengaruhi oleh penurunan harga CPO dan kernel dalam minggu terakhir. Riau Pos - Informasi Terkini dari Riau+1

Adapun kebijakan pemerintah daerah - misalnya di Bengkulu - dalam menetapkan harga TBS secara resmi juga memberikan kejelasan dan kepastian bagi petani dan perusahaan pengolah. haisawit.co.id


Melihat dinamika saat ini, proyeksi untuk perdagangan TBS dan CPO pada 20 November 2025 adalah keberlanjutan tren moderat:

  • Harga TBS mitra swadaya diperkirakan tetap stabil atau naik sedikit, mengikuti perbaikan harga kernel dan penguatan sentimen pasar.
  • Untuk mitra plasma, harga kemungkinan berdiri di kisaran yang sama atau sedikit naik apabila terjadi perbaikan kecil pada harga CPO atau kernel.
  • Harga CPO sendiri mungkin akan mengalami fluktuasi ringan tergantung pada sentimen pasar global, permintaan ekspor, dan perkembangan kebijakan terkait ekspor sawit.

Meskipun tidak ada lonjakan besar, kondisi saat ini menunjukkan arah yang lebih positif dibanding bulan-bulan sebelumnya, terutama bagi petani mitra swadaya. Industri sawit nasional mendapat dukungan tidak hanya dari nilai komoditas yang membaik tetapi juga dari tata kelola dan regulasi yang semakin diperkuat di berbagai daerah.


Penulis: Yohanes Ferdinan Silaen

 


Disclaimer On:

Tulisan ini disusun berdasarkan data pasar, laporan lapangan, dan analisis independen. Informasi disajikan untuk tujuan edukatif dan tidak dimaksudkan sebagai rekomendasi investasi. Penulis tidak bertanggung jawab atas keputusan bisnis atau finansial yang diambil berdasarkan artikel ini. Data dan kebijakan dapat berubah sesuai dinamika pasar dan keputusan pemerintah.


Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788